Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Data Pengguna Instagram Sebentar Lagi Akan Bisa Diunduh

Selama ini, Instagram dikenal sebagai media sosial yang cukup “pelit” untuk urusan men-download data apa pun oleh penggunanya sendiri. Namun sebentar lagi Instagram akan memperkenalkan alat yang memungkinkan data pengguna Instagram dapat diunduh si empunya akun.

Berbicara kepada TechCrunch, juru bicara Instagram mengatakan akan ada alat baru yang mirip dengan kepunyaan induknya, Facebook, yang memperbolehkan data penguna Instagram diunduh.

Data pengguna Instagram yang bisa diunduh oleh pemakainya sendiri ini kemungkinan beragam, termasuk seluruh gambar dan video yang telah diunggah di platform media sosial ini. Tak ketinggalan pula foto atau video di Instagram Stories yang sudah disimpan oleh pemakainya sendiri.

Besar pula kemungkinan data pengguna Instagram yang bisa diunduh ini juga mencakup riwayat percakapan direct message, baik pribadi mau pun grup.

Hingga saat ini belum ada kepastian tanggal rilis alat baru ini. Tetapi bisa jadi Instagram akan meluncurkannya bulan depan, tulis phonearena.com.

Kebijakan data pengguna Instagram akan bisa diunduh ini disebabkan Instagram ingin memenuhi undang-undang kerahasiaan Aturan Perlindungan Data Umum Eropa yang akan mulai berlaku pada 25 Mei 2018 dan seterusnya. Dalam aturan ini, semua platform media sosial diwajibkan menawarkan pilihan unduhan data oleh penggunanya sendiri.

Baca juga: Dikritik, Instagram Tunjukkan Komitmen Perangi Hoax

Related Posts
1 daripada 200

Hingga sekarang ini, jangankan memperbolehkan data pengguna Instagram dapat diunduh oleh pemakainya sendiri, Instagram bahkan melarang pemakai mengunduh foto yang telah mereka unggah di media sosial tersebut.

Kasus Facebook memasuki babak baru dengan rencana gugatan pengacara di Inggris dan AS. Foto oleh abc.net.au

Kabar data pengguna Instagram akan bisa di-download ini muncul tak lama setelah CBS News/YouGov melakukan survei terhadap pengguna Facebook di Amerika Serikat. Survei berisi pertanyaan mengenai apa yang mereka pikirkan paska ada dugaan penggunaan data pribadi 87 juta pengguna Facebook oleh Cambridge Analytica tanpa izin mereka.

Hasil survei tersebut menunjukkan 63% merasa data mereka tidak aman dan disebarkan ke pihak ketiga yang tidak mereka pilih. Lalu 61% dari total responden mengatakan mereka tidak begitu yakin Facebook punya kemampuan menampilkan cara untuk melindungi data privat pemakainya.

Selain itu, 70% dari keseluruhan yang disurvei mengatakan Facebook tidak akan mampu membuat cara menghentikan akun yang palsu lalu 80% mengaku mereka tidak terlalu terkejut data mereka dipakai oleh pihak ketiga.

Jika benar data pengguna Instagram nantinya bisa diunduh, ini akan melanjutkan langkah serupa yang telah dilakukan Facebook. Pengguna bisa mengunduh seluruh data yang pernah kita unggah di media sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut, termasuk data pengiklan yang memiliki kontak kita.

Sementara itu, skandal bocornya data pribadi pengguna Facebook memasuki babak baru dimana sejumlah pengacara di Inggris dan Amerika Serikat baru-baru ini bekerjasama untuk melayangkan gugatan terhadap Facebook, Cambridge Analytic, SCL Group dan Global Science Research Ltd serta Alexandr Kogan, yang diduga memberikan data pribadi tersebut ke pihak Cambridge. Sebanyak 70,6 juta pengguna Facebook di Amerika Serikat dan 1 juta pengguna Facebook di Inggris ikut jadi korban peretasan data ini. Sejumlah 1 juta pengguna Facebook di Indonesia juga ikut dicuri.
Baca: 10 Tips Mendeteksi & Mencegah Peredaran Konten Hoax di Facebook

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: