Jakarta, Gizmologi – Kesuksesan film Spider-Man: Brand New Day di bioskop ternyata ikut berdampak pada penjualan Marvel’s Spider-Man 2. Berdasarkan estimasi Alinea Analytics, sekitar 316 ribu kopi game tersebut terjual di PS5 dan PC melalui Steam sejak film mulai tayang. Penjualan tersebut diperkirakan menghasilkan pendapatan sekitar US$11 juta atau lebih dari Rp176 miliar.
Menurut data yang dilansir dari Gamespot via Rhys Elliot, Head of Market Analysis Alinea Analytics, sekitar 20% dari penjualan tersebut berasal dari versi fisik. Selain itu, sekitar 274 ribu pemain mengakses Marvel’s Spider-Man 2 melalui PlayStation Plus Game Catalog untuk pelanggan Extra dan Premium. Angka ini menunjukkan bahwa efek sebuah film terhadap game tidak selalu datang melalui pembelian langsung.
Secara keseluruhan, Marvel’s Spider-Man 2 kini diperkirakan telah terjual 18,2 juta unit sejak diluncurkan pada 2023. Sekitar 92% penjualan tersebut berasal dari PS5, sementara total pendapatan game disebut telah melampaui US$1,2 miliar. Lonjakan terbaru ini menjadi contoh menarik mengenai bagaimana popularitas sebuah film dapat kembali mendorong perhatian terhadap game yang sudah berusia beberapa tahun.
Baca Juga: Bos di Balik GTA VI Tegaskan AI Tidak Akan Gantikan Pekerja Game
Penjualan Game Ikut Terdongkrak Film
Alinea Analytics memperkirakan penjualan Marvel’s Spider-Man 2 di PS5 kini mencapai sekitar 15 ribu kopi per hari dengan harga sekitar US$29,39. Angka tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan promosi pada Februari yang menghasilkan sekitar 6.300 unit per hari.
Menurut Elliot, diskon memang memberikan kontribusi terhadap peningkatan penjualan, tetapi popularitas film disebut menjadi faktor yang lebih besar. Di Steam, penjualan game juga ikut meningkat meski harganya berada di kisaran US$40.
Efek ini masuk akal karena film memberikan eksposur baru terhadap karakter dan dunia Spider-Man. Menariknya, hubungan antara game dan film kali ini juga berjalan dua arah. Insomniac Games menghadirkan kostum “Fresh Start” yang terinspirasi dari film, sementara beberapa adegan pertarungan Brand New Day turut mengambil inspirasi dari gaya finisher yang dikenal melalui game.
Efek Serupa Sulit Diulang
Fenomena tersebut tentu membuka pertanyaan apakah adaptasi game lain juga bisa memberikan dampak serupa. Salah satunya adalah film The Legend of Zelda yang sedang dikembangkan Nintendo. Namun, menurut Elliot, lonjakan seperti ini biasanya terjadi secara tidak sengaja dan sulit direncanakan.
Masalahnya adalah menyelaraskan jadwal produksi dan peluncuran game dengan film membutuhkan koordinasi yang sangat rumit. Pengembangan kedua proyek juga memiliki siklus produksi berbeda, sehingga menentukan waktu rilis yang tepat bukan perkara sederhana.
Meski begitu, peluang tersebut tetap menarik bagi perusahaan yang mengembangkan game dan film dalam satu waralaba. Spider-Man: Brand New Day sendiri masih menunjukkan performa kuat dengan tambahan US$145 juta dari bioskop Amerika Serikat pada periode 7-9 Agustus. Jika tren tersebut berlanjut, film ini berpotensi mendekati pendapatan global US$2 miliar dan sekaligus memberikan efek lanjutan terhadap ekosistem Spider-Man, termasuk game.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
