Kalau Gizmo friends lebih mengenal merek satu ini lewat rangkaian perangkat seperti pengering rambut maupun penyedot debu alias vacuum cleaner, maka wajar saja. Pasalnya eksistensi Dyson sejak awal memang lebih dominan pada dua jenis produk tersebut, sampai akhirnya dalam beberapa tahun terakhir mulai eksplorasi jenis produk lain. Sampai akhirnya hadirkan Dyson CameraJet serta rangkaian produk inovatif lain untuk menutup tahun 2026.
Ya, Dyson CameraJet sempat ramai menjadi perbincangan warganet sepanjang pekan kemarin. Pasalnya, produk ini merupakan sikat gigi elektrik dengan sejumlah teknologi yang terasa “overkill”, begitu pula dengan harga Dyson CameraJet yang juga fantastis, yakni dibanderol USD499 alias hampir Rp9 juta. Lantas apa keunggulannya?
Secara garis besar, Dyson CameraJet hadir sebagai solusi two-in-one, menggabungkan kemampuan sikat gigi cerdas dengan flosser alias dental floss dengan air dalam sebuah perangkat ringkas. Hadirnya kamera terintegrasi juga tidak untuk kemudian diunggah ke media sosial, namun memanfaatkan setiap piksel pada kamera untuk menyesuaikan tingkat pembersihan lebih maksimal.
Baca juga: JBL Indonesia Memperkenalkan JBL EasySing Mic Mini, Mikrofon Pintar Bisa Hilangkan Suara Vokal Asli
Solusi Komplit Pembersihan Mulut, Dyson CameraJet Tidak Menyimpan Footage Kamera
Melalui acara peluncuran khusus 3 September kemarin, Jake Dyson selaku Chief Engineer mengatakan bila pihaknya selalu berfokus pada rekayasa mekanis sebuah produk, dan mendedikasikan puluhan tahun terakhir untuk menyempurnakan cara kerja fisik setiap mesin yang dapat mereka ciptakan. “Kami menggunakan AI, vision systems, dan pembelajaran mesin agar mesin yang tersemat pada produk Dyson dapat memahami lingkungan tempatnya beroperasi. Pendekatan yang kami terapkan sama pada semua lingkungan, baik ketika produk tersebut bekerja di dalam mulut, pada rambut, maupun di sekitar rumah Anda.”
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Dyson CameraJet menggabungkan fungsi penyikatan, flossing dengan air, hingga penyemburan mouthwash dalam satu perangkat. Kamera berlensa makro 100 ribu piksel yang terintegrasi, didukung oleh teknologi Gap Optical Targeting khusus—sistem machine learning khusus yang mampu identiffikasi celah di antara gigi secara real time, dan mengeluarkan mouthwash secara presisi di area yang dibutuhkan.
Teknologi tersebut diklaim merupakan hasil pengembangan lebih dari 660 insinyur Dyson, dan telah memanfaatkan waktu hingga enam tahun, demi mewujudkan Dyson CameraJet untuk atasi masalah umum perawatan mulut. Sistem siap memindai hinga 28 gambar per detik, memanfaatkan 16 juta baris kode, dan sudah dilatih dengan lebih dari 470 ribu gambar gigi. Dyson juga sebutkan bila semua gambar yang dihasilkan tidak direkam, disimpan ke dalam produk, hingga diunggah ke cloud.
Namun bila pengguna ingin melihat langsung bagaimana kamera Dyson CameraJet menangkap celah gap di antara gigi, bisa melihatnya secara langsung lewat aplikasi MyDyson, yang dapat tersambung ke smartphone melalui Wi-Fi dan Bluetooth. Aplikasi tersebut juga dapat memandu pembersihan gigi, hingga memberikan umpan balik yang dipersonalisasi untuk masing-masing pengguna dengan kondisi mulut berbeda.
Juga Perluas Lini Produk Robot Vacuum Hingga Pembersih Udara
Dyson CameraJet hanyalah satu dari 10 rangkaian produk yang diperkenalkan secara bersamaan pada ajang Dyson Unveiled pekan kemarin. Selain itu, juga hadir rangkaian baru Dyson Robot Nurovi yang merupakan robot vacuum cerdas, dapat membersihkan kotoran basah maupun kering dengan UV-enhanced AI hingga teknologi neural intelligence. Termasuk menghadirkan varian yang bisa membersihkan baik lantai dan karpet sekaligus.
Lini produk Dyson HushJet juga turut diperluas, setelah tahun kemarin debut lewat produk pembersih udara. Tahun ini, Dyson hadirkan HushJet dalam wujud Mini Cool Fan, serta pemurni udara dalam dimensi berbeda. Dan tentunya, produk pengering rambut yang juga tersedia dalam berbagai jenis berbeda untuk kebutuhan yang lebih tepat guna.
Dengan harga produk yang terbilang premium, Dyson juga janjikan layanan purnajual yang andal, selain aplikasi MyDyson yang siap berikan layanan prediktif dan dukungan premium. Konsumen bisa memanfaatkan layanan concierge khusus, hingga “loan promise” alias peminjaman perangkat pengganti gratis ketika sebuah produk tidak dapat diperbaiki saat itu juga. Dari semua produk baru Dyson, adakah yang ingin Gizmo friends miliki?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

