Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Visa Gandeng Cashlez Perluas Pembayaran Non Tunai di Daerah Tujuan Wisata

Ramainya pengunjung, terutama saat musim liburan, mempelopori kerjasama Visa dan Cashlez. Keduanya sepakat bermitra sehingga membuat pembayaran non tunai kini merambah beberapa daerah tujuan wisata populer di tanah air.

Gencarnya promosi wisata oleh pemerintah dan maraknya penggunaan media sosial, khususnya Instagram, turut berkontribusi terhadap tumbuhnya sektor pariwisata nasional. Tak hanya obyek wisata yang sudah ada, banyak tempat tujuan baru yang mulai eksis berkat media sosial.

Bali hingga saat ini masih menyedot animo turis, baik lokal mau pun internasional. Foto oleh vertanews.tv

Visa, perusahaan jaringan pembayaran digital global, dan Cashlez, perusahaan rintisan atau startup penyedia mobile point of sale atau m-POS, sejak Juni 2018 telah mendistribusikan lima ribu perangkat m-POS kepada pelaku usaha untuk memudahkan mereka dalam menerima pembayaran elektronik yang cepat, aman dan bisa diandalkan, termasuk pembayaran dengan memanfaatkan teknologi nirsentuh atau contactless. Program ini akan berlangsung hingga Mei 2019.

Kerjasama Visa dan Cashlez menjangkau kalangan usaha, pebisnis dan konsumen pengguna Visa di beberapa daerah tujuan wisata, di antaranya Bali, Lombok, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Medan dan Bandung.

Sasaran program kerjasama Visa dan Cashlez ini, di antaranya pelaku usaha sektor akomodasi, pusat kuliner dan restoran, toko pakaian, toko kelontong, toko bebas bea masuk, wahana rekreasi dan toko oleh-oleh.

Kerjasama Visa dan Cashlez ini diharapkan bisa membantu pengusaha mengambil manfaat dari prediksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahwa akan ada sekitar 17 juta wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Indonesia sepanjang 2018 dan lebih dari tiga miliar kartu Visa di seluruh dunia.

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, mengatakan bahwa konsumen saat ini lebih mengutamakan proses pembayaran yang bebas gangguan.

“Berdasarkan studi Consumer Payment Attitude terbaru yang dilakukan Visa, konsumen memiliki ekspektasi yang tinggi saat melakukan pembayaran,” kata Riko.

“Sekitar 75% responden Indonesia menyatakan mereka lebih memilih pembayaran nirsentuh daripada tunai jika tersedia secara luas di toko-toko,” imbuhnya.

Baca juga: Fitur Baru LINE Membidik Layanan Travel, Game, Hingga Pembayaran

Survei terbaru ini dilakukan di tujuh negara di Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam pada Juli 2017 dengan melibatkan empat ribu responden. Demografi responden di Indonesia adalah pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas dengan penghasilan pribadi bulanan dari Rp3 juta ke atas.

Cashlez berharap kerjasama Visa dan Cashlez ini dapat mendukung upayanya dalam memperluas penerimaan pembayaran elektronik yang mempermudah pelaku usaha dan konsumen dalam berinteraksi dan bertransaksi.