Gizmologi
The Bilingual Tech Media

Ingin Buka Toko Online Sendiri? Ketahui Dulu 5 Jurus Ini

Membuka toko online memang terlihat menggiurkan belakangan ini. Tak perlu modal besar dan pangsa pasar yang bisa menjangkau luar negeri tak heran menarik minat banyak orang. Di tengah persaingan yang ketat, terutama dengan hadirnya raksasa e-commerce saat ini, kalian masih punya peluang loh untuk menjajal usaha ini.  Biar bisa sukses yuk ketahui dulu lima hal penting sebelum mantap berkarir memajang produk di dunia maya sebagaimana Gizmologi peroleh dari Verisign:

Pilih nama domain untuk toko online

Pilihlah nama domain yang mudah diingat oleh calon pembeli atau pelanggan entah untuk nama website toko online kamu sendiri atau pun yang nanti mengarah ke solusi e-commerce besar, seperti Tokopedia, Bukalapak atau Shopee. Nama domain yang oke juga akan membuat pelanggan nanti mudah dalam menemukan tokomu seiring dengan perkembangan bisnismu nantinya.

Menentukan cara menerima pembayaran

Ada beberapa pilihan untuk menerima pembayaran dari toko online kamu. Misalnya, kamu dapat mempertimbangkan membuat akun pedagang untuk mengambil dan memproses uang ke rekening bisnismu. Hal ini dapat dipilih jika kamu memilih membuat situs belanja online sendiri.

Jika demikian, kamu perlu untuk menghubungi bank untuk cara membuat akun seperti ini. Kemungkinan pihak bank akan memintamu bekerjasama dengan penyedia layanan pembayaran atau payment gateway. Cara lainnya adalah dengan menggandeng pihak ketiga, seperti PayPal.

Baca juga: Panduan Belanja Online yang Aman di Tahun 2017

Pilih solusi e-commerce yang tepat

Hal ini berhubungan dengan pertanyaan apakah kamu ingin membuat situs sendiri atau menitip dagangan di situs e-commerce yang sudah besar, seperti Tokopedia. Atau juga apakah kamu ingin menjual satu jenis produk atau berbagai jualan. Untuk memutuskan tipe e-commerce yang pas, ada tiga jenis solusi yang bisa jadi pertimbangan:

a.     Sederhana

Barang yang dijual hanya satu jenis dan hanya membutuhkan satu jalur pembayaran, seperti tombol “Buy Now” di PayPal

b.     Hosted

Jika kamu memerlukan lebih dari satu tombol pembayaran tapi tidak punya waktu, uang, bandwith untuk mengunduh perangkat lunak e-commerce, kamu dapat memanfaatkan solusi yang ditawarkan penyedia hosting. Bisa pula kamu memanfaatkan pasar online yang sudah ada, seperti Lazada.

c.      Lakukan sendiri

Untuk keranjang belanja yang lebih kompleks ada banyak produk komersil serta produk open source, seperti Opencart, yang dapat dipilih. Saat menilai produk apa pun pastikan apakah itu mendukung metode pembayaran yang kamu inginkan, jenis bantuan dan bantuan apa yang tersedia bagi kamu setelah membeli dan seberapa sering produk di-upgrade.

Tulis deskripsi produk lalu gunakan gambar beresolusi tinggi

Beri gambaran terperinci produk yang hendak dijual berikut gambar dengan resolusi tinggi sebab pelanggan atau calon pembeli tidak bisa melihat langsung atau menyentuh barang yang menarik hati mereka. Informasi mendasar, seperti bobot, ukuran, wajib dicantumkan. Jangan berbohong ya agar reputasi sebagai pedagang terpercaya terpatri di hati pembeli.

Buat sertifikasi SSL

Yang terakhir adalah sertifikat Secure Socket Layer atau SSL yang memberikan keamanan dengan mengenkripsi bagian situs web kamu yang mengandung informasi pribadi, seperti rincian kartu kredit dan informasi pelanggan. Selain memberi rasa aman bagi pelanggan, bisnis kamu pun lebih terpercaya.

Selamat mencoba!

This post is also available in: enEnglish (English)

%d blogger menyukai ini: