Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Merasa Gaya Kekinianmu Bikin Boros? Ikutan Kampanye CountMEin Aja

Canggihnya teknologi memang bisa bikin generasi milenial keblinger. Berbekal smartphone, kuota dan jempol maka apa-apa tinggal klik lalu pesanan langsung meluncur. Belum lagi gaya hidup nongkrong kafe atau travel ke tempat hits yang bisa bikin kantong jebol jika sering “khilaf”. Melihat kondisi ini, PermataBank pun meluncurkan kampanye CountMEin biar kids zaman now melek keuangan.

Kampanye CountMEin memang lebih menyasar ke kaum milenial yang rentan lebih boros akibat terlalu mengikuti gaya kekinian sebagai akibat canggihnya teknologi. Di satu sisi, kaum ini memang kreatif dan sanggup bekerja sesuai passion mereka tetapi di lain pihak, dikhawatirkan mereka hidup hanya untuk hari ini dan tidak memikirkan keuangan bagi masa depan mereka.

Begitulah ide yang mendasari PT Bank Permata Tbk meluncurkan kampanye CountMEin pada Kamis, 5 April 2018, di Jakarta. Kampanye ini sendiri jadi salah satu bagian dari gerakan besar PermataBank yakni #BicaraUang yang telah terlebih dahulu diluncurkan pada 27 September 2017 lalu.

Biar pesan positif kampanye CountMEin ini masuk ke kalangan generasi milenial, PermataBank menggandeng DJ Dipha Barus, yang dianggap cocok mewakili kids zaman now yang sukses berkarya menekuni hobi sendiri dan mempunyai sikap positif. DJ Dipha Barus pun mengajak Monica Karina yang duet tergres mereka “Money Honey (Count Me In)” pas dengan kampanye CountMEin ini.

Agar gaung lebih menggema, PermataBank bekerjasama dengan LINE TODAY, yang sudah jadi pegangan anak muda memperoleh informasi terbaru dan video menarik.

“CountMEin adalah statement untuk mereka yang berani bilang “IYA” di tiap peluang dan tantangan, apa pun yang terjadi,” ungkap Ivy Widjaja, Head of Customer Segmentation dan Marketing PermataBank.

“CountMEin adalah bagian dari #BICARAUANG, gerakan untuk mengajak keluarga Indonesia berbicara jujur soal keuangan demi masa depan yang lebih baik dan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia,” kata Ivy.

Related Posts
1 daripada 3

Ia mengatakan pihaknya memilih musik sebagai jalan masuk melakukan kampanye CountMEin ini sebab musik cara paling gampang mendekati generasi muda.

“Anak muda (kita) nggak bisa menggurui. Harus santai. Dipha mewakili semangat anak muda yang hidup sesuai passion meski (di) awal banyak tantangan,” kata Ivy.

DJ Dipha Barus yang populer di kalangan kids zaman now

Febriamy Hutapea, Head of Partnership LINE TODAY, mengatakan kampanye CountMEin selaras dengan komitmen LINE TODAY yang ingin menghadirkan konten yang positif dan edukatif.

“Kami berharap pesan dapat ditangkap mudah oleh anak muda agar mereka bisa mewujudkan mimpi jika aware soal keuangan,” katanya.

LINE TODAY sendiri memang lebih banyak digandrungi oleh anak muda terbukti 35% pembacanya berusia antara 20 dan 24 tahun lalu 20% berikutnya berusia 15 dan 19 tahun.

Baca juga: LINE Creativate 2017 Tawarkan Hadiah Lebih dari Rp 350 Juta Buat Orang Indonesia yang Kreatif

Walau belakangan gencar menyasar segmentasi Generasi Y atau milenial, PermataBank tetap serius menggarap pasar Generasi X atau generasi yang lebih tua dan Generasi Z yang mulai bermunculan, dengan membuat program penyedia solusi masalah keuangan tiap generasi. PermataBank kini melayani lebih dari 2 juta nasabah di 62 kota di seluruh Indonesia.

 

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More