Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Kamera Analog “Escura Instant 60s” Ajak Nostalgia Bergaya Retro Tahun 60-an

Kembali ke tahun 1960an! Di tengah tren kamera full-frame mirrorless, kamera Escura Instant 60s malah akan hadir di pasaran dengan gaya jadul. 100 persen analog, 100 persen manual dan bergaya retro, sang produsen, Carbon, mengajak pemakai kembali mengasah ketrampilan menjepret 100% menggunakan tangan masing-masing.

Perusahaan asal Hong Kong tersebut akan melahirkan kamera Escura Instant 60s yang memang untuk menghargai era 1960an, tahun-tahun dimana teknologi berkembang pesat.

“Pada 1960an, teknologi tumbuh pesat berbarengan dengan desain dan budaya,” tulis Carbon di halaman proyek pendanaan Kickstarter.

Carbon menambahkan pada dekade 1960an, teknologi tidak hanya menginspirasi lahirnya desain yang bernilai estetika tetapi juga memungkinkan orang memulai penjelajahan guna memperkaya tekstur kehidupan. Walhasil, perkembangan teknologi pada masa ini memunculkan plastik lucite dan plastik warna terbaru yang digunakan pada beragam produk.

“Ini (kamera Escura Instant 60s) mewakilkan penghargaan kami untuk tren desain 1960an dan hasrat kami menghadirkan pengalaman fotografi yang paling sahih,” kata Carbon.

Related Posts
1 daripada 22
Escura Instant 60s mengambil inspirasi dari tonggak penting perkembangan teknologi era 1960an Foto oleh kickstarter.com

Seperti film kamera mekanis zaman dahulu, kamera Escura Instant 60s tidak memerlukan baterai. Usai memasukkan film instan Fujifilm Instax Mini ke dalam kamera Escura Instant 60s ini, pengguna nantinya bisa memilih menjepret antara memakai aperture f/8 dan f/11.

Ada pula pilihan flash eksternal yang muncul dengan gel pembaur dan gel warna. Spesifikasi kamera Escura Instant 60s mencakup lensa ekuivalen 60mm f/1,8, jarak fokus minimum 0,8 meter, shutter 1/100s, sebuah bohlam shutter dengan kabel rilis spring shutter, shooting dengan banyak pencahayaan, dengan bobot 350 gram saja.

Kamera Escura Instant 60s sedang diluncurkan melalui kampanye Kickstarter, yang hingga kini sudah melampaui targetnya yang berjumlah US$38.271. Kontribusi sekitar US$48 atau sekira Rp724 ribuan dan di atasnya akan membuat si kontributor bisa mendapatkan satu kamera ini jika proyek pembuatan kamera ini rampung dan bisa dikirimkan ke pembeli pada Februari 2019.

Sebagaimana dilaporkan di Kickstarter, kamera ini hampir siap tetapi masih memerlukan lebih banyak sumber untuk meningkatkan optik atau lensanya sekaligus memastikan pengoperasiannya agar stabil. Selain kontribusi yang bisa membantu dalam menambah detil dan memulai produksi pembuatan, si kontributor dapat berpartisipasi pula memberikan saran dan komentar.

Baca juga: Inilah 5 Kamera Menakjubkan yang ‘Mencuri Panggung’ Photokina 2018

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More