Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Berbodi Plastik, Google Pixel 3a Ternyata Tidak Serapuh Itu

Disayat, dibakar, dan dibengkokkan ...

Google baru saja melansir Pixel 3a yang merupakan versi murah dari Pixel 3. Meskipun harganya dikatakan murah, ternyata material yang dimiliki smartphone ini tidak murahan.

Sepertinya memang tidak ada smartphone yang lolos dari siksaan JerryRigEverthing. Begitupun dengan Google Pixel 3a yang tampaknya menggemaskan untuk dicoba ketahanannya dari siksaan.

Pixel 3a

Dalam video penyiksaan yang berdurasi 6 menit 35 detik, Jerry memulai siksaan dengan menyayat pisau cutter-nya di atas layar Pixel 3a. Alih-alih menggunakan Gorilla Glass seperti smartphone kebanyakan, smartphone ini memilih Dragon Trail sebagai pelindungnya.

Hasilnya, untuk goresan pisau mungkin tidak terlalu berpengaruh. Jadi, bisa dibilang smartphone ini bisa bertahan dari goresan kunci atau koin di dalam saku.

Namun begitu pisau mencongkel lebih dalam, baru terlihat adanya baret yang kasar. Itulah sebabnya Jerry menyarankan pemiliki Pixel 3a untuk tetap menggunakan screen protector sebagai perlindungan tambahan.

Lanjut ke level penyiksaan berikutnya, Jerry mulai mencongkel earpiece yang ada di atas layar. Ternyata dengan mudahnya earpice berbahan logam itu lepas dari “rumah”-nya.

“Tidak ada satupun orang yang melakukan hal ini ke ponselnya, tapi seiring waktu dengan temparatur yang berubah-ubah, lem pada jala logam ini bisa kehilangan daya rekatnya dan tidak bisa bertahan dari tempatnya,” ujar Jerry.

Related Posts
1 daripada 377

Harga Tidak Bohong?

Yang mengejutkan, meskipun memilih material plastik di sekujur bodinya, ternyata Pixel 3a tidak semudah itu disayat. Bahkan Jerry terlihat seperti bersusah payah membuat smartphone ini untuk tersayat-sayat.

“Ponsel ini mungkin plastik, tapi tetap terasa oke. Saya secara pribadi tidak akan mempermasalahkan penggunaan plastik pada ponsel, sejauh itu dibuat dengan benar,” paparnya.

Tidak cukup membuat layar Pixel 3a baret, Jerry mulai melakukan penyiksaan dengan membakarnya. Menurutnya, layar OLED akan meninggalkan tanda putih permanen jika dibakar selama 20 detik. Tapi tidak begitu dengan perangkat ini.

Yang mengagumkan, ketika ditekuk membentuk huruf “U”, Pixel 3a sama sekali tidak terpengaruh. Bodinya tetap lurus dan tidak bengkok. Padahal, urusan bengkok ini biasanya jadi momok yang memalukan bagi vendor smartphone. Jangankan yang plastik, smartphone dengan material logam saja biasanya mudah dibengkokkan.

Ada uang, ada rupa. Sepertinya perumpaaan ini menegaskan kekuatan dari Pixel 3a. Dibanderol seharga US$ 399 atau sekitar Rp 5,5 jutaan (dengan kurs 1 US$ = Rp 14 ribu), tentu saja perangkat ini tidak bisa dibilang murah, apalagi jika melihat spesifikasinya sebagai berikut:

  • Layar OLED 5,6 inci (1080 x 2220 pixel)
  • Prosesor Qualcomm Snapdragon 670
  • RAM 4 GB
  • ROM 64 GB
  • Kamera belakang 12.2 MP
  • Kamera depan 8 MP
  • Baterai 3.000 mAh

Tapi, dengan kekuatan yang telah dibuktikan Jerry, apakah menurut kamu Google Pixel 3a layak untuk dimiliki?