Nintendo merilis dua trailer baru The Legend of Zelda: Ocarina of Time remake pada 15 dan 16 Oktober 2026 lewat kanal YouTube Nintendo Jepang. Dari dua video itu, yang paling dinanti fans seri Zelda akhirnya terwujud lewat munculnya Dark Link tampil secara resmi. Musuh bayangan ikonik ini sebelumnya hanya dikenal lewat ingatan pemain versi Nintendo 64 dan belum pernah ditampilkan dalam materi promosi remake terbaru.
Trailer pertama berdurasi sekitar 30 detik dan berisi rangkaian pertarungan. Video dibuka dengan adegan sinematik ala film, Ganondorf duduk memainkan organ, lalu kamera berpindah ke Link, Navi, dan wajah sang penjahat sebelum masuk ke aksi. Dark Link muncul sekitar 16 detik setelah video dimulai, dan kemunculannya singkat tapi cukup untuk membuat fans menekan tombol putar ulang berkali-kali.
Trailer kedua lebih banyak memperlihatkan Link, Zelda, dan ocarina dalam aksi, serta beberapa lokasi dan Master Sword. Remake ini juga menampilkan gaya visual yang jauh lebih modern dibanding versi aslinya. Dari dua trailer tersebut, Nintendo jelas ingin menunjukkan bahwa remake ini tidak hanya memoles grafis, tapi juga membawa sentuhan baru pada sistem pertarungannya.
Dua trailer dalam waktu berdekatan tentu semakin membuat hype game ini. Dijadwalkan rilis pada 5 November 2026, eksklusif untuk Nintendo Switch 2, game ini digadang-gadang jadi kandidat Game of the Year 2026. Dengan Dark Link yang kini sudah resmi diperlihatkan, fans makin tidak sabar menghitung mundur hari menuju peluncuran.
Baca juga: Zero Parades: Director’s Cut
Tombol Baru dalam Permainan Remake Game Zelda Baru
Dalam trailer Zelda baru, Dark Link terlihat berdiri di ruang ilusi yang misterius, yang dalam game asli berada di Water Temple. Ia tampil seperti bayangan Link, dengan wujud dan gerakannya yang mirip, tapi tubuhnya gelap dan berbentuk seperti bayangan. Yang membuat pertarungannya terasa berbeda adalah cara Dark Link menggunakan teknik-teknik milik Link sendiri. Ia tidak sekadar menyerang seperti monster biasa, melainkan seolah melawan versi dirinya yang lebih gelap.
Ada satu momen yang cukup menjadi perhatian ketika Dark Link melompat dan mendarat tepat di atas bilah pedang Link, sementara tubuh Link ikut bereaksi terhadap beban itu. Detail kecil tersebut memperlihatkan bahwa remake menaruh perhatian besar pada animasi dan interaksi antar karakter. Beberapa penggemar menilai Dark Link di remake ini terlihat lebih mengancam dibanding versi lamanya.
Perubahan paling terasa dalam navigasi permainan ialah hadirnya tombol melompat. Link kini memiliki tombol lompat khusus (tombol X), sehingga pemain dapat melompat secara manual dengan arah dan waktu yang presisi, berbeda dari versi N64 di mana Link melompat otomatis saat berlari ke ujung tepian.
Trailer juga memperbarui tampilan Morpha, sang monster air, Ferry to the Other World, serta Ganondorf. Musiknya kini diiringi orkestra yang lebih tebal, terutama di versi Jepang yang lebih banyak menampilkan aksi. Sebagian pengamat menilai remake ini mengambil pendekatan yang lebih luas, bukan sekadar mengulang persis game aslinya. Perlu dicatat, pertarungan melawan Dark Link dalam game berada di bagian lanjutan cerita, setelah Link dibangunkan untuk menghentikan Ganondorf. Jadi pemain yang ingin melihat pertarungan utuh harus menunggu sampai bagian itu tiba saat game sudah dimainkan.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
