Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Siap-siap, Pengguna WhatsApp Bakal Diserbu Iklan

Selama ini mungkin banyak yang bertanya dari mana Facebook bisa mendapatkan keuntungan setelah membeli WhatsApp. Dan, sepertinya pertanyaan itu mulai terjawab.

Ya, sebagai organisasi profit, sudah pasti Facebook tidak akan menjadikan WhatsApp sebagai tempat beramal karena bisa digunakan secara gratis. Tahun depan, 2020, aplikasi messaging ini sudah mulai dimonitisasi alias digunakan untuk mencari pendapatan.

Informasi ini diberitakan PhoneArena, Rabu (22/5/2019), dalam acara tahunan Facebook Marketing Summit dikabarkan bahwa WhatsApp akan mengadopsi ads atau iklan seperti Instagram Stories. Konten iklan akan memenuhi layar dan mencantumkan nama perusahaan atau kontaknya. Bahkan, konten ini bisa di-swipe up juga untuk menuju ke sebuah link website.

Hanya saja tidak didapatkan informasi lebih lanjut akan seperti apa detil dari rencana Facebook mengenai ads di WhatsApp. Namun, ada juga kemungkinan perusahaan ini akan menyematkan iklan dalam pembicaraan pengguna.

Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur WhatsApp Business yang akan menghubungkan iklan ke akun Facebook dan Instagram. Fitur yang ada memungkinkan pengguna bisa mengirim pesan tentang produk yang akan diiklankan ke pengguna lain dan mengakses ke seluruh katalog.

Related Posts
1 daripada 274
Whatsapp
Penampakan katalog iklan di WhatsApp (foto: PhoneArena)

 

Tentu adalah hal yang masuk akal jika Facebook akhirnya menjadikan WhatsApp sebagai tempat mendulang uang. Pasalnya media sosial ini telah merogoh kocek yang tidak sedikit pada Februari 2014, yakni senilai US$ 19 miliar atau sekitar Rp 223 triliun.

Dari jumlah pengguna, WhatsApp nyatanya telah berhasil menggeser Facebook. Hal ini seperti diinformasikan firma riset App Annie yang mencatat bahwa pada akhir September 2018 jumlah pengguna aktif bulanan (monthly active user/MAU) WhatsApp sudah melampaui media sosial tersebut.

Bahkan dalam 24 bulan sejak Januari 2017, pertumbuhan pengguna WhatsApp mencapai 30%, sedangkan Facebook hanya 20%. Padahal, pada tahun 2017 lalu, pengguna Facebook sudah mencapai 2 miliar, namun rekor ini akhirnya berhasil disalip oleh “anak angkat”-nya.

Menurut kamu, kira-kira dengan adanya iklan akan mengganggu pengguna nggak, Gizmolovers?

Get real time updates directly on you device, subscribe now.