Gizmologi
The Bilingual Tech Media

Huawei P20 Pro, Ambisi Menjadi Smartphone Kamera Terbaik

Gila! Parah! Sadis! Kata-kata itu terucap begitu saja saat menonton peluncuran Huawei P20 Pro di Grand Palais, Paris (27/3). Sebenarnya saya tak menghadiri acara peluncuran tersebut secara langsung di Perancis, melainkan nonton bareng bersama sejumlah rekan media melalui sarana live streaming.

Sejak berkolaborasi dengan Leica, Huawei telah melakukan lompatan yang cukup jauh dalam hal fotografi mobile.  Merek Huawei menjelma dari kelas medioker menjadi produsen smartphone papan atas terutama dengan kemampuan fotografi di atas rata-rata. Dan ambisi untuk membuat smartphone kamera terbaik dibuktikan dengan dilahirkannya Huawei P20 dan Huawei P20 Pro.

Klaim tersebut bukan sepihak, melainkan telah dibuktikan dengan rating yang diperoleh dari Dxo Mark, lembaga penguji kamera yang diakui reputasinya di industri. Huawei P20 Pro memperoleh rating tertinggi yaitu 109, jauh mengungguli kompetitornya. Persis di bawahnya adalah Huawei P20  dengan skor 102 yang diteruskan Samsung Galaxy S9 Plus di posisi ketiga dengan nilai 99.

Huawei menyebut perangkat terbaru ini merupakan terobosan dalam teknologi dan seni yang mendefinisi ulang fotografi cerdas. Huawei P20 Pro menampilkan triple camera Leica pertama di dunia yang dibekali teknologi Artificial Intelligene (AI), menghadirkan pengalaman smartphone yang revolusioner.

Kendati tidak mungkin bisa menyami kualitas kamera Leica aslinya, tetapi tidak bisa dimungkiri kemampuannya ketika diadopsi di smartphone membawa perubahan signifikan. Ini pula yang mungkin membuat kompetitornya, terutama Apple dan Samsung ketar ketir.

Secara volume penjualan, boleh jadi dua produsen tersebut tetap mendominasi. Namun, dari sisi kualitas produk terutama dalam hal fotografi, sudah jelas mengungguli. Apalagi jika dilihat dari pangsa pasar pun, penjualan produk Huawei terus menanjak. Seperti bisa dilihat dari laporan terbaru IDC ada Februari 2018, produsen asal Tiongkok ini merangsek di posisi ketiga dengan market share 10,2%.

Triple Camera Leica

Mungkin sebagian dari pembaca bingung, mengapa sih smartphone bikin kamera sampai tiga biji? Totalnya empat sih kalau digabung dengan kamera depan. Apakah ini hanyalah gimmick semata? Bisa jadi seperti itu, saya skeptis dengan beberapa produsen yang menghadirkan sampai empat kamera (dua di depan dan dua di belakang). Penyebab skeptis adalah ketika melihat spesifikasi dan kemampuan kamera itu sendiri.

Tapi dengan Huawei P20 Pro ini sikap saya berbeda. Karena Leica pasti tidak akan bermain-main dengan reputasi dan nama besarnya. Mereka pasti ingin berupaya untuk mengembangkan teknologi fotografi di ponsel ke tingkat yang lebih jauh lagi.

Mengembangkan teknologi fotografi di smartphone memang sangat menantang. Di satu sisi ingin kualitas bisa menyamai, atau paling tidak mendekati perangkat kamera digital. Namun di sisi lain, harus memastikan body smartphone tidak melar seperti kamera digital, alias tetap kompak. Nyaman dipegang di tangan maupun dimasukkan ke kantong.

Karena ingin menjaga desain yang tetap kompak itu pula, tidak mungkin untuk berganti-ganti lensa pada smartphone. Solusi yang paling realistis adalah dengan menambah lensa di body dengan fungsi yang berbeda-beda. Sehingga setelah dual camera di seri P9 dan P10, maka kini Huawei P20 Pro memiliki triple camera.

Ketiga kamera yang posisinya berada di body bagian belakang tersebut memiliki spesifikasi dan fungsi berbeda. Pertama, sensor 40MP yang berfungsi untuk mengambil gambar berwarna (RGB). Huawei bukan yang pertama mengadopsi kamera dengan sensor sebesar ini. Empat tahun silam, Nokia memiliki 808 Pureview dengan kamera 41MP yang dilanjutkan Lumia 1020 dengan resolusi sama.

Kedua, sensor 20 MP untuk mengambil gambar monokrom atau hitam putih yang menjadi ciri khas dari Leica. Ketiga,  lensa Leica 3x telephoto VARIO-SUMMILUX 1:1.6-2.4/27-80ASPH untuk fotografi jarak jauh hingga 5x Hybrid Zoom dengan  sensor berukuran 8MP.

Bayangkan, ketiga lensa tersebut jika digabung menjadi satu menggunakan algoritma teknologi Leica yang berkelas, pasti bakal menghasilkan kualitas foto yang mengundang decak kagum. Sistem kamera ini diklaim menangkap lebih banyak cahaya, lebih banyak detail, dan lebih banyak keindahan. Jika masih jelek, berarti memang kamu tidak berbakat menjadi fotografer. Mending beli ponsel biasa saja yang sekadar untuk selfie atau momen-momen seru biasa.

Huawei P20 Pro juga menampilkan sensor temperatur warna untuk mereproduksi warna yang lebih baik. Sementara itu wide aperture f/1.8, f/1.6 dan f/2.4 merekam detail yang segar, jernih, dan jelas. Untuk urusan aperture, sebenarnya masih kalah dengan Samsung Galaxy S9 yang mencapai aperture F/1.5. Walaupun aperture hanya salah satu faktor yang berpengaruh pada hasil foto, selain itu masih banyak faktor lain lagi.

Yang mengejutkan, sensor gambarnya sangat sensitif dengan ISO sampai 102.400 sehingga mampu merekam foto pada pencahayaan rendah dengan jauh lebih baik. Bahkan kamera digital saja banyak yang belum memiliki ISO sebesar ini. Apalagi smartphone yang kebanyakan hanya 1800 sampai 3200.

Huawei P20 Pro juga memiliki fitur 960fs super slow motion, yang besarnya 4x lebih tinggi dari standar 240fsp. Sehingga bisa merekam detail yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bagian ini tidak terlalu istimewa karena sudah ada di Samsung Galaxy S9 maupun Sony Xperia XZ2.

Dari beberapa contoh hasil foto yang bisa dilihat di website Huawei, saya cukup terkesan. Tapi bagaimanapun juga itu biasanya telah dipilih dan dibuat dalam kondisi terbaik. Perlu pembuktian ketika perangkat ini nantinya beredar secara resmi di Indonesia.

Infografis Huawei P20 Pro

A.I Pada Kamera Huawei P20 Pro

Pihak Huawei menyebut bahwa menetapkan ekspektasi baru dalam fotografi smartphone. Di mana dengan Huawei P20 Pro, memungkinkan semua orang membuat foto-foto profesional dengan mudah. Mereka mengembangkan fitur fotografi inovatif dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Huawei menamainya dengan Master AI yang menawarkan skill fotografi profesional serta HUAWEI AIS. Master AI adalah kemampuan mengidentifikasi obyek gambar dengan 500 skenario dalam 19 kategori berbeda secara real time.

Selanjutnya sistem secara otomatis memilih mode-mode fotografi dan setting kamera untuk menghadirkan gambar yang nampak profesional, meski fotografernya masih baru sekalipun.

Konsep ini pada dasarnya bukan hal baru, karena Sony Mobile telah lama memiliki scene detection yang pintar hingga 36 jenis. Saya tidak tahu seakurat dan sebagus apa Master AI dari Huaei ini dalam menyesuakan obyek untuk mendatkan hasil terbaik.

Selanjutnya fitur kedua yaitu Huawei AIS sebagai teknologi stabilisasi gambar six-axis stabilization yang memanfaatkan AI untuk mendapatkan hasil lebih prima. Huawei enggan menyebut fitur ini dengan sebutan teknologi OIS (Optical Image Stabilizer) konvensional, walaupun intinya sama dan lebih terlihat sebagai marketing buzz. Pembedanya adalah dengan memberi A.I.

Bahkan Huawei percaya diri, para pengguna tidak lagi memerlukan tripod untuk mengambil pada kondisi kurang cahaya  di malam hari menggunakan night mode atau long exposure, dengan hasil tanpa blur. Sistem kamera canggih terbaru dari Huawei memililki fokus prediktif 4D.

Dengan mode ini, kamera memprediksi obyek-obyek bergerak dan memfokuskannya pada obyek-obyek tersebut dengan efisiensi yang ekstrim untuk merekam detail-detail yang sangat kecil pada benda-benda bergerak.  Selain itu, HUAWEI P20 Series menampilkan AI-Assisted Composition, yang memberikan saran-saran cerdas untuk pemotretan dan lanskap frame group.

Dari video yang dipresentasikan, hasilnya memang demikian. Walaupun lagi-lagi, ini butuh pembuktian karena kondisi real di lapangan sangat beragam.

Sebagian besar fitur kameranya memang ditujukan untuk photography enthusiast, nah bagaimana dengan yang gemar selfie? Tenang, masih ditampung kok. Kinerjanya mungkin kontras dengan kamera belakang, tapi tidak bisa dibilang jelek.

Karena terdapat kamera selfie 24MP selfie dengan AI beautification dan 3D portrait lighting. Hasilnya adalah selfie cantik dengan penyesuaian tone yang membuat kulit tampak sehat, detail raut wajah yang nampak jelas dan peningkatan fitur 3D yang realistis. Perlu juga diuji dengan beberapa smartphone selfie yang populer di pasar nih untuk mengetahui sejauh mana kualitasnya.

Desain

Huawei P20 Pro tampil memikat dengan timeless design dimana bezel yang semakin tak kelihatan dan warna-warna gradasi yang mutakhir. Ponsel ini menampilkan estetika yang mengedepankan fesyen.

Baik seri P20 maupun P20 Pro menampilkan pilihan warna fashionable Twilight and Pink Gold, yang dihasilkan dengan menerapkan beberapa lapisan optical coating NCVM di bawah kaca belakang. Sehingga cahaya yang mengenai permukaan akan mengalami pembiasan dan menciptakan warna terang namun bergradasi. Selain itu, juga tersedia dalam warna Black dan Midnight Blue.

Huawei P20 series diklaim merupakan smartphone pertama di dunia yang dilengkapi dengan microcapsule PCM – teknologi pendingin pesawat untuk menjaga agar temperatur berada dalam batas aman.

Huawei P20 Pro dengan layar 6.1-inci menampilkan bazel ultra-tipis dan rasio screen-to-body yang mengesankan sehingga tampilan layar lebih baik dengan informasi di layar yang lebih lengkap, baik ketika digunakan untuk membaca maupun bermain game. HUAWEI FullView Display berpadu  dengan sisi-sisi yang melengkung sehingga membuat perangkat ini nyaman di genggaman.

Tampilan depannya mengusung konsep notch alias “berponi” mirip dengan beberapa smartphone kekinian yang berkiblat ke iPhone. Kabar baiknya, ada opsi untuk menghilangkan poni tersebut pada menu pengaturan.

Sebagai smartphone flagship, dapur pacunya pun dibekali yang paling mutakhir. Ponsel ini dipersenjatai dengan dapur pacu terkini Kirin 970 yang memakai NPU (natural processing unit) sebagai platform pengembangan A.I ala Huawei. Sementara itu antarmuka EMUI telah masuk versi 8.1 yang berbasis Android 8.1, menghasilkan pengalaman pengguna yang premium dan lancar.

Untuk meningkatkan performa pula, terdapat fitur HUAWEI HiAI Ecosystem yang meningkatkan beragam pengalaman menggunakan aplikasi. Misalnya, Huawei P20 Pro mencakup Prisma on-device processing, yang mendukung rekomendasi filter secara real-time berdasarkan pengenalan pemandangan dan obyek—perhitungan kecepatan tiga hingga empat kali versi cloud.

HUAWEI P20 Series akan segera tersedia secara global dalam waktu dekat. Walaupun belum ada informasi resmi kapan dirilis di Indonesia. Semoga saja tidak seperti beberapa smartphone Huawei sebelumnya yang terlambat sampai setengah tahun sehinga kehilangan momentumnya.

Untuk di pasar Eropa, Huawei P20 dengan kapasitas 4GB RAM + 128GB ROM dibanderol €649 atau IDR 10 jutaan. Sedangkan Huawei P20 Pro yang memiliki kapasitas 6GB RAM dan 128GB ROM dipasarkan seharga €899 atau IDR 15 jutaan.

Harga tersebut sejajar dengan seri Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus yang sudah beredar di pasar Indonesia. Nah, apakah harganya Huawei juga akan seperti itu? Atau justru lebih mahal, atau sebaliknya lebih murah? Pihak Huawei masih menutup rapat informasi ini. Walaupun kita tentu berharap harganya seperti ketika Huawei P9 dipasarkan di Tanah Air yang tergolong terjangkau, yaitu IDR7 jutaan. Di mana pada saat itu, sebagian besar ponsel premium telah dilepas dengan harga di atas IDR9 jutaan. Namanya juga berharap, tidak ada salahnya kan. Yang penting jangan terlalu lama saja tersedia di pasar.

Spesifikasi Huawei P20 Pro

Klik pada gambar di atas untuk spesifikasi lebih lengkap

General

  • Device Type
    Smartphone
  • Model / Series
    Huawei P20 Pro
  • Released
    28 April, 2018
  • Status
    Coming Soon

Platform

  • Chipset
    HUAWEI Kirin 970
  • CPU CPU (Central Processing Unit) mostly known as processors, CPU processes instructions in order to carry out certain functions that make your device operate properly. Processors are often described as the brain of computers, smartphones and tablets, Smartphones and tablets rely on processors to carry out their every task, Processors are an incredibly important factor in selecting any type of computing device, including your smartphone.
    octa-core + micro core i7, 4 x Cortex A73 2.36 GHz + 4 x Cortex A53 1.8 GHz
  • GPU GPU (Graphics Processing Unit) is a single-chip processor designed to rapidly manipulate and alter memory to accelerate the creation of images in a frame buffer intended for output to a display, This includes things such as lighting effects, object transformations, and 3D motion.
    Mali-G71 MP8
  • RAM (Memory) RAM (Random Access Memory) is a type of computer memory that can be accessed randomly, any byte of memory can be accessed without touching the preceding bytes that allows information to be stored and accessed quickly from random locations. RAM is the most common type of memory found in computer systems, smartphones, tablets and other electronic devices.
    6 GB
  • Storage Internal Storage is a data storage space (flash memory) mostly used in smartphones, tablets and other electronic devices where operating system, apps, music, photos, videos, files and other user data Is stored.
    + 128 GB ROM
  • Operating System OS => Every computer system run on a base software called Operating System (OS). Operating System controls all basic operations of the computer (such as smartphone, PDAs, tablet computers and other handheld devices). The Operating System allows the user to install and run third party applications (apps), apps are used to add new functionality to the device.
    Android 8.1
  • User Interface UI or user interface of a device is the look and feel of the on-screen menu system. How it works, its color scheme, how it responds to button presses, all of these things are part of the user interface.
    Emotion UI 5.1

Design

  • Dimensions
    73.9 mm x 155 mm x 7.8 mm;
  • Weight
    About 180 g
  • Design Features
    Colors: Black, Twilight, Pink, Gold, Midnight Blue
    Protection: IP67
  • Battery
    Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery

Network

  • Network Frequency
    LTE TDD / LTE FDD / WCDMA / EDGE / GPRS
  • SIM SIM (Subscriber Identity Module) is a small card that contains mobile network subscriber's account information. This allows the phone using the card to attach to a mobile network. The SIM card is most commonly associated with GSM and UMTS mobile networks. Moving a SIM card from one phone to another allows a subscriber to switch mobile phones without having to contact their mobile network carrier. SIM cards can also be used by a phone to store limited amounts of data, such as phone numbers and text messages.
    Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Data Speed
    HSPA, LTE

Display

  • Screen Type
    OLED; Colour: 16.7 M colours;
  • Size and Resolution
    6.1 inches; Resolution: FHD 1080 x 2240, 408 PPI
  • Touch Screen
    Yes, Multitouch capacitive touchscreen
  • Features
    2.5D display aeropace
    Protection: Corning Gorilla Glass 5

Camera

  • Multi Camera
    Yes (Rear)
  • Rear Camera is able to capture photographs and usually videos, The most important characteristics of a camera are the resolution (measured in megapixels), lens focus type (fixed or automatic), higher megapixel cameras are known to capture higher quality photos, but not always a good measurement of the photos quality.
    Tri-lens camera: 40 MP (RGB, f/1.8 aperture) + 20 MP (Monochrome, f/1.6 aperture) + 8 MP (Telephoto, f/2.4 aperture),
  • Front
    Single-lens camera: 24 MP, f/2.0 aperture, supports fixed focal length
  • Flash Flash Light => There is commonly two types of flash lights are used in camera mobile phones, LED Flash (LED flash offers lower power consumption with drive circuitry that takes up very little room, LEDs can be strobed faster than any other light source), Xenon Flash (xenon flash produces an extremely intense full-spectrum white light for a very short duration)
    Yes, dual-LED (dual tone) flash
  • Video
    1UHD 2160p@30fps, 1080p@60fps
  • Camera Features
    HUAWEI AI Image Stabilisation, phase detection & laser autofocus, Depth Auto Focus, 2x Hybrid Zoom,
    geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR,artistic portait

Connectivity

  • Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world.
    WLAN 802.11ac/a/b/g/n, 2.4G / 5G; dual-band, DLNA, WiFi Direct, hotspot
  • Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices.
    Yes, v4.2, A2DP, LE
  • USB
    Standard USB Type-C
  • GPS GPS The Global Positioning System is a satellite-based radio navigation system, GPS permits users to determine their position, velocity and the time 24 hours a day, in all weather, anywhere in the world, In order to locate your position, your device or GPS receiver must have a clear view of the sky.
    GPS / AGPS / Glonass / BeiDou Navigation Satellite System
  • HDMI HDMI (High-Definition Multimedia Interface) is a compact audio/video interface for transferring uncompressed video data and compressed or uncompressed digital audio data from a HDMI-compliant source device to a compatible computer monitor, video projector, digital television, or digital audio device.
    No
  • NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
  • Infrared Infrared connectivity is an old wireless technology used to connect two electronic devices. It uses a beam of infrared light to transmit information and so requires direct line of sight and operates only at close range.
    No

Smartphone Features

  • Multimedia Playback
    Audio File Formats: mp3 / mp4 / 3gp / wma / ogg / amr / aac / flac / wav / midi / ra
    Support 192 Khz / 24 bit

    3gp / mp4 / wmv / rm / rmvb / asf
  • FM Radio
    No
  • Web Browser Web Browser => a web browser is a software application used to locate, retrieve and display content on the World Wide Web, including Web pages, images, video and other files, The primary function of a web browser is to render HTML, the code used to design or markup webpages.
    HTML 5 with Android Browser, Google Chrome
  • Messaging
    SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
  • Sensors Sensors are electronic components that detects and responds to some type of input from the physical environment. The specific input could be light, heat, motion, moisture, pressure and location, The output is generally a signal that is converted to use in computing systems, a location sensor, such as a GPS receiver is able to detect current location of your electronic device.
    - Gravity sensor
    - Ambient light sensor
    - Proximity sensor
    - Front fingerprint sensor
    - Hall-sensor
    - Gyroscope
    - Compass
    - Colour Temperature sensor
  • Other
    - HUAWEI Ultra Memory technology
    - Fast battery charging
    - Active noise cancellation with dedicated mic
%d blogger menyukai ini: