Pasar gaming handheld kedatangan pemain baru dari India. Perusahaan rintisan Arc memperkenalkan Arc X1, sebuah konsol genggam berbasis Android yang sejak awal dirancang dengan fokus pada kebutuhan pasar India. Perangkat ini juga dikembangkan dengan pendekatan yang cukup terbuka, termasuk melibatkan calon pengguna dalam proses pengembangannya.
Arc baru saja mengumumkan kemitraan dengan Qualcomm untuk menghadirkan solusi komputasi, AI, dan konektivitas nirkabel pada Arc X1. Namun, perusahaan belum mengungkap chipset Qualcomm yang akan digunakan. Belum jelas apakah Arc akan memakai Snapdragon seri smartphone atau lini Snapdragon G yang memang dirancang untuk perangkat gaming genggam.
Selain hardware, Arc juga mengembangkan sistem operasi Android versinya sendiri bernama OwlOS. Sistem ini dirancang dengan antarmuka yang mengutamakan kontroler, optimasi performa pada level sistem, serta akses ke game dari berbagai platform. Klaim terakhir menarik karena mengindikasikan Arc X1 tidak hanya ditujukan untuk menjalankan game Android.
Baca Juga: Bocoran 2 Menit Gameplay Iron Man, Motive Studio Buka Suara
OwlOS Jadi Bagian Penting Arc X1
OwlOS tampaknya menjadi salah satu pembeda Arc X1 dibandingkan handheld Android lainnya. Alih-alih sekadar menggunakan Android dengan launcher khusus, Arc ingin mengoptimalkan pengalaman penggunaan untuk kontroler dan gaming sejak level sistem. Pendekatan tersebut berpotensi membuat navigasi dan pengelolaan game terasa lebih mirip konsol.
Meski demikian, masih banyak hal yang belum dijelaskan. Arc belum memberikan detail mengenai game atau platform apa saja yang akan didukung, termasuk bagaimana perangkat menangani game di luar ekosistem Android. Tanpa informasi mengenai chipset, layar, baterai, dan performa, kemampuan Arc X1 juga masih sulit dibandingkan dengan handheld seperti Steam Deck atau perangkat berbasis Snapdragon G.
Dibuat untuk Pasar India
Arc mengatakan X1 tidak sekadar menggunakan hardware yang awalnya dirancang untuk pasar China atau Barat. Perusahaan ingin membuat perangkat yang mempertimbangkan kebutuhan pengguna India, terutama dari sisi efisiensi daya, portabilitas, daya tahan baterai, dan aksesibilitas harga.
Untuk saat ini, Arc belum mengungkap harga maupun jadwal peluncuran final Arc X1. Perusahaan membuka waitlistmelalui situs resminya dan melibatkan calon pengguna dalam dua tahap pengujian. Tahap kedua disebut telah dimulai sejak 1 Agustus 2026. Jika pendekatan ini berhasil, Arc X1 bisa menjadi contoh menarik bagaimana perusahaan lokal mencoba membangun ekosistem gaming hardware yang lebih sesuai dengan karakter pasar India dan negara berkembang lainnya.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
