Helio G99 Ultra & Dimensity 8300 Ultra Debut di Smartphone POCO Terbaru, Apa Bedanya?

4 Min Read
Peluncuran smartphone POCO M6 Pro, X6 5G & X6 Pro 5G di Jakarta (1/2)

Jakarta, Gizmologi – POCO Indonesia baru saja meresmikan tidak hanya satu, namun tiga smartphone berbeda sekaligus. Dua di antaranya, POCO M6 Pro & X6 Pro, menggunakan cip Helio G99 Ultra dan Dimensity 8300 Ultra dari MediaTek. Versi kustom, apa yang membuatnya berbeda?

Penggunaan cip versi custom memang bukan pertama kali dilakukan oleh POCO/Xiaomi. Sebelumnya, sejumlah seri smartphone yang dirilis brand asal China satu ini juga sudah gunakan cip dari MediaTek dengan embel-embel “Ultra”, menandakan bila cip yang diusungnya telah dioptimalkan lebih jauh. vivo pun juga pernah melakukan hal yang sama pada vivo V Series terdahulu.

Hadir dengan chipset terbaik dari MediaTek di segmennya, smartphone POCO masih tetap ingin menawarkan performa yang ekstrim. Terlebih POCO X6 Pro dengan banderol harga tidak sampai Rp5 juta, bisa tawarkan skor Antutu yang sangat tinggi mencapai 1,4 juta poin. Bahkan melampaui performa dari POCO F5 yang notabene punya kelas lebih tinggi.

Baca juga: Harga POCO X6 Series 5G & M6 Pro, Menggoda dengan Kapasitas Memori Lega!

Kamera POCO M6 Pro Ditingkatkan Lewat Helio G99 Ultra

Lantas apa perbedaan Helio G99 Ultra yang dibawa oleh POCO M6 Pro, serta Dimensity 8300 Ultra pada POCO X6 Pro bila dibandingkan dengan versi reguler? Dalam sebuah kesempatan selepas peluncurannya kemarin (1/2), Jeksen, Product Marketing Manager POCO Indonesia menjelaskan bila masing-masing cip kustom tersebut membawa satu fitur tambahan ke masing-masing smartphone.

Untuk POCO M6 Pro, hadirnya cip MediaTek Helio G99 Ultra, memungkinkan smartphone POCO Rp2 jutaan tersebut untuk bisa memberikan opsi 2x in-sensor zoom. “Helio G99 Ultra di M6 Pro itu ada special tuning di 2x in-sensor zoom, memungkinkan pengambilan gambar dengan kualitas yang lebih baik,” jelas Jeksen.

Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan smartphone untuk mengambil porsi tengah sebuah sensor, hasilkan foto 2x zoom yang lebih berkualitas ketimbang menggunakan solusi digital zoom konvensional. Dibandingkan generasi sebelumnya, kamera POCO M6 Pro memang dibuat lebih baik, karena juga sudah didukung oleh OIS.

Selain itu, Helio G99 Ultra masih kurang lebih sama seperti versi standar. Hingga saat ini, cip MediaTek Helio G99 Ultra masih bisa dianggap cukup kompetitif dalam memberikan performa gaming tinggi untuk kelas smartphone 4G.

Dimensity 8300 Ultra Bikin POCO X6 Pro Sempat Ludes Terjual

Selain Helio G99 Ultra yang hadir di M6 Pro, POCO juga memberikan seri X tertingginya, POCO X6 Pro dengan chipset eksklusif kolaborasi bersama MediaTek, yakni seri Dimensity 8300 Ultra. Dalam pengenalannya, chipset satu ini tergolong impresif, karena memiliki arsitektur hardware kurang lebih sama seperti Dimensity 9300—notabene merupakan sebuah chipset kelas flagship.

Pada POCO X6 Pro, cip versi kustom tersebut hadir untuk memberikan optimasi pada penggunaan RAM berjenis LPDDR5X. Dibandingkan dengan jenis RAM LPDDR5 standar, ada peningkatan performa hingga 33%. Memungkinkan smartphone gaming POCO satu ini bisa memberikan kecepatan multitasking hingga skor Antutu tertinggi sampai 1,46 juta poin.

Saat ini, POCO X6 Pro bisa menjadi smartphone paling terjangkau dengan kombinasi RAM dan penyimpanan internal (UFS 4.0) 12+512GB paling terjangkau di pasaran. Dibanderol Rp4,999 juta, harga penjualan perdananya sendiri hanya Rp4,699 juta. Sudah sempat ludes terjual di e-commerce meski sudah dilakukan penambahan stok.

Lalu untuk POCO M6 Pro sendiri dibanderol Rp2,999 juta dengan memori 8+256GB, dan memiliki harga khusus Rp2,799 juta pada periode pertama. Selain Helio G99 Ultra, yang menjadi highlight adalah desainnya yang dirancang jauh lebih stylish dari generasi sebelumnya. Serta kecepatan pengisian dayanya yang jauh lebih kencang, mencapai 67W.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version