Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Telkomsel Bangun Tiga BTS Broadband di Wilayah Terluar Kalimantan Timur

Telkomsel baru saja membangun BTS (base transceiver station) baru di 3 lokasi wilayah terluar Kalimantan Timur. Pembangunan 3 BTS broadband ini dilakukan dalam upaya perusahaan membuka isolasi layanan komunikasi di seluruh penjuru di Indonesia.  Wilayah terluar Kalimantan Timur yang dibangun tersebut, meliputi wilayah Long Melaham, Long Bagun Pemkab dan Sirau.

Mengenai pembangunan, Telkomsel mejadi satu-satunya operator seluler yang hadir di Kabupaten Mahakam ULU, dimana saat ini pelanggan di kabupaten tersebut telah tercover 13 BTS yang dihadirkan di 9 titik lokasi.

Acara peresmian 3 BTS broadband baru ini ditandai dengan penandatangan kerjasama antara Telkomsel dengan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Diwakili oleh Bonifasius Belawan Geh, SH, selaku Bupati Mahakam Ulu, dan Drs. Y. Juan Jenau selaku Wakil Bupati Mahakam Ulu. Serta, Samuel Pasaribu selaku Vice President ICT Network Management Area Pamasuka Telkomsel.

Samuel Pasaribu mengatakan kehadiran BTS broadband di wilayah-wilayah terdepan atau yang sebelumnya tidak memperoleh akses telekomunikasi ini semakin mempertegas komitmen Telkomsel dalam membangun dan memajukan seluruh negeri, tidak hanya di kota dan daerah yang menguntungkan secara bisnis.

“Kami terus berupaya menyediakan layanan komunikasi berkualitas yang merata di seluruh Indonesia untuk mendorong pertumbuhan masyarakat dalam segala aspek kehidupan,” ujar Samuel.

Terlebih, tambah Samuel, BTS yang dibangunnya ini telah mengadopsi teknologi dengan jangkauan frekuensi luas yang digunakan untuk mengirim dan menerima data. Karena pihaknya tak ingin hanya sekadar hadir, namun juga ingin mentransformasi kehidupan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil.

Related Posts
1 daripada 27

“Ke depannya, Telkomsel tidak hanya menghadirkan konektivitas layanan komunikasi, namun juga menyediakan solusi produk dan layanan digital yang turut mendukung produktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah pelosok,” ungkap Samuel.

Pembangunan BTS broadband ini juga didukung oleh keadaan wilayah tersebut. Kabupaten Mahakam Ulu merupakan wilayah terluar Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Malaysia. Kabupaten ini memang tertinggal cukup jauh, bahkan dari kota kecil terdekat sekalipun. Misalnya, kota kecil terdekat yang ada di Kutai Barat.

Sebelumnya penduduk Mahakam Ulu yang tersebar di sepanjang hulu sungai belum bisa menikmati akses internet. Jaringan telekomunikasi yang tersedia hanya bisa dimanfaatkan untuk menelepon dan mengirim pesan singkat. Saat ini, dengan hadirnya tambahan BTS baru di Kabupaten Mahakam Ulu, masyarakat di wilayah tersebut dapat saling berkomunikasi menggunakan layanan Telkomsel. Mereka sudah dapat menggunakannya sejak akhir Juli 2018.

Kehadiran layanan di 3 lokasi tersebut diharapkan mampu melayani komunikasi masyarakat disana yang sebelumnya kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi. Meskipun, sebelumnya Telkomsel telah hadir di beberapa daerah lain yang ada di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu sejak tahun 2006. Seperti di Long Pahangai, Long Hubung, Laham, Long Bagun, Datah Bilang dan Kangaro.

“Kondisi geografis dan medan wilayah ini, menjadi tantangan tersendiri bagi Telkomsel dalam membangun jaringan telekomunikasi. Namun demikian, tidak menjadi penghambat Telkomsel dalam memberikan yang terbaik untuk negeri. Telkomsel juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hadirnya BTS di wilayah ini. Khususnya Pemerintah Daerah setempat, masyarakat serta semua pihak yang terlibat, “ ujar Samuel Pasaribu.

Dalam waktu tiga tahun terakhir, Telkomsel telah membangun 551 base transceiver station (BTS) di wilayah-wilayah perdesaan yang sebelumnya tidak memperoleh layanan komunikasi. Dalam waktu dekat, perusahaan akan segera mengoperasikan 17 BTS lainnya. Sehingga secara total telah membangun 568 BTS di 568 desa tanpa sinyal di Tanah Air.

Seluruh BTS di wilayah terisolir tersebut tersebar di 14 provinsi, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Dari 568 BTS tersebut, 47 di antaranya merupakan BTS 4G yang memungkinkan masyarakat memanfaatkan layanan data yang berkualitas untuk meningkatkan produktivitas.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.