vivo V30 Series Siap Resmi ke Indonesia Sebentar Lagi, Bawa Cip Snapdragon Terbaru

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Setelah sebelumnya tim Gizmologi mengungkap desain dari vivo V30 Pro dengan logo ZEISS, kini pihak resmi vivo Indonesia akhirnya mengonfirmasi kehadiran vivo V30 Series. Disebut “Series” menandakan bakal ada lebih dari satu harian, dengan spesifikasi chipset yang juga berbeda.

Sebelumnya, vivo umumnya hadirkan dua opsi vivo V Series secara bersamaan, namun membawa skema penamaan berbeda. Selain opsi standar, yang dibawa adalah versi hemat alias dengan embel-embel huruf “e”. Kali ini, vivo siap hadirkan versi Pro yang untuk pertama kalinya turut berkolaborasi dengan ZEISS untuk membawa fitur portrait eksklusif.

Menurut Fendy Tanjaya, Product Manager vivo Indonesia, kolaborasi vivo dengan ZEISS dalam menciptakan imaging system terbaik di vivo V30 Pro bakal mengukuhkan seri yang satu ini sebagai smartphone dengan kemampuan portrait terbaik. “Bagi kami, inovasi ini bukan hanya sebatas menangkap momen berharga, namun juga membawa mobile imaging berkualitas dan keindahan seni di setiap gambarnya.”

Baca juga: Seperti Ini Desain vivo V30 Pro, Lebih Premium dengan Logo ZEISS

Bawa Baterai Terbesar di vivo V Series

vivo Indonesia memang belum menyebutkan tanggal peluncuran pasti untuk smartphone berkamera portrait terbaiknya satu ini—sementara di negara lain, diperkirakan bakal rilis 28 Februari mendatang. Namun begitu, situs resmi vivo Indonesia telah membocorkan sejumlah keunggulan utama duo smartphone terbarunya. Termasuk pilihan chipset dan tiga opsi warna eksklusif.

Disebut eksklusif, karena terinspirasi oleh elemen khas Indonesia. Di mana vivo V30 Series bakal hadir dalam opsi warna Hitam Vulkanik, Putih Puspa, dan Hijau Khatulistiwa yang menjadi hero color—dapat berubah warna menjadi biru ketika terpapar sinar matahari, sekaligus berlapis fluorite anti-glare agar lebih tahan dari goresan maupun bekas sidik jari.

Desain bodi belakang vivo V30 Series dirancang sedikit berbeda karena mengusung sistem Aura Light Portrait baru, disebut memiliki tingkat pencahayaan lebih cerah sekaligus lebih lembut. Sementara untuk sisi depannya, masih sama seperti sebelumnya. Tampil membawa desain layar 3D Curved yang memiliki panel dengan refresh rate hingga 120Hz.

Menariknya lagi, vivo V30 Series bakal menjadi smartphone vivo paling tipis saat ini dengan kapasitas baterai 5,000 mAh. Membawa teknologi Blue Volt, vivo dapat menghadirkan baterai lebih besar ke dalam perangkat dengan profil yang sangat tipis. Bakal terasa semakin pas ketika dipasangkan bersama chipset yang efisien daya.

vivo V30 Pertama dengan Snapdragon 7 Gen 3

Masih pada halaman web yang sama, ada info menarik yang dipajang oleh vivo Indonesia yakni opsi chipset vivo V30 Series. Kalau vivo V30 Pro 5G membawa cip MediaTek Dimensity 8200, vivo V30 versi standar justru mengusung cip Snapdragon 7 Gen 3 yang baru saja diperkenalkan November lalu. Ini secara otomatis membuat vivo V30 5G sebagai smartphone resmi pertama yang mengusung cip terbaru Qualcomm di Indonesia.

Baca juga: Qualcomm Rilis Snapdragon 7 Gen 3, Siap Hadir ke Smartphone vivo & Honor

Selain sektor performa, vivo juga membocorkan keunggulan kamera dari V30 Pro yang mengusung teknologi ZEISS. Membawa ZEISS Triple Main Camera dan ZEISS Style Portrait, pengguna bakal bisa mengambil foto portrait memanfaatkan enam efek lensa klasik ZEISS; Biotar, Distagon, Sonnar, Planar, Cinematic, dan Cine-flair Portrait.

“Lewat sinergi positif yang melahirkan Ultimate Portraits di vivo V30 Pro ini, kami juga ingin menunjukkan komitmen dalam menggabungkan seni, kecerdasan buatan, dan inovasi untuk mengukir kembali batas-batas mobile photography ke tingkat yang lebih tinggi. Oleh karena itu, siapkan diri Anda untuk mengabadikan setiap momen berharga dalam setiap foto,” jelas Fendy.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version