Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Flagship vivo X50 Series Resmi Meluncur dengan Sistem Kamera Gimbal

0 14.959

Beberapa minggu belakangan, rumor perihal sebuah smartphone flagship vivo dengan kamera gimbal sudah menyeruak. Perusahaan pun memberikan beberapa teaser yang diunggah dari media sosial Weibo, memberi highlight pada beragam fungsi kameranya, seperti kualitas video yang stabil serta kemampuan tangkap foto kondisi minim cahaya. Kini, mereka meresmikan vivo X50 yang terdiri dari tiga tipe.

Yup, tak hanya vivo X50 dan X50 Pro, vivo ternyata rilis seri ini dalam tiga tipe, dengan varian tertinggi yaitu X50 Pro+. Salah satu seri smartphone ini mengadaptasi teknologi kamera gimbal setelah sebelumnya diperkenalkan dalam sebuah produk berwujud purwarupa, yaitu vivo APEX 2020. Mungkin sebelumnya flagship vivo hanya hadir di negara asalnya saja, tidak tersedia secara global. Namun kali ini vivo bermaksud rilis X50 series secara global, termasuk Indonesia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Fachryansyah Farandy, Digital & PR Director vivo Indonesia saat berkesempatan untuk ngabuburit digital bersama para rekan media sebelum Idulfitri kemarin. Saat itu ia menyampaikan jika vivo Indonesia berencana menghadirkan smartphone flagship ke Indonesia tahun ini.

“Tentunya ini untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kok nomor satu di Indonesia tidak punya smartphone flagship,” tambah Fachryansyah. Seri mana yang akan dibawa? Kita tunggu saja sembari membedah spesifikasi X50 series satu persatu.

Baca juga: IDC Q1 2020: Vivo Pimpin Market Share Smartphone di Indonesia

Keunggulan vivo X50 Series

Layar vivo X50 Pro

Masing-masing smartphone miliki layar AMOLED berdimensi 6,56 inci dengan resolusi full HD+. Hanya seri X50 Pro & X50 Pro+ yang miliki curved display, sementara layar X50 dibuat flat. Menjadi seri tertinggi, X50 Pro+ hadir dengan opsi refresh rate hingga 120Hz, sementara kedua lainnya di 90Hz. Ketiganya sudah mendukung standar HDR 10+, serta dilengkapi satu kamera punch-hole 32MP.

Hanya seri Pro yang memiliki sensor kamera utama dengan gimbal OIS, diklaim tiga kali lebih stabil dari OIS konvensional yang sudah banyak digunakan pada flagship saat ini. Kalau X50 Pro gunakan sensor Sony 48MP, X50 Pro+ lebih unggul dengan sensor Samsung GN1 50MP, dirilis baru-baru ini dan mendukung dual pixel PDAF plus pixel-binning sekaligus. Artinya, X50 Pro+ bisa hasilkan foto 12.5MP dengan sangat cerah dan proses fokus cepat, sebuah masalah yang dialami pada Galaxy S20 Ultra. Namun karena besarnya sensor kamera, Pro+ hanya gunakan OIS konvensional.

Kamera vivo X50 Pro

Kedua smartphone tersebut juga dilengkapi kamera periskop 8MP hingga 60X Hyper Zoom, plus kamera potret 13MP dan ultra-wide 8MP. Sementara vivo X50 biasa gunakan OIS standar, serta gantikan kamera periskop dengan kamera macro 5MP. Fitur Super Night Mode serta Astro Mode hadir dalam semua varian, sehingga pengguna dapat menangkap cahaya bintang pada langit dengan mudah.

Mendukung jaringan 5G SA & NSA dual-mode, vivo X50 jadi smartphone 5G tertipis dengan ketebalan hanya 7,49mm serta berat 170g. Ketiganya hadir dalam opsi RAM 8GB (& 12GB khusus Pro+) serta pilihan memori 128GB/256GB. Sayangnya masing-masing masih berjenis LPDDR4X & UFS 2.1, alias bukan yang tercepat. Chipset yang digunakan juga berbeda; Snapdragon 765G pada X50 & X50 Pro, dan Snapdragon 865 khusus di seri Pro+.

Kapasitas baterainya tak jauh berbeda, yaitu 4200 mAh di X50 dan 4315 mAh untuk dua seri lainnya. vivo berikan dukungan fast charging hingga 33 watt dan 44 watt untuk Pro+. X50 series akan jalankan Funtouch OS 10.5 berbasis Android 10, dan tentunya dilengkapi konektivitas lengkap seperti NFC, WiFi 6 dan Bluetooth 5.1.

Ketika menjelaskan perihal teknologi kamera gimbal OIS pada APEX 2020, butuh waktu berbulan-bulan untuk vivo serta banyak campur tangan dari pihak R&D untuk membuat teknologi ini benar-benar tersedia. Gimbal OIS yang ada pada X50 Pro diklaim memakan area lima kali lebih besar dari kamera konvensional, bahkan tiga kali lebih besar dari kamera periskop seperti pada S20 Ultra dan Huawei P40 Pro.

Harga vivo X50 Series

vivo X50 Pro+

vivo akan mulai menjual vivo X50 & X50 Pro pada bulan Juni, sementara X50 Pro+ menyusul pada bulan Juli. X50 dijual mulai 3,498 CNY (Rp7,1 jutaan), X50 Pro mulai 4,298 CNY (Rp8,7 jutaan) dan X50 Pro+ mulai 5,998 CNY (Rp12 jutaan). Khusus seri X50 Pro+, vivo menggunakan material kulit dengan ketebalan 0,5mm dengan logo yang tercetak pada permukaannya. Material tersebut menambah kesan premium, lebih nyaman di permukaan tangan serta sedikit lebih ringan.

Perlu diingat, harga tersebut bisa naik ketika smartphone ini dirilis secara global nantinya. Yang sudah bisa dipastikan, India akan kebagian peluncuran resmi dari smartphone flagship vivo di tahun 2020 ini. Apakah Indonesia juga termasuk? Jika iya, semoga varian tertingginya juga turut hadir ya. Agar dapat tetap bertahan sebagai smartphone brand nomor satu di Indonesia.


Beli smartphone vivo di:

Lazada Blibli JD.ID Shopee Eraspace Tokopedia.com