Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Meluncur Tahun Depan, Indosat Gunakan Satelit Palapa Nusantara Dua untuk Media Penyiaran

Slot yang akan ditempati di orbit 113o Bujur Timur, merupakan ekosistem utama bagi penyiaran di Indonesia yang memakai layanan Free to Air.

Satelit Palapa Nusantara Dua ditargetkan meluncur Mei 2020 sebagai pengganti Satelit Palapa D yang akan berakhir beroperasi pada tahun tersebut. Indosat Ooredoo sebagai penyedia jasa satelit akan menggunakan satelit tersebut untuk menyediakan layanan media penyiaran di Indonesia.

Komitmen untuk menunjang bisnis media penyiaran di Indonesia tersebut ditegaskan pada acara Business Connect: Media Broadcaster. Tema yang diangkat pada acara tersebut adalah akselerasi masa depan bisnis media penyiaran melalui Satelit Palapa Nusantara Dua. Acara ini diselenggarakan Indosat Ooredoo di Jakarta pada Selasa, 12 Februari 2019.

“Indosat Ooredoo sadar akan pentingnya teknologi satelit untuk menunjang bisnis penyiaran di Indonesia. Maka kami menyediakan Satelit Palapa Nusantara Dua yang akan diluncurkan pada tahun 2020 sebagai pengganti Satelit Palapa D. Satelit tersebut ditujukan untuk menyediakan layanan media penyiaran di Indonesia,” ucap Intan Abdams Katoppo, Chief Business Officer Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo Business ConnectIndosat Ooredoo Business Connect
Intan Abdams Katoppo, Chief Business Officer Indosat Ooredoo di acara Business Connect

Peluncuran Satelit Palapa Nusantara Dua ini diharapkan berjalan dengan proses migrasi yang mulus. Dengan demikian dampak transisi dari Palapa D ke Palapa Nusantara Dua tak terasa atau sangat minim. Slot yang akan ditempati Palapa Nusantara Dua ini di 113o Bujur Timur, yaitu slot yang sama dengan Palapa D.

Related Posts
1 daripada 31

“Satelit di orbit 113o Bujur Timur merupakan ekosistem utama bagi penyiaran di Indonesia yang memakai layanan Free to Air. Kami yakin satelit ini mempunyai peranan vital dalam menyampaikan informasi ke masyarakat melalui lembaga penyiaran. Peran lebih lanjut adalah untuk menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia,” ucap Intan.
Baca juga: Satelit Merah Putih Melesat, Perkuat Jaringan Komunikasi Hingga Wilayah Terpencil Indonesia

Kerja sama Pembelian Satelit Palapa Nusantara Dua

Pembelian satelit ini dilakukan melalui perusahaan joint venture PT. Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) dengan menandatangani kesepakatan kerja sama. Satelit tersebut dibeli dari China Great Wall Industry Corporation (CGWIC), produsen satelit terkemuka asal Tiongkok.

Penandatanganan kerja sama pembelian satelit dilakukan oleh Indosat Ooredoo, PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan PT. Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar) pada acara Asia Pacifik Satellite Communications Systems International Conference (APSAT) tahun 2017 di Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara turut menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut.

Satelit Palapa-D diluncurkan pada Agustus 2009 di Tiongkok oleh teknisi-teknisi terbaik Indosat Ooredoo. Pengoperasian satelit tersebut pun dilakukan Indosat Ooredoo dengan menyewakan kapasitas transponder di dalamnya kepada operator penyiaran dan komunikasi. Layanan lain yang tersedia mencakup layanan TV, layanan jaringan privat, akses internet, link Indosat Ooredoo TV, multimedia dan konferensi video. Namun masa operasi satelit tersebut akan berakhir pada tahun 2020, sehingga dibutuhkan peluncuran satelit pengganti yang baru.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.