Jakarta, Gizmologi – Apple akhirnya memasukkan iPhone X ke dalam daftar obsolete products, hampir sembilan tahun setelah smartphone tersebut pertama kali diperkenalkan. Bersamaan dengan itu, Apple juga menambahkan MacBook Pro 15 inci keluaran 2018 ke dalam daftar yang sama. Langkah ini menandai berakhirnya dukungan layanan hardware resmi untuk kedua perangkat tersebut.
Status obsolete memiliki konsekuensi cukup besar bagi pemilik perangkat. Setelah sebuah produk masuk daftar ini, Apple tidak lagi menyediakan layanan perbaikan hardware dan pusat servis juga tidak dapat memesan komponen pengganti dari Apple. Artinya, kerusakan pada komponen seperti layar atau bagian hardware lainnya tidak lagi bisa ditangani melalui jalur servis resmi Apple.
Apple umumnya memasukkan sebuah produk ke daftar obsolete setelah lebih dari tujuh tahun sejak perangkat tersebut terakhir dijual. Namun, ada pengecualian tertentu untuk perangkat Mac. Produk Mac masih bisa mendapatkan layanan penggantian baterai hingga 10 tahun sejak terakhir dijual, selama komponen yang dibutuhkan masih tersedia.
Baca Juga: iOS 27 Beta 5 Ungkap Enam Model iPhone yang Disiapkan Apple
Perjalanan iPhone X Berakhir Setelah Hampir Sembilan Tahun
iPhone X memiliki posisi cukup penting dalam sejarah iPhone karena menjadi perangkat yang menandai perubahan besar pada desain smartphone Apple. Namun, dari sisi software, perangkat tersebut juga sudah cukup lama tidak mendapatkan pembaruan utama. iPhone X terakhir memperoleh pembaruan melalui iOS 16.7.16 dan tidak mendapatkan dukungan untuk iOS 17.
Masuknya iPhone X ke daftar obsolete berarti perjalanan perangkat tersebut di ekosistem layanan resmi Apple kini praktis berakhir. Bagi pengguna yang masih mengandalkannya, pilihan perbaikan kemungkinan akan lebih terbatas karena harus menggunakan penyedia servis pihak ketiga atau mencari komponen yang tersedia di pasar.
MacBook Pro 2018 Juga Kehilangan Dukungan Hardware
Selain iPhone X, MacBook Pro 15 inci keluaran 2018 juga masuk daftar obsolete. Perangkat ini mendapatkan dukungan software lebih panjang dibanding iPhone X, dengan pembaruan terakhir yang disebut mencapai macOS 15.7.7.
Meski status obsolete menghentikan layanan hardware resmi, pengguna Mac tertentu masih memiliki kemungkinan mendapatkan layanan baterai hingga batas 10 tahun sejak perangkat terakhir dijual. Namun, ketersediaan komponen tetap menjadi faktor penentu. Dengan masuknya kedua perangkat ini ke daftar obsolete, Apple kembali menunjukkan siklus dukungan produknya yang pada akhirnya akan berakhir meski perangkat masih dapat digunakan secara normal.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
