Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Temukan Celah Keamanan Apple? Hadiahnya 14 Miliar!

Saat ini banyak perusahaan teknologi terkenal seperti Google, Microsoft dan juga Apple yang mengadakan program bug bounty untuk para peneliti keamanan yang suka mencari celah di layanan ataupun perangkat elektronik.  Apple tampaknya serius soal perbaikan celah keamanan di perangkat buatannya. Hal dibuktikan dari meningkatnya hitungan total yang ditawarkan untuk mereka yang sukses menemukan kerentatan pada perangkat Apple seperti iPhone.

Bahkan Apple diketahui rela untuk memberikan hadiah sebesar 1 juta USD bagi yang bisa menemukan celah di ponsel miliknya. Hal tersebut diumumkan oleh Apple pada saat konferensi keamanan siber Black Hat yang diadakan di Las Vegas beberapa waktu lalu. Apple mengatakan bahwa program bug bounty tersebut terbuka untuk semua orang. Hal tersebut merupakan hadiah terbesar yang pernah ditawarkan oleh suatu perusahaan untuk membendung peretas

Di dalam prosesnya, Apple mengambil langkah-langkah lain untuk mempermudah penelitian, termasuk memberikan iPhone khusus kepada periset untuk membantu menemukan cacat lebih dahulu daripada peretas.

“Ponsel khusus itu akan menonaktifkan beberapa fitur keamanan dan memungkinkan akses yang lebih dalam bagi para periset,” jelas eksekutif keamanan Apple Ivan Krstic kepada Bloomberg. Program ini dijadwalkan akan diluncurkan tahun depan.

Baca juga: Tips Menjaga Keamanan Akun dari Pelaku Kejahatan Siber

Related Posts
1 daripada 276
celah keamanan Apple
Program Apple Bug Bounty (Foto: AppleInsider.com)

Tetapi perlu diingat, hadiah sebesar ini hanya diberikan untuk penemu celah keamanan yang dampaknya fatal, yaitu celah yang dapat membuat seseorang memperoleh akses full ke iPhone atau iPad tanpa interaksi fisik dengan perangkat.

Apple juga meluncurkan hadiah bagi penemu bug diperangakt MacOS. Selain itu mereka juga memperluas sayembara ini ke watchOS dan sistem operasi Apple TV.

Dengan memasukkan sistem operasinya yang lain, Apple memperluas program bug yang ke-1 kali diluncurkan untuk iOS pada 2016 silam. Para peneliti yang menemukan celah keamanan yang memengaruhi platform selain iOS berhak menerima pembayaran sebesar USD 200 ribu.

Hadiah yang menggiurkan ini dibuat agar para peneliti yang menemukan celah kemamanan pada semua sistem operasi milik Apple mau mengungkapnya.

Karena awal tahun ini diketahui ada seorang peneliti kemanan yang menemukan cacat pada MAcOS, cacat kemanan itu dapat mengekspos kata sandi user. Tetapi sang peneliti ogah memberikan rincian ke Apple sebab kurangnya hadiah yang ditawarkan untuk sistem operasi lain selain iOS.