Jakarta, Gizmologi – Non-Fungible Token atau NFT kian populer di kalangan masyarakat, terlebih dengan Ghozali yang kaya mendadak. Marketplace NFT pun bermunculan, tak hanya OpenSea yang memang paling besar. Juga ada marketplace besutan bursa kripto, seperti TokoMall besutan Tokocrypto, serta terbaru Zixel NFT dari Zipmex.
Mengapa NFT makin diminati? Laporan studi terbaru dari perusahaan data NFT Nonfungible.com baru-baru ini mengumumkan bahwa perdagangan NFT pada 2021 mencapai US$ 17,6 miliar, melesat hingga 21.000 persen dibandingkan pada 2020 yang hanya senilai US$ 82 juta. Data tersebut menunjukkan bahwa ada potensi yang besar dalam NFT yang bisa dikembangkan.
Selain itu, CO-Founder & CEO Zipmex dalam Konferensi Pers Crypto Revolution pekan lalu mengatakan bahwa sekitar 25% aset NFT yang diperjualbelikan di platform marketplace OpenSea berasal dari Asia Tenggara, terutama Indonesia. Tak heran jika Zipmex pun ingin mencicipi gurihnya potensi cuan di situ.
Untuk menghadirkan marketplace NFT tersebut, Zipmex menjalin kerja sama strategis dengan Polygon Studios. Di kalangan pegiat kripto, Polygon yang memiliki koin $MATIC adalah protokol blockchain ternama yang secara khusus menangani gaming dan NFT.
Zixel NFT Zipmex adalah platform NFT yang dihadirkan untuk mendorong dan mengembangkan ekosistem NFT dan metaverse yang mumpuni dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Polygon Studios Berinvestasi di ZMT dan Perluas bisnis melalui Zixel NFT
Kerja sama ini dirayakan untuk pertama kalinya saat Zixel by Zipmex diluncurkan pada Februari lalu dalam bentuk metaverse party pertama di Indonesia. Tercatat ada puluhan ribu orang dari seluruh dunia yang ikut merayakan acara tersebut.
Managing Director of Zipmex Kelvin Lam menyatakan bahwa salah satu prioritas Zipmex adalah meningkatkan pengalaman pengguna dengan menggunakan teknologi terkini. “Kami sangat senang bisa bermitra dengan Polygon Studios dan menjadi trendsetter budaya digital di Asia Tenggara, terutama di negara-negara yang mengalami pertumbuhan signifikan pada tingkat adopsi aset kripto dalam beberapa tahun terakhir. Zipmex menyambut semua orang, baik pemula maupun pengguna yang telah berpengalaman, untuk berpartisipasi di revolusi kripto ini,” katanya.
Sejalan dengan Zipmex, Steven Bryson-Haynes, VP, Head of Business Development at Polygon Studios juga menyambut kerja sama ini dengan antusias. Pikanya sangat senang bisa berkolaborasi dengan sesama crypto leaders seperti Zipmex dalam mendorong kultur digital, diawali dengan NFT yang saat ini sedang sangat berkembang.
“Di masa mendatang, Polygon Studios dan Zipmex akan terus memperkenalkan inisiatif metaverse baru dan menjadikan kripto serta blockchain sebagai bagian dari gaya hidup di Asia Tenggara melalui Zixel by Zipmex. ,” imbuhnya.
Dalam waktu dekat, salah satu bentuk kolaborasi Zipmex dan Polygon Studios akan diluncurkan dalam bentuk pengalaman virtual baru di metaverse melalui Zixel NFT by Zipmex. Acara ini akan diadakan sepanjang tahun 2022 dan menargetkan pasar Asia Pasifik. Zixel by Zipmex juga rencananya akan bekerja sama dengan seniman-seniman Indonesia untuk meningkatkan kesadaran tentang NFT dan metaverse bagi anak muda.
Platform Zixel NFT by Zipmex juga merupakan sarana edukasi masyarakat bahwa aset kripto bukan hanya untuk dinikmati pengguna yang sudah mahir trading, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh pegiat seni, gamers, dan masyarakat luas sebagai bagian dari lifestyle.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

