Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Inilah Printer Canggih yang Dipakai Mencetak Smart Card untuk PNS & Pensiunan

Sejak beberapa tahun lalu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI telah melakukan terobosan dengan membuat Kartu PNS Elektronik (KPE) yang dipakai oleh seluruh pegawai negeri sipil (PNS) aktif maupun pensiunan PNS.

Tujuan dikembangkannya sistem Kartu PNS Elektronik tersebut adalah untuk mendapatkan data biometrik fisik PNS yang akurat untuk keperluan perencanaan, pengembangan, dan kesejahteraan PNS. Serta membangun basis data PNS secara elektronik yang memiliki tingkat keotentikan dan identifikasi yang tinggi sehingga menghasilkan data dan informasi yang akurat.

Sistem Kartu PNS Elektronik (KPE) terus dikembangkan ke platform baru yang tidak lagi sekadar kartu identitas pengenal, namun juga smart card yang multi fungsi, termasuk menarik gaji serta dana pensiun melalui ATM.

Sebagai lembaga kepegawaian di Indonesia, BKN membutuhkan solusi yang sangat efisien yang tidak hanya mampu mencetak kartu kepada pegawai negeri baik aktif maupun pensiun, namun juga mampu menggantikan sistem lama yang telah dipakai dan memindahkan semua data pengguna ke platform baru sesegera mungkin.

Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di BKN, memamerkan Kartu PNS Elektronik.

Setelah itu, BKN memilih HID Global, perusahaan teknologi yang berasal dari Austin, Texas, untuk memproduksi Kartu PNS Elektronik menggunakan printer FARGO HDP5000. “Kami merasa bahwa mereka memiliki pemahaman yang paling menyeluruh tentang kebutuhan kami sebagai instansi pemerintah, dan tentu saja, memiliki penawaran yang sesuai dengan keinginan kami,” kata Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di BKN.

Dengan menggunakan printer tersebut, BKN disebut mampu dengan cepat menerbitkan kartu PNS elektronik berkualitas tinggi  yang tidak mudah rusak serta dengan biaya yang relatif terjangkau. Kualitas menjadi perhatian paling penting karena ketika PNS atau pensiunan mendapatkan kartu baru, mereka harus menggunakan kartu PNS Elektronik untuk menarik uang dari bank, sehingga kartu tersebut tahan lama dan tidak mudah rusak.

Setelah beberapa bulan penggunaan, BKN telah berhasil menerbitkan kartu pintar (smart card) untuk sebagian besar pegawai negeri sipil. Menurut Hargono, kartu pintar (smart card) mendapat tanggapan yang sangat baik dari para pengguna kartu –PNS aktif dan Pensiunan PNS-.

Proyek KPE di BKN disebut telah menghasilkan banyak keuntungan bagi pemerintah Indonesia. HDP5000 diklaim menangani salah satu permasalahan yang paling umum untuk penggunaan Teknologi Informasi yaitu biaya. Biaya operasional yang rendah memungkinkan BKN membagikan kartu KPE kepada semua pegawai pemerintah dengan mempertahankan anggaran yang ramping dan efisien. Bagian pengadaan barang (procurement) juga telah disederhanakan, saat ini BKN mendapatkan kebutuhan percetakannya dari mitra lokal.

Menurut Hargono, printer ini sangat mudah digunakan, hampir tidak berbeda dengan mencetak dokumen biasa. Staff-nya bisa mengkodekan dan mencetak kartu dengan mudah. “Selain itu, cara HDP5000 mencetak kartu PNS elektronik, membuat kartu tahan lama dan kerusakan kartu hampir tidak mungkin. Sejauh ini, kami hanya mengetahui beberapa kejadian di mana kami harus mengeluarkan kartu pengganti kepada pengguna,” katanya.

Sementara itu Hary Permadi Kartono, Director of Sales, ASEAN, Secure Issuance, HID Global, mengatakan pihaknya senang dapat bermitra dengan BKN yang memungkinkan instansi tersebut menerbitkan kartu PNS elektronik pintar (smart card) dengan cepat serta hemat biaya. “HDP5000 adalah salah satu printer yang paling terjangkau dan efisien di pasar, sangat cocok untuk instansi pemerintah seperti BKN,” ujar Hary.

Hary menambahkan, Kartu PNS Elektronik ini menggunakan kontak chip yang paling aman dalam teknologi kartu. Kontak chip ini juga terdapat di kartu bank. “KPE sangat tahan lama, tahan banting, dan memiliki kunci pribadi, khusus untuk BKN tentunya memiliki keamanan lebih tinggi,” jelasnya.

Dan sebagai bentuk layanan purna jual, HID Global memberikan pelatihan sertifikasi yang memberikan bantuan konsultasi dan penyebaran yang membantu lembaga pemerintah memenuhi persyaratan keamanan dan kepatuhan informasi. Juga dapat mencari bantuan dari tim teknis pendukung penjualan saat menghadapi masalah dalam menggunakan produk dan solusi.  “Printer ini didukung oleh garansi, disiapkan oleh prinsipal dan mitra kerja di Indonesia, dan memberikan kemudahan untuk menghubungi technical support dan ketersediaan sukucadang serta bahan habis pakai. Bagian terpenting adalah kami juga memberikan garansi seumur hidup,” pungkas Hary.

 

This post is also available in: enEnglish (English)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More