iPhone 18 Pro Alami Pemangkasan Pesanan Komponen, JP Morgan Optimis

By
Christopher Louis - Tech Journalist
3 Min Read
(Prasetyo/Gizmologi)

Apple dikabarkan memangkas pesanan komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di tengah laporan melemahnya permintaan. Namun, analis JP Morgan menilai langkah tersebut belum tentu menjadi sinyal buruk bagi penjualan iPhone generasi terbaru. Menurut mereka, penyesuaian produksi setelah peluncuran besar merupakan hal yang cukup umum dilakukan Apple.

Situasi ini terlihat bertolak belakang dengan laporan dari pasar China yang menyebut penjualan iPhone 18 Pro lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro pada periode yang sama tahun lalu. JP Morgan juga mengonfirmasi bahwa permintaan kedua model Pro tersebut memang meningkat, meskipun kenaikannya tidak terlalu signifikan. Artinya, pemangkasan pesanan komponen tidak serta-merta menunjukkan bahwa produk tersebut kehilangan peminat.

Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi ini adalah jadwal peluncuran iPhone 18 yang terbagi. Apple telah merilis model Pro pada September, sedangkan model standar iPhone 18 diperkirakan baru hadir pada awal tahun depan. Situasi tersebut membuat sebagian calon pembeli memilih menunggu model yang lebih terjangkau, sehingga berpotensi memengaruhi pendapatan iPhone dalam jangka pendek.

Baca Juga: Rumor Terbaru iPhone Air 2, Lebih Tipis dengan Baterai Lebih Besar

Peluncuran Bertahap Memengaruhi Permintaan iPhone

(Prasetyo/Gizmologi)

Dalam catatan kepada investor, analis JP Morgan menilai penyesuaian produksi kali ini masih sesuai dengan pola yang biasa terjadi setelah peluncuran iPhone. Mereka memperkirakan pendapatan iPhone dapat turun sekitar 2% karena model standar iPhone 18 belum tersedia. Model tersebut secara historis menjadi salah satu pilihan paling populer di jajaran iPhone.

Meski demikian, tidak semua konsumen memilih menunggu. Sebagian pembeli kemungkinan langsung membeli iPhone 18 Pro karena membutuhkan perangkat baru atau tidak ingin menunda pembelian. Hal ini bisa membantu menjelaskan mengapa penjualan model Pro dilaporkan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. JP Morgan juga menyebut iPhone 17 Pro masih mencatat penjualan yang kuat meskipun sudah tidak tersedia melalui Apple.com.

iPhone Lipat Jadi Tantangan Berikutnya bagi Apple

Selain jajaran iPhone 18, Apple juga bersiap menghadirkan iPhone Duo, perangkat lipat pertama perusahaan yang menurut laporan akan tersedia pada pekan berikutnya. JP Morgan memperkirakan perangkat tersebut dapat terjual sekitar 8,5 juta unit hingga akhir 2026. Angka ini cukup besar jika dibandingkan dengan perkiraan pengiriman global ponsel lipat yang berada di kisaran 20 juta hingga 27 juta unit tahun ini.

Namun, proyeksi tersebut masih berupa perkiraan analis, bukan angka penjualan yang telah terealisasi. Penerimaan pasar terhadap iPhone lipat akan bergantung pada harga, pengalaman penggunaan, dan persaingannya dengan perangkat lipat yang sudah tersedia. Dengan demikian, meskipun penyesuaian produksi iPhone 18 Pro belum tentu mengkhawatirkan, kinerja produk baru Apple dalam beberapa bulan ke depan tetap menarik untuk diamati.

Author

Christopher Louis

Tech journalist at Gizmologi. In love with gaming, tech, and Arthur Morgan


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Turn on JavaScript to leave a comment.

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version