Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

YMI.Asia: Pasar Seluler Indonesia Tumbuh Sangat Pesat

Pasar seluler atau mobile commerce Indonesia termasuk salah satu yang mencatatkan pertumbuhan paling pesat di dunia. Dengan 250 juta lebih penduduk dan pemakaian internet yang tumbuh cepat, Indonesia merupakan pasar daring atau online yang paling menarik di Asia Tenggara.

Evaluasi pasar seluler nasional tersebut diungkapkan oleh pengelola top-level-domain regional ‘.Asia’, yang akhir bulan lalu merilis laporan tahunan perdana ‘Youth Mobility Index (YMI.Asia). YMI.Asia bertujuan mengukur mobilitas sosial, geofisik dan digital dari generasi muda di seluruh Asia demi membantu wirausahawan muda Asia.

Berkat majunya pasar seluler, Indonesia meraih skor bagus untuk aspek Mobile Penetration Advantage dimana negara ini menduduki posisi ke-5 pada YMI.Asia. Hal ini menunjukkan mayoritas pengguna internet di Indonesia kini mengakses internet lewat perangkat seluler. Presiden Indonesia Joko Widodo pun menandatangani rencana pengembangan e-commerce pada 2017 agar negaranya menjadi perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020.

Baca juga: Lebaran 2017, Operator Seluler Panen Lonjakan Traffic Data Hingga 200%

“Peringkat YMI.Asia dibuat berdasarkan pengalaman kami sepanjang satu dekade dalam menjangkau generasi millennials di seluruh Asia, terutama tentang Tata Kelola Internet yang dirancang untuk membantu pemimpin muda yang bercita-cita tinggi,” ujar Edmon Chung, Chief Executive Officer, DotAsia Organisation.

Secara umum, empat negara Macan Asia, yakni Hong Kong, Singapura, Taiwan dan Korea serta Jepang, mendominasi lima peringkat terbaik dalam Youth Mobility Index.

Singapura berada di posisi tertinggi untuk semua peringkat dengan mencatat skor gabungan tertinggi untuk semua sub kategori. Hal ini dibantu oleh kompetensi Education Mobility dan skor sangat tinggi untuk Kemahiran Berbahasa Inggris.

Nomor dua adalah Hong Kong, yang mendominasi untuk sektor Entrepreneurship Mobility. Negara ini mencetak skor tinggi dalam hal torrent, yaitu gabungan outbound and inbound students, pekerja migrant, wisatawan, barang dan jasa.

Jepang dan Korea berturut-turut ada di posisi ke-3 dan ke-4 dengan raihan skor oke untuk Employment Mobility dan keseluruhan Sustainability Factor secara berturut-turut.

Lalu Taiwan berada di posisi ke-5 dengan mengalahkan Hong Kong sebagai tempat paling menyenangkan bagi generasi muda bergerak dalam sub indeks Life Experience dalam YMi.

Dalam siaran persnya, YMI.Asia. juga mengutip hasil Global Shapers Annual Survey 2017 yang menyebut kekhawatiran utama generasi muda di Asia yakni tentang lapangan kerja. Mereka takut kehilangan pekerjaan dan keahlian akibat dinamika perekonomian berbasis pengetahuan. Sebagai solusi, generasi muda Asia saat ini memilih mobilitas sebagai pelindung dari penurunan status ekonomi pribadi. Dengan demikian, mobilitas generasi muda menjadi daya saing, tak hanya dalam pendidikan dan lapangan kerja, namun juga kewirausahaan bagi banyak orang.

Laporan YMI.Asia meliputi dua sub komponen yang memang ditujukan bagi kaum muda dengan meninjau aspek Cost-Happiness Performance dan Life Experience Index atau LifeX. Sektor Cost-Happiness Performance mengukur tingkat kebahagiaan berbanding dengan biaya hidup di negara setempat yang merupakan hal paling relevan bagi pengusaha muda dengan keuangan terbatas.

This post is also available in: enEnglish (English)

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: