Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

ZTE Axon 11 SE, Smartphone 5G Termurah dengan Chipset MediaTek Dimensity 800

0 11.374

Tak hanya flagship, pertengahan tahun 2020 ini dipenuhi dengan kehadiran smartphone kelas menengah yang mendukung jaringan 5G. Hal tersebut dimungkinkan dengan adanya chipset seperti Snapdragon 765G dari Qualcomm, maupun MediaTek yang baru saja merilis Dimensity 800, memungkinkan pada produsen smartphone rilis produk 5G murah. Salah satunya ZTE, yang baru saja rilis Axon 11 SE 5G.

Diperkenalkan di China, ZTE Axon 11 SE 5G adalah smartphone termurah dari perusahaan asal Shenzhen tersebut. Desainnya dibuat mirip dengan kedua kakaknya, Axon 11 5G & Axon 11 Pro 5G dengan setup empat kamera yang disusun menjadi persegi. Hadir dengan dua warna yang agak ngejreng—Aurora Glamour & Aurora Glacier—bagian belakang bodi memperlihatkan bahwa ini adalah varian paling terjangkau.

Baca juga: Deteksi Virus Corona Baru, ZTE & China Telecom Diagnosis Jarak Jauh Pakai 5G

Spesifikasi ZTE Axon 11 SE 5G

Layar ZTE Axon 11 SE 5G

Ya, adalah peletakan sensor sidik jari di belakang. Hal tersebut karena ZTE Axon 11 SE 5G gunakan panel IPS LTPS berukuran 6,53 inci pada bagian depannya. Layar ini beresolusi full HD+ dengan aspek rasio 19.5:9, serta dilengkapi kamera punch-hole 16MP. Seharusnya sensor sidik jari bisa diletakkan di sisi samping, ya, seperti smartphone kelas menengah dengan layar IPS lainnya agar bodi belakang terlihat lebih bersih.

ZTE Axon 11 SE 5G miliki setup empat kamera, dengan sensor utama beresolusi 48MP f/1.79. Sensor tersebut ditemani kamera ultra-wide 8MP f/2.2 dengan sudut pandang hingga 120 derajat, serta dua kamera 2MP untuk foto macro serta sebagai depth sensor. Terdapat lampu LED flash yang diletakkan di bawah modul kamera tersebut.

Untuk menunjang pemakaian, disiapkan baterai berkapasitas 4.000 mAh yang dikabarkan dapat digunakan hingga 12 jam penggunaan intensif. Meski teknologi fast charging-nya “hanya” 18 watt, ZTE berani mengklaim jika Axon 11 SE 5G hanya memerlukan waktu 30 menit untuk isi daya sampai 50%.

Dengan chipset MediaTek Dimensity 800, ZTE Axon 11 SE 5G sudah mendukung dual-mode 5G, setara dengan prosesor sekelas dari Snapdragon. Dengan teknologi pendingin khusus yang dapat menyebarkan panas dari CPU dan GPU, smartphone ini diklaim dapat digunakan untuk gaming berjam-jam sembari di-charge. ZTE juga masih menyertakan port audio 3,5mm untuk kompabilitas penggunaan earphone kabel.

Harga ZTE Axon 11 SE 5G

ZTE Axon 11 SE 5G

Smartphone yang menjalankan tampilan antarmuka MiFlavor UI berbasis Android 10 ini sudah diluncurkan secara pre-order di China. ZTE Axon 11 SE 5G dirilis dalam tiga versi. Yang paling murah, gunakan RAM 6GB serta memori 128GB dijual seharga 1,998 Yuan atau sekitar Rp4,1 jutaan.

Sementara varian tertinggi dengan memori 8GB/256GB dibanderol 2,598 Yuan (Rp5,2 jutaan). Meski mendukung dual SIM, ZTE tak berikan slot kartu microSD pada Axon 11 SE 5G, sehingga pilihan penyimpanannya harus disesuaikan dengan benar.

Dengan chipset yang sama, otomatis smartphone 5G ZTE termurah ini akan berhadapan langsung dengan Huawei Enjoy Z yang hadir pada akhir Mei lalu di negara yang sama. Ada juga Xiaomi Redmi 10X, smartphone pertama yang gunakan MediaTek Dimensity 800. Dengan varian memori yang sama, Redmi 10X masih sedikit lebih murah. Meski jumlah kamera lebih sedikit, Redmi 10X sudah gunakan layar AMOLED dengan kapasitas baterai lebih besar.