Selfie masih menjadi nilai jual bagi produsen smartphohe. Melihat OPPO smartphone dan Vivo yang berhasil di segmen ini, Infinix pun tertarik untuk bermain di smartphone selfie lewat produk terbarunya Infinix S2 Pro. Sebelum menghadirkan produk tersebut ke pasar Indonesia, produsen smartphone asal Hong Kong tersebut melakukan riset terkait selfie.
Marcia Sun, SEA Regional Head of Infinix Mobile, mengatakan saat ini ada sekitar 93 juta foto dibagikan dan diunggah setiap harinya. Namun yang menjadi persoalan adalah sulitnya mendapatkan gambar secara menyeluruh. Contohnya, ketika berfoto terkadang latar belakang atau wajah teman tidak diabadikan secara utuh.
“Sebagian besar orang mengatasi hal ini dengan tongkat selfie (tongsis) atau aplikasi pengedit foto, namun kami mengatasinya dengan Infinix S2 PRO yang dilengkapi dengan lensa ultra-wide 135°. Sehingga Kita dapat mengabadikan keseluruhan momen-momen menyenangkan yang kita alami tanpa seorang pun tertinggal,” ujar Marcia.
Infinix mengklaim bahwa lensa ultra-wide 135 derajat di Infinix S2 Pro merupakan yang pertama di dunia. Hal ini memang benar adanya. Dan inilah yang ingin ditonjolkan oleh Infinix. Bahkan Eko Susanto, Marketing Manager Infinix Indonesia, saat memperkenalkan produk tersebut secara terang-terangan membandingkannya dengan kompetitor yang bermain di segmen selfie yaitu OPPO F3 Plus, LG K10, dan Vivo V5 Plus.
Di atas kertas, jika hanya melihat dari spesifikasi dasar saja, terlihat Infinix S2 Pro menang dibanding kompetitornya. Namun apakah kualitasnya benar-benar mumpuni? Ini yang masih perlu pembuktian.
Eko memberi alasan kenapa lensa ultra wide yang menjadi andalannya. Karena mata manusia memiliki kemampuan untuk menangkap objek hingga 180 derajat dan secara khusus berusaha untuk selalu menangkap sebanyak mungkin objek, bahkan terkadang melebihi kapasitas mata.
Gambar yang diabadikan oleh lensa wide-angle dari Infinix S2 PRO disebut memancarkan keunikan dan mampu menggugah pengelihatan mata manusia. Hal ini sekaligus mengurangi kerepotan dari penggunaan tongkat selife dan akesoris pendukung selfie-wefie lainnya.
Selain kamera depan ultra wide yang cocok untuk group selfie atau wefie, ponsel ini memilik keunggulan desain dengan badan smartphone metal yang melengkung untuk mempercantik layar 2.5D yang telah dilengkapi dengan cover kaca IPS HD screen. Sementara itu untuk mendukung kecepatan dan stabilitas, Infinix S2 Pro didukung prosesor 64-bit Octa-core dari Mediatek dengan 3GB RAM serta baterai 3000mAh berkemampuan X-charge.
Untuk menjual smartphone ini, Infinix bekerjasama secara ekslusif dengan Lazada. Situs belanja yang sekarang dimiliki oleh Alibaba tersebut menjualnya ke konsumen mulai dari 8 – 16 May 2017 dengan sistem pre-order. Dan jika dibandingkan dengan kompetitor di atas terutama OPPO F3 Plus dan Vivo V5 Plus yang masuk ke segmen premium, harga jual Infinix S2 Pro jelas yang paling murah yakni hanya Rp 2.450.000. Sebagai pemain baru yang brand-nya masih belum sekuat OPPO, Infinix terlihat masih suka bermain aman dengan belum berani menjual produknya di kelas premium.
Spesifikasi Infinix S2 Pro
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

