Beijing, Gizmologi – Saat memperkenalkan vivo X200 Series untuk pasar global Senin (14/10) kemarin, vivo menghadirkan sebuah perangkat yang belum ada sebelumnya. Bukan varian Pro atau Ultra, hadir vivo X200 Pro mini dengan diferensiasi yang sangat menarik. Membawa spesifikasi yang membuat mereka tetap menyematkan kata “Pro”.
Berbeda dengan iPhone mini yang tampil dalam dimensi sangat mungil dan terpaksa dihentikan karena kurang laku di pasaran, vivo X200 Pro mini justru diluncurkan dan diperkenalkan sebagai pesaing dari iPhone 16 Pro, flagship Apple yang juga belum hadir resmi di Indonesia. Tanpa pengurangan aspek dari X200 standar, menjadi alasan kenapa disebut “Pro mini”.
Saat pertama kali muncul, vivo langsung membandingkan varian baru tersebut dengan penawaran dari Apple. Mengusung kamera yang diklaim lebih superior, harga vivo X200 Pro mini terbilang jauh lebih terjangkau dari iPhone versi Pro. Yakni mulai Rp10,3 jutaan untuk varian 12/256GB, alias lebih murah dibandingkan harga iPhone 14 yang kini dijual Rp12 jutaan di iBox Indonesia. Lantas apa saja keunggulan dari vivo X200 Pro mini?
Baca juga: Perbedaan vivo X200 Pro & X100 Pro, Ada Banyak Penyempurnaan
Keunggulan vivo X200 Pro mini, Sematkan Cip & Sensor Utama Sama Persis
Walaupun hadir dalam dimensi yang lebih mungil, spesifikasi vivo X200 Pro mini memiliki cukup banyak kesamaan dengan versi Pro standar termahalnya. Mulai dari chipset Dimensity 9400 terbaru dari MediaTek, penggunaan OriginOS 5 yang dibekali oleh banyak fitur AI terbaru, sampai teknologi pengisian daya cepat 90W (atau 30W secara nirkabel).
Layar vivo X200 Pro mini sama-sama menggunakan panel LTPO AMOLED, dengan refresh rate maksimum 120Hz dan tingkat kecerahan maksimum 4500 nits. Hanya saja permukaannya dirancang flat tanpa lengkungan di keempat sisinya, dan tentunya berukuran lebih kecil di 6,31 inci. Kapasitas baterai lebih kecil, namun tergolong sangat besar untuk dimensinya. Karena mencapai 5700 mAh.
Permukaan bodi belakang yang melengkapi desain vivo X200 Pro mini, membawa modul kamera yang sama besar. Tersedia empat pilihan warna berbeda, mulai dari hitam, putih, Titanium Green dan Light Pink. Semuanya sama-sama menggunakan permukaan kaca frosted, dan tentunya sudah tersertifikasi IP68/9.
Yang cukup menarik adalah bagaimana vivo tetap dapat menyematkan setup sensor kamera vivo X200 Pro mini yang terbilang sangat powerful. Tetap membawa sensor utama Sony LYT-818 hasil kolaborasi vivo dan Sony, ZEISS T* coating yang mampu mengurangi flare untuk foto lebih jelas, hingga algoritma BlueImage baru.
vivo janjikan kualitas video 4K yang stabil dan jelas, termasuk di malam hari. Namun halaman spesifikasi resmi tidak sebutkan dukungan perekaman sampai resolusi 8K maupun 4K 120fps. Sementara untuk portrait, selain opsi 85mm, juga hingga 100mm. Melalui sensor periskop 50MP 3x optical zoom yang masih mendukung 100x digital zoom maupun telemacro. Ditambah sensor ultra-wide 50MP sebagai sensor ketiga.
Kamera vivo X200 Pro mini Lebih Powerful dari iPhone 16 Pro Untuk Zoom
Saat menggenggam vivo X200 Pro mini, flagship mungil tersebut memang, sesuai namanya, terasa mini di tangan. Penggunaan keempat bezel layar yang tipis, sekaligus modul kamera besar dalam bodi kompak, memberikan kesan ramping dan ringan. Bila dibandingkan dengan iPhone 16 Pro, hanya berbeda kurang lebih 1mm saja untuk tinggi dan lebar, namun justru jauh lebih ringan di 187 gram (vs 199 gram pada 16 Pro).
Walaupun tidak membawa 5x optical zoom seperti iPhone, kamera periskop milik vivo X200 Pro mini mampu hasilkan gambar yang lebih tajam, baik dalam rentang zoom setara, termasuk sampai 20-30x. Algoritma penyempurnaan hasil kamera vivo nampaknya berperan besar di sini—ketika foto dijepret, terjadi pemrosesan sekian detik (sangat singkat) yang mampu hasilkan gambar final sangat baik.
Menariknya, saat diperkenalkan, vivo justru menginformasikan bila jajaran X200 Series termasuk vivo X200 Pro mini membawa fitur sambungan nirkabel dengan laptop Apple secara seamless—seolah mencoba memenangkan hati para peminat iPhone untuk melihat alternatif terbaru dari vivo. Juga fitur Atomic Island-nya yang terlihat jauh lebih fungsional dari Dynamic Island.
Sayangnya, masih belum ada informasi jelas apakah vivo X200 Pro mini bakal hadir resmi di Indonesia. Menurut Gizmo friends, apakah varian yang satu ini juga perlu dibawa ke konsumen di Tanah Air?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

