alexa

Call of Duty: Vanguard Berlatar WWII Miliki Empat Hero Utama

Call of Duty: Vanguard akhirnya diputuskan oleh Activision untuk menjadi judul game gunfighting andalan mereka. Pilihan kata ‘vanguard’ yang identik dengan kumpulan orang yang memimpin dalam sebuah formasi militer agaknya berhubungan dengan konsep cerita. Hal tersebut dapat terlihat dari keberadaan Special Forces yang termuat dalam game.

Call of Duty: Vanguard kali ini dikembangkan oleh Sledgehammer Games dan akan kembali mengambil latar tempat perang paling favorit dan besar di era modern, yakni Perang Dunia II (WWII). Eksploitasi peperangan tersebut akan dilalukan lewat sudut pandang empat karakter utama dalam game ini. Nama dan jabatan karakter tersebut, antara lain:

  • Sergeant Arthur Kingsley, 9th Parachute Battalion, British Army
  • Lieutenant Polina Petrova of the 138th Rifle Division, Red Army
  • Lieutenant Wade Jackson, Scouting Squadron Six, United States Navy
  • Private Lucas Riggs, 20th Battalion, Australian 9th Infantry Division, British Eighth Army

Dari susunan karakter utama, terlihat bahwa Activision hendak merangkum seluruh pandangan dari pihak sekutu yang terlibat perang. Mulai dari pasukan Inggris Raya, Uni Soviet, dan tentu saja Amerika Serikat. Dan masih menjadikan Nazi sebagai musuh utama seperti halnya pada tiap game bertema Perang Dunia II.

Selain mode cerita tersebut. Call of Duty: Vanguard masih tetap menyertakan mode bermain multiplayer. Lewat 20 peta yang tersedia, gamer dapat bermain multiplayer melalui tiga cara berbeda yakni Tactical, Standard, dan Blitz. Serta dapat memuat gamer 6v6 dalam satu sesi pertempuran.

Baca juga: Ini Bocoran Rating Messi dan Ronaldo di Game FIFA 22

Kehadiran Zombie Dalam Call of Duty: Vanguard

Call of Duty: Vanguard

Seri Call of Duty: Black Ops menjadi yang pertama menghadirkan zombie sebagai lawan fantasi dalam dunia pertempuran modern. Ternyata hal tersebut membawa antusiasme di kalangan fans. Maka kini formula yang sama coba dihadirkan dalam Call of Duty: Vanguard yang akan kedatangan mayat hidup dalam mode zombie. Namun sampai saat ini belum banyak detail yang diumbar tentang mode zombie tersebut.

Activision juga menjanjikan bahwa gamer PS4 dan PS5 dapat bermain bersama alias cross-gen playing. Kedua konsol tersebut memang menjadi tempat untuk rilis seri Call of Duty: Vanguard. Tepatnya pada tanggal 5 November 2021 mendatang.

Gamer dapat memilih untuk menebus game ini dalam format digital ataupun fisik. Dengan tiga penawaran berbeda mulai dari Standard, Cross-Gen, serta Ultimate Edition. Tentu dengan fitur dan bonus berbeda untuk setiap versinya.

Trailer Perdana Call of Duty: Vanguard

Tinggalkan komen