Kantongi Rp157 M, Startup Health-tech Good Doctor Perluas Layanan Telemedicine

2 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Startup Health-tech Good Doctor berhasil mengantongi pendanaan seri A senilai USD 10 juta atau stara (Rp157 miliar). Pendanaan yang dipimpin MDI Ventures bersama investor lama mereka yakni Grab tersebut akan digunakan perusahaan untuk memperluas akses layanan telemedicin yang lebih berkualitas.

Dikatakan Chief Executive Officer PT Good Doctor Technology, Danu Wicaksana, pihaknya juga akan menjalin lebih banyak kemitraan dengan berbagai pihak, seperti perusahaan asuransi, korporasi, serta lembaga publik. Good Doctor juga menargetkan meraih untung sekitar 18 bulan ke depan.

“Dengan dukungan kuat ini, kami siap mengambil langkah selanjutnya dalam meningkatkan dan memperluas layanan kesehatan di Indonesia. Selain inisiatif kuratif yang kami lakukan saat ini, perusahaan bermaksud untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan dan promosi kesehatan yang sejalan dengan prioritas Kementerian Kesehatan,” kata Danu dalam keterangannya, Rabu (11/10/2023).

Suntikan dana untuk Good Doctor ini juga sejalan dengan tren yang kuat dan meningkatnya permintaan adopsi telehealth di Indonesia. Langkah strategis ini sejalan dengan visi Good Doctor untuk mewujudkan “Satu Dokter untuk Satu Keluarga di Indonesia”.

Baca Juga: BPJS Gandeng Platform Telemedisin Good Doctor Buat Distribusi Obat

Startup Health-tech Good Doctor

Good Doctor didirikan pada tahun 2018 sebagai perusahaan patungan Grab, SoftBank Vision Fund, dan Ping An. Startup ini menyediakan layanan kesehatan daring via aplikasi GrabHealth sejak 2019.

“Investasi berkelanjutan kami merupakan bukti keyakinan tersebut. Kami melihat sektor teknologi kesehatan di Indonesia sudah siap menghadapi disrupsi dan memiliki potensi, sehingga kami yakin bahwa Good Doctor akan mampu memainkan peran besar dalam proses tersebut,” ujar Neneng Goenadi, Country Managing Director, Grab Indonesia.

Layanan Good Doctor yang terintegrasi Grab berfokus pada servis B2C, sedangkan aplikasi mandirinya menargetkan layanan B2B. Good Doctor mengeklaim telah bermitra dengan 2.500 korporasi, lebih dari 55 perusahaan asuransi, 2.500 dokter, dan 4.000 apotek.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version