Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Rumor: Apple Sedang Persiapkan Fingerprint Scanner Ultrasonik

Setelah pada Maret dikabarkan tengah membuat layar MicroLED sendiri, Apple dilaporkan mempersiapkan hal baru. Laporan dari salah satu media di Korea menyebut Apple sedang menggarap in-display fingerprint scanner ultrasonik atau penindai sidik jari ultrasonik yang tertanam di layar.

Kian tergantungnya orang terhadap gadget membuat sistem keamanan mendapat porsi yang besar bagi tiap vendor. Fingerprint scanner sebenarnya bukan barang baru. Teknologi ini sudah banyak dipakai di smartphone keluaran anyar dimana cukup dengan menggunakan sidik jari maka smartphone akan terbuka sesuai kontur jari pengguna yang dikenali oleh smartphone tersebut.

Hingga saat ini, produsen smartphone asal Tiongkok masih menggunakan teknologi optik untuk fitur in-display fingerprint scanner. Tak cuma Apple, Samsung dan Qualcomm juga sedang mengembangkan in-display fingerprint scanner ultrasonik. Fitur fingerprint ID ini nantinya sanggup menangkap detil kecil pada kulit.

Akankah fitur in-display fingerprint scanner ultrasonik bakal membuat Apple menyaingi penjualan smartphone Samsung? Foto oleh 9to5mac.com

In-display fingerprint scanner ultrasonik menggunakan sinar yang terefleksi untuk membaca bentuk sidik jari lalu mencocokkannya dengan sidik jari si pengguna. Meski nanti akan berujung pada harga produk yang lebih mahal, in-display fingerprint scanner ultrasonik dinilai jauh lebih akurat dari yang terbuat dari bahan optik yang selama ini sudah kita kenal, tulis phonearena.com. Diharapkan pula in-display fingerprint scanner ultrasonik ini akan membuat gadget lebih aman.

Baca juga: Apple Diam-Diam Sedang Garap Layar MicroLED Miliknya Sendiri

Related Posts
1 daripada 15

Sebagaimana juga ditulis PhoneArena, Samsung tampaknya memutuskan tak mewujudkan ide memasukkan in-display fingerprint scanner untuk Samsung Galaxy Note 9 tahun ini. vendor asal Korea Selatan ini lebih memilih mengikutsertakan fitur in-display fingerprint scanner pada perayaan ulang tahun ke-10 Samsung Galaxy S10.

Tak seperti produsen lain yang mengandalkan komponen untuk in-display scanner dari firma luar, Samsung menggarap semua teknologinya di dalam perusahaannya sendiri. Hal ini disebabkan Samsung melihat teknologi pembaca berbasis ultrasonik bisa digunakan pada banyak produk, tak hanya pada ponsel pintar.

Samsung berharap bisa memasukkan in-display fingerprint scanner ultrasonik pada mobil dan perangkat rumah tangga bikinannya pada masa depan.

Bayangkan saja nanti cukup dengan menyentuh mobil maka mobil bisa digunakan.

Kabar persiapan in-display fingerprint scanner ultrasonik Apple dan Samsung ini sejalan dengan prediksi KTB Investment & Securities yang memprediksi 100 juta sensor in-display fingerprint akan dikirimkan tahun depan. Jumlah ini diperkirakan akan naik hingga 210 juta unit pada 2020.

Sayangnya, sepertinya kita belum bisa menikmati in-display fingerprint scanner ultrasonik ini pada iPhone hingga tahun depan. Jika terealisasi maka ponsel pintar mendatang semakin mempunyai jurus melindungi penggunanya dirinya sendiri dan konsumen dari orang yang ingin mencoba mencuri ponsel pintar atau data pribadi penting di dalamnya.

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: