Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Pintar Saja Tidak Cukup! Kuasai 4 Hal Ini Biar Kalian Kompetitif di Era Ekonomi Digital

Pesatnya perkembangan teknologi membuat ekonomi digital semakin diminati. Tak lagi berbekal modal besar dan toko fisik dengan sewa tinggi, modal pas-pas an pun bisa bikin kalian jadi wirausahawan asal tahu beberapa hal terkait dunia teknologi dan internet agar bisnis kalian sukses.

Berbekal tren inilah maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia/UI dan IBM Indonesia baru-baru ini membuka kelas Big Data dan Komputasi Kognitif sebagai mata kuliah pilihan di fakultas tersebut. Mata kuliah ini telah memulai kelas perdananya pada 14 Februari 2018 lalu yang disambut antusiasme lebih dari 100 mahasiswa yang mendaftar agar bisa jadi bagian dari era ekonomi digital setelah lulus nanti. Kerjasama keduanya berdurasi hingga lima tahun ke depan.

Buat kalian yang tidak terdaftar sebagai mahasiswa UI, jangan khawatir. Gizmologi bakal bagi informasi empat hal yang wajib kalian tahu kalau ingin berkecimpung di dunia ekonomi digital. Kami sarikan hal-hal ini dari Novan Adian, Country Manager Global Business Partner IBM Indonesia dan Dr. Ancella A. Hermawan sebagai Ketua Departemen Akuntansi FEB UI.

Baca juga: Ini 5 Skill Kerja Era Digital yang Perlu Dikuasai Agar Kamu Siap Masuk Kerja

  1. Sistem komputasi kognitif

Ekonomi digital begitu identik dengan komputasi kognitif sebab tujuan dari sistem ini memang menciptakan sistem informasi teknologi terotomatisasi yang bisa menyelesaikan masalah tanpa bantuan manusia. Hal ini dimungkinkan sebab komputasi kognitif memadukan pemrosesan bahasa alami dan pembelajaran mesin.

“Sistem komputasi kognitif merupakan era baru komputasi dan kita telah melihat meningkatnya tuntutan akan teknologi komputasi di berbagai industri. Setiap profesi yang tengah disiapkan para pelajar akan ditransformasi oleh big data dan sistem kognitif,” kata Novan Adian.

  1. Big data

Apa itu big data? Istilah ini pasti sudah akrab di telinga kalian. Seperti ditulis oleh bigdata.wordpress.com, big data berarti teknologi baru di dunia teknologi informasi yang memungkinkan pengolahan, penyimpanan dan analisa data dalam beragam format dengan pertambahan data sangat cepat. Contoh pemanfaatan teknologi big data adalah memanfaatkan data dari media sosial untuk dipadukan dengan data perusahaan. Dari situ keluarlah analisis yang menghasilkan strategi marketing yang jitu agar bisa bersaing di era ekonomi digital.

Era ekonomi digital yang kian menjanjikan peluang berwiraswasta di masa depan.

  1. Data Analytic

Data analitik merupakan cara pengolahan data yang dapat menyatukan substansi tiap data terkumpul dari berbagai sumber untuk diubah menjadi gambaran informasi yang sangat penting, demikian sebagaimana ditulis dari wikramautama.com.

  1. Hybrid skill

Hal terakhir yang akan jadi bekal penting menyambut era ekonomi digital adalah hybrid skill. Sebagaimana diambil dari study.com, hybrid skill atau hybrid job berarti jenis pekerjaan yang membutuhkan keahlian bisa teknologi dan data di samping skill utama yang telah dikuasai. Sebagai contoh, seorang user-experience designer atau desainer yang benar-benar melayani kebutuhan konsumen. Tak hanya cukup jago desain dan gambar, ia juga harus memahami kebutuhan konsumen melalui riset lalu pintar berkomunikasi barulah keahlian mendesain menghadirkan produk akhir yang pas buat pelanggan.

“Dengan pengetahuan dan pengenalan tersebut (big data dan komputansi kognitif) kami juga berharap lulusan FEB UI terinspirasi untuk memiliki hybrid skills sehingga meningkatkan kreativitas mereka di berbagai bidang profesi ekonomi dan bisnis,” kata Dr. Ancella.

 

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: