Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Perbanyak Konten Pendidikan, YouTube Investasi US$20 Juta

YouTube kembali menampakkan keseriusannya menggarap segmen pendidikan. Kali ini, investasi YouTube sejumlah US$20 juta bakal disalurkan melalui program Learning Fund yang ia buat dengan merangkul kreator independen bidang pendidikan, organisasi hingga sumber berita yang menawarkan ilmu pengetahuan.

Malik Ducard, kepala pembelajaran global pada YouTube, telah mengumumkan investasi YouTube senilai US$20 juta tersebut pada Senin pekan ini. Sebagaimana ditulis oleh theverge.com, YouTube akan bekerjasama dengan banyak pihak agar konten pendidikannya semakin beragam.

Program Learning Fund YouTube tetap saja bukanlah program yang tanpa imbal balik.

Dalam sesi Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan terkait program tersebut tertulis bahwa “pihak yang memperoleh pendanaan dari YouTube harus menyepakati persetujuan tertulis dengan YouTube. Kesepakatan tersebut akan mengandung lebih banyak rincian tentang kerangka pembayaran serta syarat lainnya.”

Investasi YouTube menegaskan langkah agresif perusahaan tersebut untuk mendorong popularitas segmen pendidikan belakangan ini. Investasi YouTube senilai US$20 juta tersebut menyusul pengumuman anak usaha Google tersebut yang pada Maret 2018 menyebut berencana menaruh modal hingga US$10 juta dalam dua tahun mendatang untuk mempromosikan literasi media. Kreator, seperti ASAPScience dan Smarter Every Day, tengah bekerja bersama YouTube dalam proyek ini.

Dua orang di balik ASAPScience yang sudah mendulang 8,2 juta subscriber di YouTube. Foto oleh thestar.com
Related Posts
1 daripada 6

Pendidikan merupakan area yang tampaknya sangat ingin digarap oleh CEO YouTube, Susan Wojcicki. Selain investasi YouTube tersebut, program hibah YouTube bernama YouTube Learning telah diluncurkan pada Juli 2018. Program ini memberikan pendanaan bagi kreator pendidikan, yang sekali lagi menegaskan komitmen YouTube mengembangkan segmen ini.

“Kami turut memperluas upaya tim konten pembelajaran kami dan kami mempunyai produk baru serta tim yang mendedikasikan kerjanya untuk menghadirkan fitur pembelajaran di YouTube,” kata Susan Wojciciki pada Juli 2018.

Baca juga: Inilah 3 Taktik YouTube Biar ‘Nggak’ Tersaingi oleh IGTV

“Harapan kami adalah mendukung mereka yang ingin memakai YouTube untuk berbagi ilmu pengetahuan dengan dunia dan jutaan orang yang mengunjungi platform kami untuk belajar,” tambah Susan.

Hingga sekarang masih belum jelas bagaimana dana Learning Fund akan disalurkan atau seberapa besar yang akan dibayarkan ke kreator, studio pihak ketiga atau jaringan penyedia konten pendidikan.

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: