Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Yuk Icip-Icip Pengalaman Kulina Usai Ikuti Google Launchpad Accelerator di Silicon Valley

Pencinta kuliner mungkin sudah akrab dengan startup yang satu ini. Yes, Kulina. Perusahaan rintisan penyedia layanan pesan dan langganan katering makan siang ini baru saja kembali ke tanah air usai berkunjung ke Silicon Valley untuk mengikuti program Google Launchpad Accelerator edisi ke-5.

Startup Kulina terpilih mengikuti Google Launchpad Accelerator edisi ke-5, yakni program berdurasi enam bulan yang memberikan mentorship dan akses ke para pakar Google plus US$50 ribu dalam bentuk pendanaan tanpa hak kepemilikan, kredit produk (seperti Google Cloud) dan akses lengkap serangkaian inisiatif dan koneksi yang dimiliki Launchpad dari Google.

Selama dua minggu pun tim Kulina ada di Launchpad Space, San Francisco, AS, untuk mengikuti bootcamp terkait program Google Launchpad Accelerator edisi ke-5 ini. Dalam waktu tersebut, mereka bekerja dengan spesialis produk dari setidaknya 30 tim dari seluruh Google. Mereka juga mendapatkan mentorship oleh sejumlah perusahaan dan venture capital teknologi terkemuka dari Silicon Valley dan seluruh dunia.

Setelah kembali ke tanah air, startup ini akan terus bekerja bersama Google sepanjang program Google Launchpad Accelerator edisi ke-5 berlangsung. Lalu apa kata tim Kulina atas pengalaman berharga ini?

Andy Fajar Handika, CEO dari Kulina, mengatakan, “Sebuah pengalaman yang mungkin hanya sekali seumur hidup untuk bisa mendapatkan bimbingan dari para mentor dan Googlers dari seluruh dunia, belajar di kelas yang sama dengan para startup lain yang bahkan sudah menyandang gelar unicorn.”

Ia berharap kesempatan mengikuti program Google Launchpad Accelerator edisi ke-5 ini akan banyak menginspirasi seluruh tim Kulina dan memberi dorongan positif bagi ekosistem startup di Indonesia.

Related Posts
1 daripada 187
Ki-ka: Casper S., Yohan Totting, Erica Hanson, Andy Fajar Handika

Dengan lebih dari 140 juta orang Indonesia yang mengakses internet dan jumlahnya terus bertambah setiap hari, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi pengguna internet terbesar di dunia. Program Launchpad Accelerator adalah satu dari beberapa inisiatif Google untuk memicu dan mempertahankan minat generasi baru developer, entrepreneur, dan inovator Indonesia. Program Google Launchpad Accelerator edisi ke-5 pun menggandeng Kulina sebagai startup yang dinilai bagus.

Baca juga: Google Trends 2017: Inilah Penelusuran Terpopuler di Indonesia Sepanjang 2017

Google menargetkan dapat melatih lebih dari 100 ribu developer mobile Indonesia sebelum 2020 untuk membantu mentransformasi Indonesia menjadi kekuatan digital regional. Sejauh ini, Google telah melatih lebih dari 60 ribu orang melalui inisiatif, seperti Indonesia Android Kejar, program bercakupan nasional untuk mengajarkan pemrograman Android melalui workshop kecil di 10 kota besar.

Pada 2017, pakar dan mentor Google telah melatih 13 ribu developer lokal melalui workshop langsung dan kelompok belajar yang didukung dengan fasilitas belajar online Udacity.

Sebagai bagian dari upaya ini, Google juga menjalankan Developer Student Clubs, sebuah program yang dirancang untuk membangun keterampilan kerja para mahasiswa. Setiap klub dipimpin seorang student lead yang ditunjuk fakultasnya dan bertugas mengatur kegiatan dan workshop untuk membantu mahasiswa lain belajar, meningkatkan kemampuan, dan berkembang di bidang mobile development. Sejauh ini, Google telah melatih lebih dari 800 mahasiswa di 60 universitas.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: