Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

AMD Fokus Hadirkan Komputasi Berkinerja Tinggi Melalui Empat Pilar

Ryzen, Radeon, Epyc dan Radeon Instinct Siap Dampingi Berbagai Perangkat

Notebook ASUS VivoBook Pro F570 baru saja diluncurkan dengan mengusung AMD Ryzen Mobile sebagai prosesornya. Pada acara peluncuran produk tersebut, Armawati, Consumer BDM AMD Indonesia pun memaparkan kiprah AMD dalam menghadirkan komputasi berkinerja tinggi.

AMD merupakan perusahaan yang memproduksi mikroprosesor dan kartu grafis dengan kinerja yang tinggi. Demi mengantarkan komputasi berkinerja tinggi kepada masyarakat, AMD mengandalkan empat pilar utama, yaitu Ryzen, Radeon, Epyc dan Radeon Instinct.

Empat Pilar AMD
Empat Pilar AMD

Sehari-hari, kamu pasti membutuhkan perangkat untuk membantu mengolah data, menganalisa dan membantu untuk mengambil keputusan kan? Nah, demi memenuhi kebutuhan tersebut, tentu akan lebih nyaman jika memakai perangkat komputasi dengan kinerja tinggi. Maka dari itu AMD fokus untuk mengantarkan kinerja yang tinggi pada komputasi.

Baca juga: AMD Ryzen Mobile, Prosesor Tercepat untuk Notebook Ultrathin  

AMD Ryzen

Prosesor Ryzen pertama kali diproduksi AMD pada tahun 2017 untuk desktop. Awalnya prosesor ini mendampingi produk-produk high-end, terutama untuk gaming. Baru pada Oktober 2017, AMD mengumumkan Ryzen mobile untuk laptop.

Kedatangan Ryzen membawa momentum yang bagus di teknologi hardware, begitu banyak masukan dari pengguna dan media sejak perilisannya. Ryzen juga telah berhasil mendapat 550 pengakuan berupa penghargaan yang disabetnya.

Berkat sentimen market yang positif, pada tahun 2018 ada 62 sistem OEM mengadopsi teknologi Ryzen. Jumlah ini melampaui target awal tahun yang besarnya 60. Berdasarkan riset GFK, pertumbuhan penjualan notebook konsumer ritel yang memakai AMD di Indonesia dari tahun 2017 ke 2018 tumbuh 36%.

Lini produk Ryzen terdiri dari Ryzen 3, Ryzen 5, sampai Ryzen 7. Notebook besutan Asus paling populer yang memakai Ryzen adalah X505ZA dan F570ZD. Segmen yang dibidik Asus VivoBook Pro F570 yang diluncurkan hari ini adalah mid to high. Maka dari itu hanya dibekali pilihan Ryzen 5 dan Ryzen 7 saja.

Perbandingan Kinerja AMD Ryzen vs Intel
Perbandingan Kinerja AMD Ryzen vs Intel

Bila ingin membandingkan Ryzen 7 vs i7 dan Ryzen 5 vs i5, dapat dilihat kinerja AMD lebih unggul dari sisi multithreading, grafik, benchmarking seperti PCMark dan 3DMark. Maka dari itulah AMD mendapatkan gelar the world’s fastest processor for ultrathin notebooks.

Related Posts
1 daripada 291

AMD Radeon

Kiprah kartu grafis AMD Radeon pun tak kalah cemerlang. Sejak tahun 2013 hampir semua top konsol gaming terkemuka seperti Xbox 1 dan PS4 yang menggunakan VR memakai produk Radeon.

Kendati ASUS meluncurkan VivoBook Pro F570 menggunakan kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050, tetapi sebenarnya sudah terintegrasi juga dengan Radeon. Asus pun menggunakan Radeon pada lini gaming mereka, yaitu seri ROG. Bahkan produsen pesaing AMD pun akan memakai Radeon pada seri prosesor mereka yang terbaru.
Produk Komputasi Berkinerja Tinggi AMD Lainnya

Tak hanya di ranah konsumer ritel saja AMD berkiprah, tetapi juga di segmen server dan data center melalui Epyc dan Radeon Instinct. Berikut adalah sekilas informasi mengenai kedua pilar tersebut.

AMD Epyc

AMD Epyc
AMD Epyc

Produk Epyc yang ditujukan untuk segmen server terbagi menjadi dua kategori yaitu untuk produk server dan embedded product. Prosesor AMD Epyc ditujukan untuk server yang cepat, responsif dan teknologi informasi yang aman. Sementara embedded products menyediakan kinerja, keandalan dan keamanan sebagaimana panjangnya waktu yang diminta oleh pelanggan.

AMD Radeon Instinct

AMD Radeon Instinct
AMD Radeon Instinct

Radeon Instinct merupakan perpaduan insting manusia dan kecerdasan mesin yang dirancang untuk memberikan kinerja dan efisiensi data center. Hal ini dimungkinkan melalui teknologi GPU kelas dunia AMD dan ekosistem terbuka dari Radeon Instinct ke desain data center melalui platform perangkat lunak ROCm dari AMD, dukungan berbagai arsitektur sistem dan teknologi interkoneksi standar industri.

Nah, ternyata banyak juga kiprah AMD ya. Jika dulu orang masih memandang sebelah mata pada prosesor AMD, kini kamu masih ragu lagi nggak dengan kinerjanya?