Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Tancap Gas Jaringan LTE TDD 2,3 GHz, Telkomsel Siapkan 500 BTS di Kawasan Padat Layanan Data

Pada akhir Oktober yang lalu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi mengumumkan pemenang lelang spektrum untuk frekuensi 2,3 GHz. Telkomsel yang  tampil sebagai pemenang langsung tancap gas agar teknologi LTE TDD  (Time Division Duplek) di frekuensi 2,3GHz bisa segera dinikmati masyarakat. Dalam waktu singkat, jaringan LTE TDD Telkomsel pun diimplementasikan dan telah melalui serangkaian Uji Laik Operasi (ULO).

Saat ini, Telkomsel telah menerima Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi yang menyatakan bahwa anak perusahaan Telkom dan Singtel tersebut telah memenuhi syarat kelaikan operasi untuk penyelenggaraan telekomunikasi di frekuensi 2,3 GHz.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan jaringan LTE TDD Telkomsel langsung digarap pasca pengumuman pemenang lelang spektrum untuk frekuensi 2,3 GHz, agar pelanggan dapat segera merasakan pengalaman mobile broadband yang lebih baik lagi. “Penyesuaian izin jaringan bergerak seluler pun sudah selesai dan telah ditetapkan oleh Kominfo,” kata Ririek saat jumpa pers di kantor Telkomsel Smart Office, Jakarta (28/11/2017).

Ririek lebih lanjut menjelaskan bahwa tambahan spektrum ini memungkinkan Telkomsel untuk memperkuat dan memaksimalkan kualitas layanan layanan 4G LTE bagi pelanggan, khususnya di wilayah-wilayah yang kapasitas penggunaan layanan datanya sudah padat.

Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah (ketiga dari kiri),memperlihatkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Dirjen Postel Kemkominfo untuk penyelenggaraan telekomunikasi di frekuensi 2,3 GHz. (Foto: Hendra Wiradi)
Related Posts
1 daripada 32

Saat ini BTS LTE TDD Telkomsel secara bertahap digelar di area Jabodetabek yang memiliki tingkat kepadatan layanan data sangat tinggi. Perusahaan menargetkan pada pertengahan Desember 2017, sebanyak 500 BTS LTE TDD akan tergelar tidak hanya di Jabodetabek namun juga di Palembang dan Bandung.  Dan di awal tahun 2018, BTS LTE TDD Telkomsel akan digelar untuk menyasar kota-kota lainnya di seluruh Indonesia yang memiliki kepadatan akses layanan data yang cukup tinggi.

Bagi konsumen yang ingin menikmati layanan LTE TDD Telkomsel di frekuensi 2,3 GHz ini, tidak perlu melakukan penggantian kartu SIM 4G yang sudah dimiliki. Syaratnya adalah handset yang digunakan sudah mendukung band frekuensi LTE TDD 2,3 GHz dan berada dalam coverage layanan LTE TDD 2,3 GHz.

Sebagai informasi, saat ini dari sekitar 50 juta handset LTE yang ada di jaringan Telkomsel, sekitar 85% diantaranya sudah dapat mendukung layanan ini. Jaringan LTE TDD Telkomsel 2,3 GHz ini diklaim ddapat memberikan layanan throughput Downlink yang lebih baik, dikarenakan besarnya lebar bandwidth yang digunakan.

“Dengan tambahan spektrum ini, akan memungkinkan pelanggan kami menikmati layanan broadband dan layanan digital dengan kualitas dan kecepatan akses yang lebih baik. Dalam jangka panjang, tambahan spektrum ini juga memungkinkan kami untuk terus memberikan layanan data terbaik kepada masyarakat secara kompetitif”, jelas Ririek.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini ketersediaan spektrum di Indonesia masih sangat terbatas dan sangat langka, sementara perbandingan antara jumlah pelanggan dan alokasi spektrum frekuensi yang dimiliki Telkomsel tidak proporsional. Dengan pertimbangan tersebut dan untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan dengan jumlah populasi yang sangat besar di Indonesia, maka nilai tambahan spektrum ini menjadi sangat tinggi dan penting untuk Telkomsel.

Komposisi alokasi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi sebagai berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 30 MHZ, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, frekuensi 900 MHz dengan lebar pita 7,5 MHz, dan frekuensi 800 MHz dengan lebar pita 7,5 MHz.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.