GTA VI Ultimate Edition Seharga Rp1.490.000 Lebih Banyak Dipesan Dibanding Versi Standar

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Harga GTA VI kembali menjadi perbincangan setelah Take-Two Interactive mengungkap bahwa versi Ultimate Edition dengan harga US$100 justru mencatat pemesanan lebih kuat dibanding versi standar yang dibanderol US$80. CEO Take-Two, Strauss Zelnick, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan CNBC, meski perusahaan tidak mengungkap angka pre-order secara rinci.

Pernyataan tersebut cukup menarik mengingat harga US$100 sebelumnya menjadi salah satu sumber kritik dari gamer. Selain harga dasar GTA VI yang sudah mencapai US$80, edisi Ultimate menawarkan sejumlah konten tambahan yang sebagian besar berkaitan dengan kosmetik dan opsi kustomisasi.

Baca Juga: Bos di Balik GTA VI Tegaskan AI Tidak Akan Gantikan Pekerja Game

Gamer Paling Antusias Jadi Target Utama

Menurut Zelnick, tingginya pemesanan Ultimate Edition kemungkinan berkaitan dengan karakter konsumen yang melakukan pre-order. Ia menyebut pemesanan saat ini lebih condong ke edisi premium karena konsumen yang melakukan pre-order cenderung merupakan pemain paling antusias terhadap GTA VI.

Situasi tersebut juga menunjukkan bahwa kritik di media sosial belum tentu mencerminkan perilaku seluruh calon pembeli. Gamer yang keberatan dengan harga Ultimate Edition mungkin lebih vokal secara online, sementara konsumen yang memang sudah berniat membeli sejak awal justru tidak terlalu mempermasalahkan selisih harga US$20.

Meski begitu, nilai tambahan Ultimate Edition tetap menjadi bahan perdebatan. Berbeda dari beberapa game single-player yang menawarkan ekspansi cerita atau karakter baru melalui edisi premium, GTA VI sejauh informasi yang tersedia menawarkan sejumlah bonus yang lebih berfokus pada kosmetik dan kustomisasi.

Take-Two Tak Menjanjikan Diskon Besar

Zelnick juga memberikan gambaran mengenai strategi harga GTA VI setelah peluncuran. Menurutnya, Take-Two telah menetapkan harga game tersebut, sementara harga retail akhirnya tetap dapat dipengaruhi oleh masing-masing peritel.

Ia juga menyinggung bagaimana GTA V mampu mempertahankan harga untuk waktu yang sangat panjang dibandingkan produk hiburan pada umumnya. Karena itu, konsumen kemungkinan tidak bisa berharap adanya diskon besar dalam waktu dekat setelah GTA VI dirilis.

Jika peritel memberikan potongan harga, mereka pada dasarnya harus mengurangi margin sendiri. Artinya, diskon besar untuk GTA VI setelah peluncuran kemungkinan tidak akan menjadi sesuatu yang umum, setidaknya dalam periode awal.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version