WhatsApp Mulai Gulirkan Fitur Restricted Chat Untuk Pengguna Versi Beta, Apa Fungsinya?

By
Prasetyo Herfianto - Editor | Tech Reviewer
3 Min Read

Aplikasi berkirim pesan milik Meta, WhatsApp terus menggulirkan fitur-fitur baru demi memberikan penggunanya kemampuan untuk berkirim pesan lebih nyaman dan aman. Dan yang terbaru, WhatsApp sedang menguji coba fitur baru yang mereka sebut dengan “Restricted Chat”. Dan sesuai namanya, fitur ini memberikan lapisan keamanan ekstra dalam berkirim pesan, menambahkan sejumlah syarat khusus.

Sama seperti sebelum-sebelumnya, WhatsApp selalu menggulirkan fitur baru kepada para pengguna aplikasi versi Beta lebih dulu. Tujuannya? Selain untuk sempurnakan fitur sebelum akhirnya digulirkan ke semua pengguna, juga untuk memutuskan apakah fitur tersebut benar-benar bermanfaat—karena bisa saja tidak jadi digulirkan ke pengguna versi non-Beta.

Dan informasi terbaru terkait fitur WhatsApp Restricted Chat, diinformasikan oleh WABetaInfo. Sejatinya sejak bulan lalu, kehadiran fitur ini sudah diperkirakan. Dan akhirnya pengguna Android maupun iOS sudah bisa menikmati fitur ini lewat aplikasi WhatsApp Beta terbaru. Lantas apa saja manfaat fitur Restricted Chat di dalam WhatsApp?

Baca juga: Cara Membuat Username WhatsApp, Alternatif Tanpa Perlu Berbagi Nomor ke Orang Lain

Fitur Restricted Chat Bakal Hadir Opsional

Menurut laporan WABetaInfo, fitur Restricted Chat sudah tersedia bagi mereka yang sudah mendapatkan pembaruan aplikasi WhatsApp Beta, lebih tepatnya versi 2.26.36.4 pada Android atau versi 26.39.10.20 pada perangkat iOS. Dan setelah ditelusuri lebih lanjut, ini merupakan fitur yang bersifat opsional.

Seperti fitur Advanced Chat Privacy, fitur Restricted Chat juga tersembunyi pada menu Settings akun personal yang sedang pengguna chat atau lakukan obrolan, yang kemudian bisa pengguna aktifkan secar manual. 

Saat diaktifkan, akan ada proteksi atau limitasi tambahan yang dijalankan. Apa saja? Mulai dari media yang tidak bisa tersimpan langsung ke penyimpanan atau galeri perangkat, tidak bisa ekspor pesan, tidak bisa mengakses fitur Meta AI secara langsung dari dalam ruang obrolan, hingga tidak bisa mengakses pesan tersebut lewat perangkat yang terdaftar pada Linked Devices.

Sehingga sama seperti ketika menerima notifikasi OTP, pesan yang dikirimkan lewat fitur Restricted Chat, hanya bisa diakses dari perangkat WhatsApp utama, tidak bisa dari perangkat sekunder yang sudah disambungkan. WhatsApp sebutkan bila alasannya agar tidak ada agen AI atau ekstensi lainnya yang bisa akses, alias untuk menutup celah.

Jadi Bagian dari Penambahan Fitur Secara Rutin

Hadir sebagai fitur opsional, WhatsApp tetap sebutkan bila meski aktif atau tidak, semua obrolan yang terjadi di dalam WhatsApp tetap terenkripsi sepenuhnya. Dan hingga saat ini, masih belum bisa dipastikan apakah fitur Restricted Chat bakal digulirkan dalam waktu dekat ke semua pengguna atau tidak.

Sebelumnya, juga sempat diinformasikan bila WhatsApp sedang menguji fitur scam alert, alias pendeteksi otomatis pesan penipuan yang masuk ke dalam platform. Menariknya, fitur ini disebut bisa dijalankan tanpa pihak WhatsApp perlu membaca isi chat.

Sementara dalam beberapa pekan terakhir, semua pengguna WhatsApp secara rutin mendapatkan kemampuan baru. Mulai dari melakukan panggilan video secara langsung dari WhatsApp Web, hingga opsi untuk membuat username sehingga tidak perlu membagikan nomor pribadi.

Author

Prasetyo Herfianto

Tech reviewer & nasi goreng enthusiast. Editor at Gizmologi.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version