Kebangkitan Ninja Gaiden Shadow DX, Game Tidak Resmi Namun Penuh Warna!

By
3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Siapa sangka nama Ninja Gaiden menghangatkan diskusi gamer di penghujung tahun 2025 ini. Komunitas retro gaming dikejutkan oleh sebuah “rilis ulang” tidak resmi yang memukau melalui judul Ninja Gaiden Shadow X.

Bukan dari studio besar, melainkan dari dedikasi seorang pengembang homebrew bernama Marc Max (dikenal juga sebagai marc_robledo). Melalui proyek bertajuk Ninja Gaiden Shadow DX, gim klasik Game Boy yang dulunya monokrom ini disulap menjadi pengalaman penuh warna yang segar dan modern.

Dilansir dari NotebookCheck, Marc Max bukanlah nama baru dalam kancah modifikasi gim retro; ia sebelumnya sukses dengan proyek serupa untuk Mega Man 4 dan Mole Mania. Kini, ia memberikan sentuhan magisnya pada petualangan Ryu Hayabusa. Bagi Gizmo friends yang tumbuh di era 90-an, ini adalah alasan sempurna untuk kembali mengunjungi salah satu judul Ninja Gaiden yang paling unik tersebut.

Perubahan paling mencolok tentu ada pada sektor visual. Ninja Gaiden Shadow DX menyuntikkan palet warna ala Game Boy Color yang cerah namun tetap mempertahankan estetika pixel art aslinya. Tidak ada lagi tampilan hijau-hitam yang membuat mata cepat lelah. Setiap sprite karakter, latar belakang kota futuristik, hingga efek ledakan kini tampil lebih hidup, memberikan kedalaman baru pada setiap aksi tebasan pedang Ryu.

Baca juga: Sucker Punch Masuk Era Baru di Bawah Kepemimpinan Jason Connell dan Adrian Bentley

Ninja Gaiden Shadow DX Miliki Performa Lebih Fluid

Bukan cuma visual, peningkatan performa dalam game menjadikan aksinya lebih fluid.

Versi asli game di Game Boy kerap mengalami masalah slowdown atau penurunan framerate saat layar dipenuhi musuh. Di versi DX garapan Marc Max ini, masalah tersebut telah dieliminasi sepenuhnya. Aksi Ryu menjadi jauh lebih mulus (fluid), memungkinkan manuver presisi yang sangat krusial dalam gim aksi dengan tingkat kesulitan tinggi khas Ninja Gaiden.

Sebagai informasi tambahan bagi Gizmo friends, Ninja Gaiden Shadow sebenarnya memiliki sejarah yang unik. Game ini dikembangkan oleh Natsume dan awalnya direncanakan sebagai adaptasi dari Shadow of the Ninja. Itulah sebabnya gameplay-nya sedikit berbeda dari trilogi Ninja Gaiden di NES, seperti adanya fitur hookshot untuk memanjat vertikal yang tidak ditemukan di judul utamanya.

Meskipun statusnya sebagai “proyek sampingan”, game ini tetap diakui sebagai prekuel resmi dari trilogi NES. Dengan rilisnya versi DX ini, narasi prekuel tersebut kini bisa dinikmati dengan kualitas audio yang juga telah direstorasi. Beberapa trek musik yang sebelumnya dipangkas atau dikompresi berlebihan kini terdengar lebih jernih, mengembalikan kejayaan soundtrack 8-bit yang ikonik.

Meskipun tidak tersedia secara resmi di toko digital, patch untuk Ninja Gaiden Shadow DX ini bisa diaplikasikan secara gratis pada ROM legal yang kalian miliki. Ini menjadi teman yang pas untuk dimainkan di perangkat emulasi modern seperti Steam Deck atau Analogue Pocket di waktu santai.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version