Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Rumor: Apple “PDKT” Pihak Ketiga untuk Ekspansi Bisnis Iklannya?

Selama ini kita mengenal Apple sebagai produsen hardware dimana smartphone merk iPhone telah banyak berkontribusi pada labanya. Kini, bisnis iklan Apple menjadi fokus yang ingin dikembangkan oleh perusahaan pimpinan Tim Cook ini. Dikabarkan Apple ingin membuka jaringan baru untuk unit usahanya ini.

Sebagaimana ditulis oleh fonearena.com dengan mengambil sumber dari Wall Street Journal, Apple dilaporkan tengah mencoba dari hanya menjual produk hardware ke pushing service. Dalam 2018 ini saja, Apple dikatakan sudah bertemu dengan pihak dari Snap Inc., Pinterest Inc., dan firma lainnya agar menjadi bagian dari jejaring Apple yang nantinya bakal mendistribusikan iklan Apple pada aplikasi mereka masing-masing.

Apple akan membagikan pendapatan dengan aplikasi yang memajang iklan Apple dengan pembagian yang bervariasi dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Langkah tersebut akan memperluas bisnis promosi iklan Apple yang kini tengah berkembang dalam pencarian melalui App Store miliknya. Bisnis iklan Apple sendiri pada tahun lalu telah menyumbang pendapatan hampir US$1 miliar.

Konsep di balik diskusi dengan calon pihak ketiga ini bisa dijelaskan melalui contoh sebagai berikut. Misalkan, ada pengguna Pinterest yang menggunakan aplikasi Pinterest untuk mencari “tirai”. Maka akan muncul iklan yang didistribusikan oleh Apple berupa aplikasi desain interior. Sama halnya, jika pengguna Snap mencari “NFL” atau National Football League, maka pencari akan melihat iklan aplikasi reseller tiket.

Baca juga: Setelah iCloud & Apple Music, Kini Muncul Layanan Majalah Berbayar Apple?

Related Posts
1 daripada 48

Perwakilan Apple, Snap dan Pinterest kompak menolak mengomentari kabar ini. Jika ke-3 perusahaan tersebut bergabung dalam ekspansi  bisnis iklan Apple ini maka upaya mereka akan berusaha menyaingi pasar yang didominasi oleh Alphabet Inc. kepunyaan Google.

Menurut firma riset eMarketer, Alphabet memiliki pangsa pasar 35% dalam pasar iklan mobile dan Facebook Inc., dengan pangsa pasar 25%.

Berkompetisi dengan Google dan Facebook bukan perkara gampang bagi Apple sebab dua pesaing tersebut membuat profil pengguna terperinci yang bisa digunakan secara lebih efektif untuk menargetkan iklan. Sementara itu, bisnis iklan Apple pada App Store miliknya hanya mempunyai sedikit yang ditawarkan, yang menghasilkan total pendapatan US%29,98 miliar atau sekitar 13% dari keseluruhan penjualan Apple pada tahun fiskal yang berakhir pada September 2017.

Pemimpin pasar mobile ad. Foto oleh successstory.com

Apple kini mengincar meraup pendapatan dari sektor jasa hingga mencapai sekira US$50 miliar pada 2020. Pada 2010, Apple sebenarnya telah meluncurkan iAd tetapi kurang berhasil yang memaksanya menutup unit ini pada 2016.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.