Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

ISO Rilis Draf Standar Global Drone Agar Tak Ada Tumpang Tindih Aturan

Populernya penggunaan drone menyaksikan adanya aturan yang beragam di antara otoritas suatu negara yang kadang bisa saling tumpang tindih. Sebagai solusi atas hal ini, International Organization for Standardization atau ISO belum lama ini mengumumkan draft awal standar global drone agar menerbangkan pesawat udara tanpa awak ini bisa aman dan tidak melanggar aturan negara orang.

Standar global drone ini merupakan yang perdana pernah dikeluarkan untuk pemakaian drone untuk segala negara. Standar global drone yang turut ditulis oleh technologyreview.com menjadi hal yang penting sebab pernah ada kejadian terjadi perbedaan aturan pemakaian drone di beberapa negara.

Sebagai contoh, engadget.com menulis bahwa bulan lalu Administrasi Penerbangan Federal AS mengabulkan operator pemilik drone tertentu untuk mengoperasikan drone mereka di ruang udara yang dikendalikan oleh negara ini. Aturan ini bertentangan dengan kepunyaan Inggris yang melarang langsung penggunaan drone dalam jarak satu kilometer dari bandara.

Drone tanggap darurat yang pernah dipakai saat Boston Marathon 2017. Foto oleh bostonherald.com
Drone tanggap darurat yang pernah dipakai saat Boston Marathon 2017. Foto oleh bostonherald.com
Related Posts
1 daripada 14

Draf pertama standar global drone menyarankan agar tidak ada zona terbang di sekitar bandara dan kawasan terlarang lainnya. Diperlukan pula aturan untuk menghalau drone dari lokasi sensitif.

Standar global drone ini menyertakan himbauan bagi operator drone untuk menghormati hak privasi orang lain dan campur tangan manusia agar penerbangan drone aman. Tambahan lainnya, pelatihan, penerbangan dan perawatan drone harus diterapkan berbarengan dengan aturan perlindungan datanya.

Draf standar global drone akan membuka kesempatan bagi konsultasi publik hingga 21 Januari 2019 sebelum kemudian efektif diterapkan kemungkinan pada 2019. Meskipun standar global drone tersebut bukanlah aturan yang wajib ditaati dan beberapa aturan sudah dipraktekkan pada beberapa tempat tertentu, ISO berharap aturan yang mereka buat akan menjadi praktek terbaik bagi pembuat drone dan operator drone di bumi.

Baca juga: Startup Ini Sediakan Pos Pengisian Daya Drone, Begini Cara Kerjanya

Susunan aturan global ISO tersebut diperkenalkan tak lama setelah dewan keamanan udara Inggris mengatakan sekitar setengah dari kejadian lalu lintas di udara terkait dengan drone. ISO sendiri masih akan mengumumkan draf berikutnya dari standar ini yang mencakup aspek teknis, kendali lalu lintas dan mutu manufaktur.