Jakarta, Gizmologi – Salah satu game terbaik di genre Real Time Strategy (RTS) – Company of Heroes – mulai memasuki platform konsol di tahun 2023. Seri game orisinil dari Relic Entertainment dan Feral Interactive ini akan segera hadir untuk porting di konsol Nintendo Switch pada 12 Oktober mendatang. Menyusul seri Company of Heroes 3 yang telah hadir untuk Playstation 5 dan Xbox Series pada bulan Mei lalu.
Kesepakatan porting di Nintendo Switch tidak lepas dari peran Feral Interactive yang juga telah menghadirkan GRID Autosport dan Alien: Isolation. Studio ini juga telah membawa game Lara Croft Collection untuk konsol yang mulai kehilangan taji tersebut.
Kehadiran Company of Heroes Collection untuk Switch sendiri terhitung cukup telat dieksekusi. Sebab game ini sudah hadir lebih dulu untuk perangkat iOS dan Android. Padahal game berlatar tempat di Perang Dunia II ini merupakan salah satu game dengan basis pemain yang relatif besar.
Baca juga: Colorful EVOL P15, Laptop Gaming Berpenampilan Retro-Futuristis
Gameplay Company of Heroes di Nintendo Switch
Sebagai game yang rilis perdananya pada tahun 2006 sebenarnya sajian visualnya sudah terhitung ketinggalan dengan kondisi saat ini. Tapi hal itu sepada dengan kemampuan Nintendo Switch itu sendiri, sehingga angka resolusi 720p (handheld) dan 1080p (docked) terhitung sudah sangat baik. Kedua mode tersebut dapat berjalan konsisten pada gerak 30fps.
Ukuran detail grafis mungkin tidak akan sedetail pada versi PC. Namun studio memastikan bahwa efek-efek ledakan dan pertempuran masih akan terasa intens dan terlihat nyata.
Perubahan juga dilakukan untuk menyesuaikan sistem milik Switch. Di antaranya perubahan kontrol yang sebelumnya banyak menggunakan tombol keyboard maka kini harus menggunakan joystick. Pemain lama di PC, mungkin butuh adaptasi sebentar sebelum nyaman bermain di Switch.
Dari sisi cerita tidak akan ada perubahan dibandingkan dengan versi orisinil. Pemain akan menemukan 41 misi terpisah dengan durasi total mencapai 30 jam ketika memainkan mode campaign. Hal itu terjadi karena Feral Interactive juga memasukan paket eskpansi seperti “Opposing Fronts” dan “Tales of Valor”.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
