Jakarta, Gizmologi – Setelah jadi salah satu yang pertama dengan Snapdragon 8 Gen 2, sub-brand vivo, iQOO kembali melakukan hal yang sama lewat kehadiran iQOO 12 Series. Flagship terbaru iQOO kali ini juga menjadi salah satu yang pertama mengusung cip terbaru Qualcomm yang baru saja diperkenalkan beberapa pekan lalu.
Di Indonesia sendiri, iQOO hadir perdana membawa iQOO 11 yang juga jadi smartphone resmi perdana dengan cip flagship tahun lalu. Bukan tidak mungkin bila akhirnya “kembali terjadi” akhir tahun ini atau awal tahun depan. Pasalnya, sertifikat TKDN iQOO 12 sendiri sudah terbit beberapa waktu lalu, bersama dengan seri flagship vivo yang belum diumumkan.
Ya, disebut iQOO 12 Series karena tersedia dalam dua varian. Varian standar dan Pro memiliki sejumlah perbedaan, terutama pada spesifikasi layar, desain, dan sektor daya. Sisanya kurang lebih sama, di mana akhirnya iQOO sematkan sensor kamera periskop yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya.
Baca juga: Review iQOO Z7 5G Supernova Orange: Kencang & Stylish, Kini Mulai Rp3 Jutaan
Perbedaan iQOO 12 vs iQOO 12 Pro
Dari segi tampilan, desain iQOO 12 Series terlihat berbeda dibandingkan iQOO 11, terutama pada desain modul kamera belakang dengan lekukan yang lebih dominan. Yang membedakan versi Pro dengan standar adalah penggunaan lengkungan 3D pada sisi samping kiri dan kanan, bagian depan dan belakangnya. Serta sertifikasi IP68 pada varian Pro (vs IP64 pada versi standar).
iQOO 12 Pro tersedia dalam tiga opsi warna yang masing-masing punya material bodi berbeda. Warna hitamnya pakai permukaan kaca anti-glare, sementara warna merah tampil menggunakan kulit vegan bertekstur. Terakhir, ada opsi warna putih dengan tekstur porselen, tetap berkolaborasi dengan BMW Motorsport.
Selain desain, perbedaan iQOO 12 Series lainnya ada pada sektor layar. Di mana iQOO 12 Pro mengusung layar 6,78 inci E7 AMOLED 2K dengan refresh rate maksimum 144Hz, 1440Hz PWM dimming, serta kecerahan layar maksimum 3000 nits dalam mode peak. Versi standar gunakan layar flat, dengan resolusi yang sedikit turun di 1,5K, sisanya masih sama.
Perbedaan terakhir ada pada teknologi pengisian dayanya. Kalau iQOO 12 mengusung baterai 5,000 mAh dengan dukungan fast charging 120W, versi Pro punya kapasitas sedikit lebih besar di 5,100 mAh, sekaligus mendukung wireless charging maksimum 50W. Spesifikasi lainnya dibuat sama.
Baca juga: Review iQOO 11: Kehadiran Perdana yang Menjanjikan
Sama-sama Bawa Kamera Lebih Superior
iQOO 12 Series bakal hadir sebagai salah satu flagship pertama yang pakai cip Snapdragon 8 Gen 3 dari Qualcomm, dipasangkan bersama RAM 16GB LPDDR5x dan penyimpanan internal hingga 1TB UFS 4.0. Untuk memastikan game berjalan lebih lancar, disematkan cip Q1 rancangan sendiri, bisa menjamin refresh rate lebih lancar sampai 144Hz pada resolusi 1080p dan teknologi sejenis supersampling.
Performa chipset akan lebih terjaga berkat vapor chamber berukuran 5,705mm persegi, plus “four-zone cooling system” untuk penyebaran panas lebih optimal. Karena dirilis di negara asal lebih dulu, tampilan antarmukanya tentu menggunakan OriginOS 4, sudah berbasis Android 14.
Kamera flagship iQOO terbaru kini diperkuat dengan sensor telefoto periskop 64MP f/2.6 70mm, bisa memberikan pembesaran optik hingga 3x, dengan maksimum 100x digital zoom dan 10x “HD zoom”. Menariknya, iQOO sebutkan bila sensor satu ini bisa berfungsi sebagai tele macro, menandakan jarak fokus minimum yang pendek.
Sensor utamanya menggunakan OmniVision OV50H 50MP 1/1,3 inci, dan baik sensor utama serta telefoto sama-sama didukung OIS. Terakhir, sensor ultra-wide 50MP 15mm juga mendukung autofokus untuk foto makro. Kamera depan iQOO 12 tergolong standar, beresolusi 16MP f/2.5. Hadirnya setup tiga kamera yang lebih baik membuat smartphone iQOO terbaru ini bisa lebih bersaing dengan flagship sekelasnya.
Bakal bisa dipesan mulai 14 November mendatang di negara asalnya, harga iQOO 12 Pro dibanderol mulai CNY4,999 atau sekitar Rp10,7 jutaan. Sementara untuk iQOO 12 versi standar, mulai CNY3,999 (Rp8,5 jutaan). Apakah bakal segera dijual resmi di Indonesia? Kita nantikan saja kabar resmi dari pihak iQOO Indonesia ya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

