Team Spirit menjadi juara The International (TI) 2026 usai mengalahkan Team Vision ) dengan skor akhir 3-2 di partai grand final kompetisi Dota 2 terbesar di dunia yang berlangsung di Orinetal Sports Center, Shanghai, pada Minggu 23 Agustus 2026.
Tim esports asal Eropa Timur sukses mengangkat Aegis of Champions TI 2026 ini lewat game kelima yang berjalan hingga 64 menit, setelah kedua tim silih berganti memenangkan match dalam laga best of five (Bo5).
Tampil sebagai turnamen Dota 2 terbesar di dunia dan digelar setiap tahunnya, pemenangan TI dipastikan menggondol uang hadiah fantastis. Di TI 2026 ini, total hadiah perebutkan mencapai USD 3,33 juta atau sekitar Rp 58 miliar.
Baca Juga: Jadwal The International 2026 Hari Ini 21 Agustus
Lewat kemenangan di The International 2026, Team Spirit mencatatkan sejarah sebagai tim Dota 2 pertama yang tiga kali menjuara kompetisi TI. Rekor ini sama sekali belum pernah dicapai tim mana pun sepanjang sejarah TI di gelar, atau sejak edisi pertama pada 2011.
Sebelumnya, tim diperkuat oleh Illya “Yatoro” Mulyarchuk, Denis “Lari” Sigitov, Magomed “Collapse” Khalilov, Alexey “not me” Kosmynin, dan Alexandr “rue” Filin juga menjadi juara di 2021 dan 2023.
Team Vision Melaju Mulus via Fase Grup
Tampil sebagai tim favorit di TI 2026, Vision bermain tanpa celah dengan finis tak terkalahkan di fase grup. Akhirnya, tim diperkuat Alan Gallyamov, Volodymyr Minenko, Evgeniy Ignatenko, Edgar Naltakian, dan Andrey Kuropatkin langsung tembus ke Playoff.
Di babak ini, mereka sukses mengalahkan Resilience, Team Falcons, dan BoomBoys di tiga ronde awal grup, sebelum akhirnya menyapu Spirit 2-0 di ronde keempat.
Di playoff, Vision menyingkirkan BoomBoys dan menurunkan Team Spirit ke lower bracket saat berhadapan di semifinal upper bracket. Alan dkk pun mampu menaklukkan Team Yandex di final upper bracket, dan menjadi tim pertama mengamankan tike di grand final TI 2026.
Team Spirit Berjuang dari Lower Bracket
Sempat memenangkan tiga laga awal fase grup melawan Xtreme Gaming, Aurora Gaming, dan Team Liquid, Spirit harus kalah di tangan Vision di ronde keempat.
Illya dkk pun mendapatkan kesempatan kedua untuk membalaskan dendam kekalahan mereka di fase group. Namun, harapan tersebut harus kandas di tangan Nigma Galaxy.
Masuk Playoff lewat jalur Elimination Stage, Team Spirit baru bisa melaju ke Playoff usah mengalahkan Resilience. Sayangnya, mereka harus kembali kalah dari Vision untuk kedua kalinya.
Berkaca dari dua kekalahan sebelumnya saat berhadapan dengan para pemain Team Vision, Collapse dkk pun berhasil membalaskan dendam mereka di final TI 2026.
Berbeda dari dua pertemuan sebelumnya di turnamen ini yang selalu dimenangkan VISION, Spirit justru membalikkan keadaan tepat di laga yang menentukan gelar juara.
Bagi pelatih Vision, Clement “Puppey” Ivanov, hasil ini menambah panjang catatan tanpa gelar keduanya di TI sejak menjadi juara pertama pada 2011. Ia sebelumnya juga finis kedua pada 2012, 2013, dan 2022.
Empat Tim Lolos Upper Bracket Semifinals TI 2026
Upper Bracket Quarterfinals dimainkan pada 20 Agustus menghasilkan empat semifinalis: Team Spirit, Team Vision, Team Yandex, dan Nigma Galaxy.
Team Spirit menjadi tim pertama yang mengamankan tempat setelah menang 2-0 atas Iron Wing. TEAM VISION menyusul setelah melewati BoomBoys dengan skor 2-1.
Pada sisi bracket lainnya, Team Yandex menyingkirkan Team Liquid lewat kemenangan 2-0. Nigma Galaxy kemudian melengkapi empat besar upper bracket setelah melakukan reverse sweep dan menang 2-1 atas juara bertahan Team Falcons.
Kapan Upper Bracket Final dan Grand Final TI 2026?
Pemenang Team Spirit vs Team Vision dan Team Yandex vs Nigma Galaxy akan bertemu di Upper Bracket Final pada 22 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB.
Sementara itu, Grand Final The International 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB. Grand Final menjadi satu-satunya pertandingan playoff yang menggunakan format Bo5.
Dengan empat tim masih bertahan di jalur upper bracket dan empat lainnya menghadapi risiko eliminasi, rangkaian pertandingan 21 Agustus akan mulai menentukan siapa yang memiliki jalur terpendek menuju perebutan Aegis of Champions di Shanghai.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

