alexa

Mengenal FitAja! Aplikasi Digital Healthcare Besutan Sinergi BUMN

Jakarta, Gizmologi – Dua tahun yang lalu, beberapa institusi perbankan dan telco di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkolaborasi meluncurkan dompet digital BUMN LinkAja. Kini beberapa BUMN di sektor healthcare yang ambil bagian melakukan sinergi. Mereka meluncurkan aplikasi FitAja! yang digadang-gadang sebagai Digital Healthcare SuperApp.

Baca juga:  Berusia 2 Tahun, Layanan Uang Elektronik LinkAja Raih 71 Juta Pengguna

Aplikasi FitAja! yang memiliki kemiripan nama di kata bagian belakang dengan LinkAja tersebut diluncurkan oleh Mandiri Inhealth, Mandiri Capital Indonesia, Telekomunikasi Indonesia, Bio Farma, BRI Life, BNI Life , Axa Mandiri Financial Services, dan juga Pertamina Bina Medika IHC.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir menyebut FitAja! merupakan superapp yang dinantikan dan hasil gotong royong BUMN untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Pasalnya, semua aktivitas yang selama ini merepotkan pasien dan keluarganya, seperti menelepon dokter, mengantre, mengisi form, sampai tebus obat, bisa dilakukan langsung di satu aplikasi, FitAja!

Ia berharap, aplikasi FitAja! akan jadi solusi dan kemudahan bagi masyarakat, terutama di masa pandemi. “Saya harap ini tidak hanya gaung atau peluncuran saja, pastikan operasionalnya benar dan harus menjadi solusi serta pilihan masyarakat. Transformasi dan inovasi BUMN harus dirasakan rakyat. BUMN jangan pernah lelah melayani rakyat Indonesia,” ujar Erick Thohir dalam sambutannya di sela peluncuran FitAja! secara virtual (23/7/2021).

Aplikasi FitAja! transformasi dari Mandiri Inhealth Mobile 

FitAja

Proses kelahiran FitAja! terbilang memiliki kemiripan dengan LinkAja. Aplikasi dompet digital tersebut sebelumnya adalah TCash milik Telkomsel. Di mana aplikasi dompet digital milik perbankan lainnya dilebur ke dalamnya. Nah, FitAja! ini merupakan transformasi dari aplikasi Mandiri Inhealth Mobile yang sudah digunakan oleh para peserta Mandiri Inhealth dan memiliki ekosistem kesehatan secara luas.

Kementerian BUMN memang tengah mendorong sinergi antar perusahaan, mungkin agar tidak saling bersaing pada kolam yang sama dan memilih yang paling unggul di situ. Aplikasi FitAja! sendiri bertujuan untuk mempermudah penggunaan layanan kesehatan melalui sarana aplikasi digital dan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan melalui satu aplikasi digital kepada seluruh Masyarakat Indonesia.

“FitAja! merupakan superapp yang dinantikan, dan merupakan wujud gotong royong BUMN untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” imbuh Erick.

Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan atau pengguna aplikasi dalam menghadapi new normal. Kondisi masyarakat yang saat ini lebih aktif menggunakan smartphone dan semangat untuk memberikan layanan kesehatan tanpa perlu khawatir akan risiko penularan Covid-19 merupakan spirit awal pengembangan aplikasi layanan kesehatan berbasis digital ini.

Baca juga: 11 Aplikasi Penyedia Layanan Telemedisin Gratis Untuk Pasien Isoman COVID-19

Fitur Aplikasi FitAja!

fitur FitAjaSinergi BUMN yang bergerak dibidang healthcare ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Dengan fondasi itulah maka Kementerian BUMN dan juga Mandiri Inhealth bersama BUMN lainnya mengambil peran aktif dalam penyediaan fasilitas dan juga kualitas layanan yang prima dengan Aplikasi FitAja! yang menjadi jawaban dari pelaksanaan kebijakan tersebut.

FitAja! merupakan Digital Healthcare SuperApp yaitu platform yang dikembangkan dengan menawarkan berbagai macam layanan dalam satu aplikasi. Inilah yang kemudian memberanikan mereka mengklaim ini sebagai SuperApp. Meski mungkin tidak bisa disandingkan seperti Gojek atau Grab yang memiliki fitur dan layanan sangat beragam sehingga memang pantas disebut sebagai super app.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses berbagai macam kemudahan sehubungan dengan kebutuhan pemeliharaan kesehatan. Baik pencegahan maupun pengobatan dan memberikan kemudahan akses konsultasi kepada peserta.

Beberapa fitur yang dilayani di aplikasi telemedicine BUMN ini antara lain telemedicine (chat, voice dan video interactive), e-resep, e-klaim, info provider, pesan dan antar obat, gaya hidup sehat dan ke depan masih banyak lagi fitur layanan lainnya.

Aplikasi FitAja! saat ini sudah dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple Store. Namun sayangnya, untuk saat ini yang dapat mengakses aplikasi ini masih dikhususkan bagi peserta korporasi Asuransi Mandiri Inhealth. Selanjutnya, dalam waktu dekat peserta korporasi asuransi BRI Life, BNI Life dan AXA Mandiri juga bakal bisa mengakses.

Dengan jumlah existing captive market yang besar dari empat asuransi tersebut menjadi fondasi yang sangat kuat bagi Aplikasi FitAja! untuk terus bertumbuh secara progresif. Aplikasi ini nantinya tidak hanya melayani peserta dari asuransi Grup BUMN, tetapi juga peserta asuransi korporasi lainnya dan individu atau perorangan untuk seluruh Masyarakat Indonesia.

Tinggalkan komen