Gizmologi
The Bilingual Tech Media

Luncurkan Omni Channel, Erajaya Jamin Beli Gadget Bebas dari ‘Kucing Dalam Karung’

Dengan banyaknya gerai Erajaya Retail Group di penjuru Indonesia, tidak mengherankan jika PT Erajaya Swasembada, Tbk (Erajaya) ingin memanfaatkan jaringan ini sebagai unggulan pelayanan bagi konsumen. Apa sih layanan terbarunya?

Pada akhir Mei lalu, Erajaya baru saja meluncurkan Omni Channel Erajaya berupa layanan O2O (online to offline dan offline to online) sebagai layanan baru yang mengintegrasikan bisnis lintas channel offline dan online. Adapun jaringan Erajaya Retail Group yang dilibatkan dalam layanan ini adalah Erafone, Erafone.com, iBox, Urban Republic, dan Samsung Experience Store.

Dengan adanya Omni Channel ini, konsumen yang berbelanja gadget di Erafone.com bisa memanfaatkan transaksi Online to Offline, di mana produk yang dibeli bisa diambil di Erafone Store yang lokasinya sesuai keinginan. Sebaliknya, untuk transaksi Offline to Online, konsumen bisa membeli produk di Erafone store dan mengirimkannya ke alamat yang diinginkan.

Erajaya O2O
Pembeli bisa langsung mendapatkan barang yang dipesan secara online di toko offline terdekat.

 

Menurut Djatmiko Wardoyo, Marketing Communicatons Director Erajaya Group, konsep belanja O2O yang diusungnya merupakan cerminan dari gaya hidup konsumen milenial yang mengutakan kepraktisan dalam hal apa pun, termasuk berbelanja. Dengan adanya perkembangan teknologi, konsumen seperti ini termasuk ‘rewel’ dalam menentukan produk yang ingin dibelinya. Tak heran jika browsing atau googling adalah salah satu kebiasaan yang dilakukan sebelum membeli produk.

“Makanya kami mengusung slogan bertagar #PRAKTISITUGUE untuk mewakili kebutuhkan mereka dalam berbelanja. Kami akan wujudkan pengalaman berbelanja yang praktis dan pasti lewat layanan ini,” ujarnya.

Djatmiko memastikan konsumen tidak akan mengalami ‘beli kucing dalam karung’ ketika berbelanja di jaringan Erafone dengan adanya Omni Channel tersebut. Hal ini dikarenakan konsumen akan menikmati pengalaman langsung dari produk yang ingin dibelinya di gerai yang dikunjungi.

“Ketika beli online dan mengambil produknya di offline store, konsumen bisa langsung mencoba produk dan mendapatkan rekomendasi penggunaan dari staf kami. Selain itu, kalau ada apa-apa terhadap produk tersebut juga lebih gampang ditangani dan diberikan solusinya,” tandasnya.

Sejauh ini, setidaknya ada sebanyak 250 gerai jaringan Erajaya Retail Group yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan begitu, diklaim konsumen bisa lebih mudah merasakan pengalaman berbelanja gadget yang aman, praktis, dan pasti secara lebih dekat dari tempat tinggalnya.

Nah, kebetulan kami berkesempatan mencoba layanan O2O Erajaya ini untuk berbelanja Xiaomi Backpack di Erafone.com dengan harga yang disimulasikan Rp 1. Untuk tahapan belanjanya terbilang mudah, kita tinggal memilih produk yang diinginkan, kemudian pilih “Yes” untuk pengambilan pesanan di toko Erafone.

Selanjutnya, kita digiring ke Metode Pembayaran yang mengharuskan kita mengisi nomer identitas selaku pengambil produk yang dibeli, bisa KTP, KITAS, dan PASPOR. Kemudian, secara sistematis invoice dan nomer order dikirimkan ke email. Nah, ketika ingin mengambil produk yang dibeli, kita tinggal menunjukkan nomer order berikut nomer identitas yang sesuai.

Yang disayangkan, metode belanja ini baru tersedia untuk layanan web-based saja alias harus lewat browser. Namun, pihak Erajaya menjanjikan akan segera memasukan fitur belanja ini ke aplikasi.

%d blogger menyukai ini: