Intel Kenalkan Arsitektur Baru di Hot Chips 2026, Berfokus Dorong Perkembangan Agentic

3 Min Read

Intel memperkenalkan tiga arsitektur baru yang disiapkan untuk menangani kebutuhan Agentic AI dan workload enterprise berskala besar. Ketiganya mencakup Diamond Rapids sebagai fondasi komputasi, Crescent Island untuk kebutuhan AI inference di data center, serta Wildcat Lake yang menyasar perangkat client dan edge. Merkea memamerkan ketiga arsitektur tersebut dalam ajang Hot Chips 2026.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Intel tidak hanya mengandalkan satu jenis prosesor untuk menghadapi perkembangan AI. Perusahaan melihat kebutuhan komputasi AI semakin beragam, mulai dari orkestrasi workload di data center hingga inference dan pemrosesan AI langsung di perangkat. Karena itu, masing-masing arsitektur dirancang dengan fokus yang berbeda sesuai kebutuhan penggunaannya.

Ketiga platform tersebut juga memanfaatkan teknologi Intel Foundry, termasuk proses 18A, packaging Foveros Direct 3D, serta interkoneksi chiplet berbasis UCIe. Kombinasi tersebut diharapkan dapat membuat desain chip lebih fleksibel sekaligus memungkinkan Intel mengembangkan sistem yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan performa, konsumsi daya, dan biaya implementasi.

Baca Juga: RAM Laptop Ditukar Usai Servis di Harco Mangga Dua, Customer Klaim Beda dari Spek A

Diamond Rapids dan Crescent Island Fokus ke Data Center

Diamond Rapids menjadi bagian yang diposisikan sebagai fondasi komputasi untuk Agentic AI di lingkungan enterprise. Prosesor ini menawarkan hingga 256 core, 1,28 GB LLC, 16 channel memori dengan kecepatan hingga 12.800 MT/s, serta 128 lane PCIe Gen 6 dan CXL 3.0. Intel juga membawa peningkatan seperti Advanced Performance Extensions (APX) dan Advanced Matrix Extensions (AMX) untuk workload AI.

Sementara itu, Crescent Island dirancang sebagai GPU berdaya rendah untuk AI inference. GPU ini menggunakan 32 Xe core dan 256 XMX engine berbasis Xe3P, dengan kapasitas LPDDR5X hingga 480 GB. Dengan TDP 350 watt dan desain yang dapat menggunakan pendinginan udara, Intel menargetkan penggunaan GPU ini pada data center yang membutuhkan kapasitas inference tinggi tanpa peningkatan kebutuhan pendinginan yang terlalu besar.

Wildcat Lake Bawa AI ke Perangkat Mainstream

Untuk perangkat client dan edge, Mereka memperkenalkan Wildcat Lake yang kini hadir sebagai Core Series 3. Prosesor ini menggunakan dua performance core dan empat efficiency core, grafis terintegrasi Xe3 dengan akselerasi XMX, serta NPU dengan kemampuan hingga 17 TOPS. Intel juga menyebut Wildcat Lake menjadi prosesor Intel pertama yang menggunakan UCIe.

Meski demikian, keberadaan tiga arsitektur ini belum otomatis menjamin Intel dapat mengejar seluruh kebutuhan AI yang berkembang cepat. Performa nyata, efisiensi, harga, dan ketersediaan produk nantinya tetap menjadi faktor penting ketika platform tersebut benar-benar digunakan. Intel sendiri tampaknya ingin membangun ekosistem yang mencakup cloud hingga edge, dengan pendekatan yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga mempertimbangkan biaya dan efisiensi.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version