Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Nostalgia Tempo Dulu, DOKU Gaet Bujang Rimba Hadirkan “Khasiat Obat Ganteng”

Di saat kebanyakan orang ingin tampil kekinian mengikuti tren zaman now, sekelompok anak muda asal Bandung yang menamakan dirinya Bujang Rimba justru tergerak untuk mengembalikan nuansa tempo dulu. Keunikan  komunitas ini kemudian dilirik DOKU untuk bekerjasama dalam kampanye “Khasiat Obat Ganteng”.

Bujang Rimba adalah sekelompok content creator yang kerap menghasilkan konten grafis dan multimedia, baik itu ilustrasi, typography, motion, video film dan musik beraliran retro, vintage dan nostalgic. Mereka kemudian menyatu padukan hal-hal tersebut dengan isu dan tema vernacular, tema lokal hari ini yang relevan. Bujang Rimba mengangkat lagi nilai-nilai estetika masa lampau – era 60an hingga 90an – ke dalam karya seni yang menghibur dan kontekstual.

Ki-ka: Pampry Ananto dan Adri Imad Kadifa, personil Bujang Rimba (Foto: Bambang/Gizmologi)

Komunitas yang lahir akhir 2016 ini menghasikan konton-konten di bidang grafis dan multimedia, baik itu ilustrasi, typography, motion video/film, dan musik.

Adri Imad, salah satu pendiri Bujang Rimba, mengatakan bahwa pada dasarnya mereka senang menyalurkan apa yang disuka dengan selera kolektif para anggota yang menjadikannya sebuah karya audio visual.

Menurutnya, Indonesia kaya akan kultur pop yang bisa dikembangkan dan kembali menjadi tren.

“Kami berharap agar semua budaya pop dalam negeri bisa kembali menjadi kiblat utama dalam dunia pergaulan masa kini dan masa depan, dimana masyarakat dapat menghargai muatan muatan lokal yang hadir di dunia hiburan, seperti fashion, musik, Fim dan karya seni lainnya,” ujar Adri.

Program “Khasiat Obat Ganteng”

Keunikan kelompok kreatif tersebut rupanya sejalan dengan promo kreatif yang dijalankan DOKU. Menurut Ayu Hapsari, VP Marketing DOKU, pihaknya ingin memperkuat lini bisnis e-wallet yang saat ini kontribusi terhadap revenue perusahaan sebesar 15%. Bisnis payment gateway masih mendominasi kontribusi pendapatan yakni mencapai 85%.

Related Posts
1 daripada 6

Sementara itu untuk di e-wallet sendiri, pengguna pria adalah yang terbanyak yaitu sebesar 60%. “Kemudian lahirlah ide campaign bertema Khasiat Obat Ganteng yang merupakan perwujudan kreatif kami kepada para pengguna setia terutama para pria dan bujang DOKU dengan memberikan tema promo yang menghibur sekaligus bermanfaat melalui berbagai macam Diskon Sableng merchant-merchant di dalamnya,” ujar Ayu.

Ayu Hapsari, VP Marketing DOKU (paling kiri) dan Anistasya Kristina, VP Corcomm Doku berfoto bersama Bujang Rimba.

Ayu menambahkan, DOKU selalu mengemas kampanye tersebut dengan konsep kreatif. Pada program promo “Khasiat Obat Ganteng” ini, DOKU ingin mengajak para pengguna khususnya pria untuk bernostalgia ala era 80-90an dimana musik disko yang didukung oleh visual wama-wami neon serba kontras bergaya vintage menempati masa keemasannya.  Nah, untuk menciptakan mood sesuai dengan tema itulah, perusahaan fintech tersebut akhirnya menggandeng Bujang Rimba.

Pada kampanye “Khasiat Obat Ganteng” ini, Doku dan Bujang Rimba merilis teaser video di media sosial. Selanjutnya, Doku akan menayangkan video series di Instagram sebanyak enam seri, yakni satu seri utama yang berdurasi satu menit dan lima seri pendek berdurasi 15-20 detik.

Selain mengemas konten dengan nuansa vintage, serial video online di Instagram tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan fitur-fitur dan aneka promo yang ada di Doku, terutama oleh pelanggan  segmen pria.

Di program “Khasiat Obat Ganteng” ini, Doku menawarkan berbagai promosi berupa diskon atau potongan langsung dari setiap transaksi. Promo mulai digelar tanggal 10 September sampai dengan 10 Oktober 2018 mendatang dengan menghadirkan 12 merchant pilihan yaitu AirAsia, Aksi Cepat Tanggap, Bookmyshow, Codashop, Foodgasm, GiftN, Grab, Kawan Lama, Rumah Parfum, Rumah Zakat, Saturdays dan Spotify.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by DOKU Indonesia (@dokuid) on

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: