Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Lenovo Indonesia Ungkap Strategi di Tahun 2019

Setelah bisnis ponselnya hengkang dari pasar Tanah Air, praktis kini Lenovo Indonesia hanya menjual produk komputasi saja. Memang, ada ponsel baru merek Lenovo yang beredar di pasar, namun ini dikelola oleh distributor InOne yang tidak terkait dengan Lenovo Indonesia.

Perpindahan tangan bisnis ini rupanya masih berjalan hingga saat ini. Menurut Budi Janto, Country General Manager Lenovo Indonesia, hingga kini belum ada arahan dari kantor pusat untuk kembali menjalankan bisnis ponsel di Tanah Air. “Untuk saat ini arahan dari global belum ada dan keputusan, (divisi mobile Lenovo) keluar dari Indonesia itu juga arahan dari global,” ujar Budi saat jumpa pers di kantor barunya di Wisma 46, Jakarta (7/2/2019).

Baca juga: Inilah Deretan Inovasi Teranyar Lenovo di IFA 2018

Strategi 2019

Budi menegaskan, saat ini di Indonesia Lenovo berfokus pada produk laptop, notebook dan PC. Lebih spesifik lagi, mereka akan gencar menyasar kalangan milenial di 2019. Selain itu, Lenovo Indonesia akan lebih menggarap  kelas premium.

Laptop yang dikategorikan Lenovo sebagai kelas premium meliputi seri Thinkpad untuk bisnis, Yoga pekerja mobile dan Legion yang fokus untuk gaming. “Laptop premium ini kalau orang-orang IT sekarang menyebutnya sebagai modern computer. Tipis, ringan, convertible, dan performanya bagus,” ujarnya

Menurutnya, generasi milenial saat ini tidak lagi suka laptop tradisional, tapi lebih suka perangkat yang bisa dipakai untuk gaming sekaligus kerja. Selain itu juga kerap protes jika kinerjanya lambat. Sehingga mau tak mau memakai laptop premium ujntuk menunjang aktivitasnya.

Related Posts
1 daripada 11

Kendati menggenjot kelas premium, namun Lenovo Indonesia tetap menjaga segmen menengah dan entry level yang pasarnya masih gemuk. Sehingga akan tetap menghadirkan produknya dari berbagai kelas ke Tanah Air.

Bagaimana dengan target di tahun 2019? Budi Janto berkilah bahwa pihaknya tidak ambisius dalam memasang target. “Kami targetnya tidak ambisius untuk jadi nomor satu. Namun akan lebih menjaga grow  (pertumbuhan) yang sustainable,” tuturnya.

Ia beralasan, bisnis kalau pertumbuhannya terlalu cepat, misalnya dari 22% tiba-tiba jadi 30% atau 40% maka turunnya juga cepat. Tapi kalau pertumbuhannya stabil (steady) maka akan lebih berkelanjutan (sustain).
Baca juga: Alasan Memilih Laptop Lenovo Thinkpad Terbaru

Jajaran manajemen Lenovo Indonesia

Kinerja Lenovo Indonesia

Berdasarkan data IDC di kuartal 3 tahun 2018, pangsa pasar laptop dan komputer tradisional Lenovo berada di nomor pertama secara global. Sedangkan untuk pasar Indonesia, Lenovo berada di posisi kedua dengan pangsa pasar sebesar 25,6%.

Secara rinci, pertumbuhan di segmen SMB (small medium business) meningkat signifikan sebesar 54,1%. Begitupun pertumbuhan di segmen gaming yang menurut data GfK hingga Desember 2018 mencapai 278%. Wajar saja, karena segmen gaming (seri Legion) memang masih relatif baru dipasarkan pada tahun lalu.

Selanjutnya, pangsa pasar laptop convertible Lenovo di Tanah Air mencapai 50% alias menjadi market leader. Sedangkan untuk komputer AIO (All in One) mencapi 40%.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.