Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Layanan Uang Elektronik BUMN “LinkAja” Resmi Meluncur

Ekosistem uang digital di Indonesia semakin seru. Setelah dipanaskan dari kalangan swasta yakni Go-Pay, Ovo dan juga Dana di belakang, BUMN pun ingin ambil bagian. Sejak awal Februari yang lalu, sudah tersebar kabar bahwa penyedia layanan uang elektronik dari BUMN akan  merger menjadi LinkAja.

Kini, layanan uang elektronik LinkAja sudah resmi diluncurkan pada 22 Februari 2019. Menurut pendapat kami, namanya kurang eyecatching. Lebih terlihat seperti ego para perbankan BUMN (Himbara) yang di jaringan ATM memiliki Link, kemudian di ranah elektronik dibuat LinkAja. Tapi ya sudahlah, siapa tahu dengan nama ini layanan tersebut bisa berkibar.

Yang menjadi induk dari aplikasi ini adalah TCASH milik Telkomsel yang memang memiliki pengguna aktif paling besar dibanding milik perbankan. Sehingga tinggal mengubah nama aplikasinya saja. Dengan perubahan ini, aplikasi TCASH akan otomatis terkonversi menjadi LinkAja, sedangkan pelanggan yang masih menggunakan USSD perlu memberikan persetujuan melalui menu akses *800#.

Sedangkan untuk pengguna uang elektronik dari perbankan lain yaitu bank Mandiri (e-cash), bank BNI (Unikqu) bank BRI (Tbank), perlu melakukan pendaftaran baru dengan nomor yang sama jika ingin saldonya bisa dipakai.
Baca juga: OVO Klaim Sebagai Platform Pembayaran Digital Terbesar dan Terluas di Indonesia

Related Posts
1 daripada 41

Untuk mengoperasikan layanannya karena merupakan merger layanan dari beberapa perusahaan, maka dibuatlah perusahaan baru bernama Finarya (PT Fintek Karya Nusantara). Perusahaan fintek ini untuk kepemilikan sahamnya, Telkomsel memiliki porsi 25 persen, BRI 20 persen, BNI 20 persen, Bank Mandiri 20 persen, BTN 7 persen, Pertamina 7 persen dan Jiwasraya 1 persen. Kabarnya, karyawan hampir seluruhnya dari tim TCASH.

Danu Wicaksana, Direktur Finarya mengatakan sejak tanggal 22 Februari 2018, layanan uang elektronik TCASH efektif berubah menjadi LinkAja. “Pelanggan TCASH tidak perlu khawatir, karena semua layanan dan fitur yang sebelumnya tersedia pada layanan TCASH tetap dapat diakses dan dinikmati pada layanan LinkAja. Terlebih lagi, kami akan mengembangkan berbagai fitur baru untuk LinkAja dari waktu ke waktu,” ujarnya dalam siaran pers yang kami terima.

Ia kemudian menegaskan kembali tentang program inklusi keuangan yang selama ini menjadi komitmen TCASH. Hadirnya layanan keuangan yang menyeluruh dari LinkAja diharapkan dapat semakin mengakselerasi inklusi keuangan dan mempercepat terbentuknya cashless society yang diusung pemerintah dalam Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT).

Selain itu, Linkaja bertujuan untuk melengkapi ekosistem pembayaran digital di Indonesia. Serta agar BUMN jadi bisa lebih efisien dan efektif mengelola produk keuangan elektronik dalam satu platform. Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang layanan uang elektronik baru ini di laman linkaja.id.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.