Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ingin Kuasai Bisnis Layar Lebar, Netflix Siap Membeli Jaringan Bioskop

Setelah sukses membuat orang menikmati serial televisi atau film lewat langganan berbayar, Netflix mempunyai rencana bisnis lain. Rumor menyebut jaringan bioskop Netflix segera digarap. Akankah langkah ini bisa memberikan persaingan ketat dengan bisnis sinema yang sudah ada?

Kabar keinginan membuka jaringan bioskop Netflix diperoleh dari Los Angeles Times. Netflix disebut sempat mempertimbangkan akan membeli jaringan bioskop Landmark Theatres yang berbasis di Los Angeles milik Mark Cuban. Sayangnya, kesepakatan ini dikabarkan gagal karena harga yang terlalu tinggi dari pihak Landmark.

Lewat jaringan bioskop Netflix ini, para penggila film bisa menonton Netflix Originals di layar raksasa dengan suara menggelegar layaknya menyaksikan film di bioskop pada umumnya.

Netflix Originals bisa berarti film atau serial yang benar-benar baru dibuat oleh Netflix atau tambahan episode baru bikinan Netflix dari serial yang sudah ada sebelumnya.

Tak cuma akan menambah potensi Netflix sebagai perusahaan media terbesar di dunia, jika terealisasi, jaringan bioskop Netflix turut menjadi platform yang pas bagi Netflix menawarkan film miliknya agar masuk ke dalam daftar nominasi penghargaan film. Dengan demikian, reputasi Netflix di mata pelaku industri film tradisional dan pembuat film akan lebih baik lagi.

Baca juga: Netflix Indonesia Kontribusi untuk Penggunaan Internet Aman bagi Anak

Related Posts
1 daripada 2

Yang pasti, Netflix tak akan sembarangan membuat film yang akan diputar di jaringan bioskop Netflix nantinya. Hal ini disebabkan Netflix berencana membelanjakan hingga US$8 miliar untuk konten asli dan berlisensi bagi pelanggannya yang membayar iuran per bulan untuk film dan acara televisi favorit mereka.

Perusahaan yang berbasis di Los Gatos, California, tersebut pernah mengatakan akan merilis 80 judul film asli pada tahun ini saja plus telah mencapai kesepakatan dengan pelakon film ternama, seperti aktor Adam Sandler, sutradara Martin Scorsese dan Duplas bersaudara.

Netflix menggeser bisnis dunia hiburan. Foto oleh affinitymagazine.us

Sejauh ini, Netflix telah berhasil menarik 125 juta pelanggan di seluruh dunia berkat rilis puluhan film asli dan acara TV setiap tahunnnya via streaming. Cara ini mendobrak metode lama orang menonton hiburan dengan mengandalkan stasiun televisi konvensional atau berlangganan TV kabel.

Walau populer di mata pencinta film, Netlix mempunyai masalah yakni banyak dari film buatannya yang tidak boleh tayang di bioskop besar dan dilarang ikut ambil bagian dari Festival Film Cannes di Prancis tahun ini. Menurut Netflix, pihak Cannes melarang Netflix ikut serta tahun ini sebab film buatan Netflix tidak diputar di bioskop di Prancis.

“Kami ingin agar film kami berada pada level yang sejajar dengan pembuat film lainnya,” kata Chief Content Officer Netflix Ted Sarandos kepada Variety. Mungkin saja membuat jaringan bioskop Netflix jadi cara ampuh agar film Netflix bisa meraih lebih banyak penggemar film.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More