Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

SpaceX Berhasil Uji Coba Mesin Pesawat Luar Angkasa Starship

Pesawat luar angkasa yang digadang-gadang akan mengangkut penumpangnya ke bulan dan Mars.

SStarhopper adalah versi uji coba dari Starship, kapal luar angkasa generasi mendatang milik SpaceX. Nah pesawat versi uji coba tersebut telah berhasil dinyalakan untuk pertama kalinya, namun jarak tempuhnya tak terlalu jauh. Uji coba mesin pesawat Starship ini dikenal sebagai penyalaan statis, yang berfungsi menguji mesin ketika kapal tetap berada di bumi.

Sebagai kapal luar angkasa raksasa, pesawat Starship digadang-gadang akan membawa penumpangnya ke bulan dan Mars. Pesawat baja anti karat tersebut akan diluncurkan ke luar angkasa dari atas booster yang sangat besar, yaitu Super Heavy. Pesawat Starship dapat mendarat kembali ke bumi setelah meluncur seperti halnya armada roket Falcon 9.

Ilustrasi Starship
Ilustrasi Starship

Menurut Elon Musk, CEO SpaceX, kombo Starship/Super Heavy mestinya bisa menempatkan sampai 100 ribu kg ke dalam orbit bumi rendah. Dengan demikian menjadikannya roket paling canggih yang pernah dibuat. Pada suatu cuitan di Twitter, Musk juga mengatakan bahwa SpaceX sedang membangun pesawat luar angkasa Starship. Kapal tersebut dibuat di lokasi peluncuran dan fasilitas uji coba milik perusahaan di Texas.

Sebelum pesawat tersebut terbang ke luar angkasa, rencana awal SpaceX adalah melakukan beberapa penerbangan melayang dengan Starhopper. Uji coba tersebut mencakup penyalaan mesin yang berada di bagian bawah kapal.

Related Posts
1 daripada 261

Walau penerbangan tersebut tidak akan membawa kapal ke luar angkasa, mereka akan menguji mesin Raptop baru yang canggih. Ini merupakan bagian perangkat keras kritis yang akan digunakan untuk mentenagai Starship dan booster Super Heavy masa depan. Mesin Raptor ini pertama kali dinyalakan pada bulan Februari.

Selama empat bulan ini SpaceX membangun Starhopper di fasilitas mereka di Boca Chica. Wilayah tersebut rencananya akan menjadi situs peluncuran komersial. Kapal tersebut diangkut ke alas peluncuran uji coba pada awal Maret. Sementara pemasangan mesin Raptor di bagian bawah kapal tersebut dilakukan belum lama ini.
Baca juga: Falcon Heavy, Roket Terkuat Bikinan SpaceX Mulai Mengorbit ke Mars

Uji Coba Mesin Pesawat Starship

Beberapa minggu lalu, warga Boca Chica telah menerima selebaran yang menginformasikan mengenai uji coba yang segera dilakukan. Selain itu juga memperingatkan bahwa kemungkinan akan ada penutupan jalan. SpaceX telah rutin mengisi pesawat Starhopper dengan bahan bakar selama beberapa minggu terakhir untuk menguji prosedur pengisian bahan bakar. Akhirnya mesin pun dinyalakan, namun berdasarkan rekaman livestream, tampaknya mesin menyala hanya beberapa detik.

Saat ini hanya terpasang satu mesin Raptor di bagian bawah Starhopper, sehingga kapal tak meluncur sangat tinggi. Rencananya nanti akan dipasang tiga mesin pada kapal agar bisa melompat lebih tinggi. Penerbangan tersebut akan membawa kapal ke ketinggian rendah di atmosfir sebelum merendahkan kapal secara perlahan ke tanah. Uji coba yang sama dilakukan pada versi uji coba roket Falcon 9 yang dinamai Grasshopper pada tahun 2012 dan 2012 untuk menguji teknik pendaratan.

Tak jelas berapa banyak uji lompatan yang rencananya akan dilakukan oleh Starhopper. Musk mengatakan bahwa penerbangan orbital pertama Starship akan dilakukan awal tahun 2020. Tetapi Musk sering membuat deadline yang optimistik dan jarang tepat waktu.

Selain di Boca Chica, pesawat Starship dan Super Heavy juga dibangun di Cape Canaveral, Florida. Lokasi tersebut merupakan tempat SpaceX meluncurkan sebagian besar roket mereka. Musk juga mengatakan bahwa SpaceX sedang dalam proses mendapatkan persetujuan untuk terbang dari dua lokasi tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More